Label

Rabu, 09 April 2014

Denyut Jantung Maksimal

Denyut Jantung dihitung berdasarkan jumlah denyutan jantung per satuan waktu, biasanya per menit. Denyut jantung didasarkan pada jumlah kontraksiventrikel (bilik bawah jantung).

Pentingnya menghitung MHR adalah utuk mencegah terjadinya kejadian fatal (kematian) akibat denyut nadi terlalu tinggi,  misalnya pada saat beraktivitas fisik seperti olahraga.

Denyut jantung terlalu cepat disebut takikardia atau terlalu lambat disebutbradikardia. Cara termudah dan paling umum untuk menghitung denyut jantung maksimum (MHR) Anda adalah dengan menggunakan rumus: MHR= 220-umur
 
Beberapa Formula Menentukan Denyut Jantung Maksimal. 

        a).Tanaka Formula 
        Rumus Tanaka untuk denyut jantung maksimum dikembangkan berdasarkan studiribuan subjek tesdapat digunakan untuk semua umur dan kelompok genderdandianggap lebih akurat daripada rumus klasik.
        • Maximum Heart Rate (beats/minute)
          MHR= 208 - (0.7 x umur)

            b). Dr Martha Gulati dkk.

            Penelitian yang dilakukan oleh Gulati dkk. (2010) mengidentifikasi bahwa perhitungan berbasis tradisional laki-laki (220-umur) overestimates terhadap detak jantung maksimum untuk usia pada wanita. Mereka meneliti hubungan antara respon denyut jantung untuk latihan pengujian dan usia kepada 5437 perempuan. Ditemukan bahwa laju jantung puncak bagi perempuan. 
            • MHR (perempuan)= 206 - (0,88 x umur).

            c.) Londeree dan Moeschberger

            Sebuah paper penelitian Londeree dan Moeschberger (1982) dari University of Missouri-Columbia menunjukkan bahwa MHR bervariasi sebagian besar dengan usia, tetapi hubungan ini tidak linear satu dengan yang lain. Mereka menyarankan formula alternatif:
            • MHR = 206,3 - (0,711 × umur)
            Londeree dan Moeschberger (1982) memandang variabel lain untuk melihat apakah mereka memiliki efek pada MHR tersebut. Mereka menemukan bahwa baik jenis kelamin maupun ras tidak mempengaruhi, tetapi mereka menemukan bahwa MHR itu terpengaruh oleh aktivitas dan tingkat kebugaran.

            d.) Miller dkk

            Sebuah paper oleh Miller dkk. (1993)  mengusulkan rumus berikut sebagai formula yang tepat untuk menghitung MHR
            • MHR = 217 - (0,85 x Umur)

            e). Peneliti Amerika Serikat

            Bukti dari peneliti Amerika Serikat, Jackson dkk. (2007), mengidentifikasi rumus berikut lebih akurat mencerminkan hubungan antara usia dan detak jantung maksimum.
            • MHR = 206,9 - (0.67 x umur)

              f). Peneliti Inggris

            Penelitian oleh Whyte dkk. (2008) menganjurkan rumus berikut, untuk memprediksi detak jantung maksimum pada atlet yang ketahanan aerobik dan anaerobiknya terlatih:
            • Atlet laki-laki - MHR = 202 - (0,55 x umur)
            • Atlet wanita - MHR = 216 - (1,09 x umur)

            g). Miller, Londeree dan Moeschberger

            Untuk menentukan detak jantung maksimum Anda, seorang pelatih olahraga profesional inggris Brian Mac menganjurkan metode berikut, yang menggabungkan formula Miller dengan penelitian dari Londeree dan Moeschberger.
            • Gunakan rumus Miller dari MHR = 217 - (0,85 × usia) untuk menghitung MHR
            • Kurangi 3 ketukan untuk atlet elit di bawah 30 tahun
            • Tambahkan 2 ketukan untuk atlet elit lama 50 tahun
            • Tambahkan 4 ketukan untuk atlet elit lama 55 + tahun
            • Gunakan nilai MHR ini untuk menjalankan pelatihan
            • Kurangi 3 ketukan untuk pelatihan dayung
            • Kurangi 5 ketukan untuk pelatihan sepeda.                   
             

            Cadence dalam bersepeda

            Cadence adalah jumlah putaran penuh pedal yang dilakukan dalam satu menit (rotation per minute/rpm). Menurut studi, Lance Armstrong, juara Tour de France 6 kali menerapkan cadence tinggi di atas 100 rpm. Pertanyaannya adalah apa hubungannya? Apa keuntungan dari cadence tinggi?

            Jadi begini , setiap kayuhan pedal otot kita akan berkontraksi dan berelaksasi. Di setiap kontraksi dan relaksasi otot membutuhkan energi. Tidak hanya itu, setiap kontraksi otot akan menghasil asam laktat yang jumlahnya tergantung seberapa besar kekuatan kontraksi tersebut. Dengan melakukan cadence yang berpengaruh pada kecepatan dan kekuatan kontraksi otot, jumlah asam laktat di dalam darah dan jumlah energi yang digunakan akan terpengaruh juga. Misalnya, kita sedang bersepeda menanjak dengan gigi besar (berat dikayuh). Kita mungkin hanya dapat cadence sekitar 70 rpm dan menghasilkan kecepatan sebesar 20km/jam karena kayuhannya berat. Selain itu, karena setiap tekanan pedal relatif lambat dan berat, kita membutuhkan banyak energi dan menghasilkan banyak sekali asam laktat – sebuah latihan yang bersifat anaerobik. Seperti halnya latihan angkat beban. Lengan kita akan mudah lelah meskipun hanya mengangkat sebuah beban yang berat beberapa kali saja. Hal ini dikarenakan asam laktat diproduksi dengan cepat. Karena dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk membersihkannya dari dalam darah kita pun butuh waktu yang lama untuk pulih. Alternatifnya adalah kita harus meningkatkan kecepatan cadence dan mengayuh gear kecil. Hal ini akan lebih bersifat aerobik dibandingkan gear besar. Kembali ke contoh menanjak sebelumnya : sekarang kita mengecilkan gear sehingga dibutuhkan cadence yang lebih tinggi untuk mendapatkan kecepatan yang sama. Lalu dimana keuntungannya, kan kecepatanya tetap sama. Betul, tapi, kita menggunakan tenaga yang lebih sedikit setiap putaran sehingga asam laktat tidak terbentuk dan kita bisa menjaga kecepatan lebih lama dan pulih lebih cepat – latihan yang bersifat aerobik. Hal ini berprinsip sama dengan gear di mobil : kita akan menggunakan gigi 1 atau 2 pada saat menanjak untuk meningkatkan kecepatan engine.

            Bodoh

            1. Orang yang tahu tetapi tidak mengetahui bahwa dia tahu. Orang seperti ini adalah ibarat orang yang sedang tidur, maka bangunkanlah. orang ini tidak terlihat pintar tetapi sebenarnya dia memiliki kecerdasaan dan wawasan yang luas. Jenis orang ini, tidak takabur dan tidak menyukai pamer akan kecerdasaannya sehingga dia tidak menyadari kalau dia orang yang cerdas.

            2. Orang yang tidak tahu dan dia mengetahui bahwa dia tidak tahu. Itulah orang yang butuh petunjuk, maka ajarilah dia. Orang jenis ini menyadari bahwa dia tidak pintar sehingga memiliki semangat ingin tahu segala hal. Maka jika anda menemui orang seperti ini maka ajarilah dia dengan apa yang anda ketahui.

            3. Orang yang tidak tahu dan dia tidak menyadari kalau dia orang yang tidak tahu. Ini adalah orang yang sebenar-benarnya bodoh, dan jauhilah orang ini. Karena orang ini biasanya sok tahu dalam segala hal, suka pamer dan selalu berusaha agar orang lain memandangnya pintar. Karena pada dasarnya seorang yang pintar tidak suka pamer, bahkan selalu merasa kekurangan ilmu.

            4. Orang yang tahu dan dia mengetahui bahwa di tahu, itulah orang yang berilmu. jadi dia akan menjawab setiap pertanyaan sesuai yang dia ketahui, dan dia tidak akan menjawab jika dia tidak tahu jawabannya. Ikutilah orang seperti ini.

            Sabtu, 15 Februari 2014

            SYUKUR: Pengikat Keimanan

            SYUKUR: Pengikat Keimanan


            وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ


            Dan [ingatlah juga], tatkala Tuhanmu memaklumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah [nikmat] kepadamu, dan jika kamu mengingkari [nikmat-Ku], maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (S.Ibrahim ayat 7) .



            Ayat diatas menunjuk kan wajibnya bersyukur, sb ada ancaman apabila kita tdk melaksanakannya. Akan tetapi اَللّهُ juga memberi reward, ganjaran atau pun penghargaan atas kewajiban yg diperintahkan NyA. Ya itu dengan menambah kenikmatan yg kita syukuri.


            Syukur bisa kita lakukan dg cara:


            1. Hati


            Syukur dengan hati dilakukan dengan menyadari sepenuhnya bahwa nikmat yang kita peroleh, baik besar, kecil, banyak maupun sedikit semata-mata karena anugerah dan kemurahan اَللّهُ 


            Syukur dengan hati dapat mengantar seseorang untuk menerima anugerah dengan penuh kerelaan tanpa menggerutu dan keberatan, betapa pun kecilnya nikmat yang diberikan اَللّهُ kpd nya .

            Maka akan terlontarlah dari mulut hamba ini kalimat pujian kpd  Sang Pemberi: اَلْحَمْدُلِلّهِ 


            2. Lisan


            Ketika hati seseorang sangat yakin bahwa اَللّهُ segala nikmat yang ia peroleh bersumber dari  spontan ia akan mengucapkan “Alhamdulillah” (segala puji bagi Allah).

            Karenanya, apabila ia memperoleh nikmat dari seseorang, lisannya tetap memuji  اَللّهُ 

            Sebab ia yakin dan sadar bahwa orang tersebut hanyalah perantara yang اَللّهُ kehendaki untuk “menyampaikan” nikmat itu kepadanya.

            Dan apabila kita memuji seseorang karena kebaikan nya  mk pd intinya kita memuji اَللّهُ krn Dia adl Pemilik segala kebaikan.


            3. Perbuatan 

            Rosululloh  Muhammad  SAW bersabda:

            “Sesungguhnya اَللّهُ  senang melihat atsar (bekas/wujud) nikmat-Nya pada hamba-Nya”

            (HR. Tirmidzi dari Abdullah bin Amr).


            Maksud dari hadits diatas adalah bahwaAllohh menyukai hamba yang menampakkan dan mengakui segala nikmat yang dianugerahkan kepadanya.

            Misalnya: Orang yang kaya hendaknya membagi hartanya untuk zakat, sedekah dan sejenisnya.

            Orang yang berilmu membagi ilmunya dengan mengajarkannya kepada sesama manusia, memberi nasihat, dsb.


            Maksud membagi diatas bukanlah untuk pamer, namun sebagai wujud syukur yang didasaari karena-NYA


            4. Menjaga dan me melihara.


            Karena tahu dan sadar bhw segala kenikmatan itu bisa saja hilang, mk hamba yg sadar akan berusaha keras utk menjaga dan me melihara kenikmatan tersebut.

            Org yg diberi kesehatan akan berusaha menjaga dan memeliharA kesehatannya, dg bergaya hidup sehat, berolahraga dan segera ber obat jk sakit mendatanginya.


            Hamba yg bersyukur diberi Keimanan, akan berusaha menjaga dan memelihara Keimanan tersebut. Banyak mengaji, gemar mendengar kan nasehat agama yg mengajak kebaikan, bergaul dg org org yg baik, sholih dan ridlo menjalAnkan syariat agama.

            Hamba yg sadar akan selalu bersyukur agar Keimanan tdk lepas sb jika dia tdk menjaga keimanan nya mk akan rugilah dirinya didunia maupun diakhirAt.


            Itulah sebabnya SYUKUR adalah Pengikat Keimanan, jika kita tdk bersyukur mk akan mudah lah Keimanan lepas dari diri ini.

            Na'udzubiLLahi min dzalik...




            Wassalam


            Rabu, 18 September 2013

            Bagaimana memahami Strata Title dengan cara yang mudah?

            Mungkin hampir semua masyarakat di kota besar seperti Jakarta sudah sering kali mendengar istilah Strata Title. Mereka yang bergerak di industri properti tentu sudah paham apa yang dimaksud strata title, namun bagi mereka yang berada diluar industri properti mungkin masih belum begitu paham tentang strata title. Ironisnya, sebagian besar customer yang membeli unit strata title dari satu gedung yang dibangun dengan konsep strata title ternyata masih belum memahami aspek-aspek praktis, apalagi aspek hukum dari unit strata title yang dibelinya.
            Sebenarnya sudah banyak ulasan tentang strata title baik dimedia cetak maupun buku-buku yang ditulis oleh para ahlinya. Tapi memang ulasan-ulasan dan buku-buku tentang strata title masih ditulis dalam bahasa teknis dan hukum yang kurang nyaman untuk dibaca oleh orang awam. Sehingga alih-alih dengan maksud mensosialisasikan strata title, malah membuat orang lebih memilih bacaan atau buku lain yang lebih polupler dan enak dibaca.

            Author mencoba menguraikan Strata Title ini dengan bahasa-bahasa yang lebih populer sehingga bisa menarik untuk dibaca oleh para blogger maupun teman-teman lain yang lebih suka dengan tulisan “pengantar tidur siang”

            PENGERTIAN STRATA TITLE ITU SIMPLE

            Jika anda mempunyai sertifikat tanah baik Setifikat Hak Milik (SHM), hak Guna Bangunan (HGB), Hak Pakai, dan lain-lain cobalah tengok halaman belakang dari sertifikat tersebut. Disitu akan tertulis gambar lokasi tanah yang dikeluarkan berdasarkan Surat Ukur yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

            Terlepas dari bentuk tanah yang persegi empat atau persegi tak beraturan, sebenarnya gambar tanah tersebut menjelaskan dua dimensi ukuran yaitu panjang dan lebar. Ditepi tanah dimaksud akan dituliskan keterangan batas-batas utara, timur, barat dan selatannya sehingga menjadi jelas jika di inspeksi ke lapangan.

            Jika anda sudah pahami kedua paragraf diatas dengan baik, mari kita lihat bagaimana sebenarnya sertikat strata title itu.

            Jika sertifikat tanah berdimensi panjang kali lebar dan lokasinya digambarkan dengan batas sisi utara, timur, barat dan selatan, maka sertifikat strata title

            Disamping berdimensi panjang kali lebar, ada satu lagi dimensi yang menyebutkan di ketinggian berapa lahan tersebut berada.
            Disamping menjelaskan batas-batas sisi utara, timur, barat dan selatan, ada lagi batas yang menjelaskan diatasnya ada apa dan dibawahnya ada apa.

            Kedua item perbedaan inilah yang membedakan sertifikat hak atas tanah dengan sertifikat strata title. Cukup simple bukan?

            Jangan dulu pembaca membayangkan, nanti bentuk surat ukur yang keluar seperti apa ya? ini urusan lain yang akan dijelaskan dalam tulisan berbeda, yang penting author berharap pembaca mempunyai kesimpulan dari penjelasan tersebut bahwa Strata Title hanya berlaku di gedung bertingkat.

            Ya strata title memang hanya ada di gedung bertingkat. Gedung strata title yang paling umum adalah gedung bertingkat jenis Apartemen. Bukankah para pemilik apartemen itu berada di ketinggian tertentu? Sementara lantai dibawah dan diatasnya sudah milik orang lain?

            Contoh lain selain apartemen adalah trade center yang sering anda kunjungi untuk belanja seperti ITC Mangga Dua, ITC Ambasador, ITC Fatmawati, dll. Kios-kios yang dimiliki oleh individual baik pribadi maupun lembaga/perusahaan adalah unti-unit strata title yang bisa diperjual belikan dengan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun, kadang disingkat dengan H. Sarusun.

            Nah, kok namanya Hak Milik Satuan Rumah Susun? bukannya Hak Milik Strata Title?

            Ini adalah pertanyaan akademisi dibidang hukum tentunya. Entah bagaimana ceritanya Strata Title yang berasal dari kata bahasa inggris ditejemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi Rumah Susun. Padahal sejatinya diterjemahkan menjadi Bangunan Susun atau Gedung Susun. Tapi biarlah ini urusan ahli bahasa, kita tidak masuk ke wilayah ini.

            Selain Apertemen dan Trade Center, gedung strata title bisa juga berupa gedung perkantoran seperti Graha Irama, Menara Kadin, Menara Karya, Menara Kuningan yang berada disepanjang Jln. HR Rasuna Said, Kiningan, Jakarta.


            KOMPONEN-KOMPONEN YANG BERADA DI GEDUNG STRATA TITLE

            Dari penjelasan yang sederhana diatas. Author berharap pembaca sudah bisa memahami bahwa strata title itu hanya ada di gedung bertingkat.

            Coba sedikit serius untuk memikirkan hal-hal sebagai berikut:

            Jika ada beberapa pemilik unit strata title di gedung bertingkat, lalu tanah dimana gedung strata title itu berdiri dimiliki oleh siapa?
            Bagaimana lobi lantai dasar, lobi di depan lift, Lift gedung, Genset gedung, AC di lobi, kolam renang, dll… ini semua dimiliki oleh siapa?.

            Dalam Undang-Undang No. 16 tahun 1985 pasal sekian sekian ―pembaca tidak usah pikirin hal-hal hukum seperti ini, pusing!, biar author menjelaskan secara simple saja― muncullah istilah yang disebut Tanah Bersama, Benda Bersama, Bagian Bersama.

            Tanah dimana bangunan strata title berdiri adalah Tanah Bersama. Yang dimaksud “Bersama” itu siapa saja? Tentu saja mereka-mereka yang mempunyai unit strata title di gedung tersebut itulah yang dimaksud “Bersama”. Sehingga atas kebersamaan tersebut sejatinya dibentuklah apa yang disebut sebagai Perhimpunan Penghuni. Ada yang menyingkatnya dengan istilah PP, ada pula yang menyingkatnya dengan istilah Perhimni.

            Nah, demikian pula Benda dan Bagian Bersama ―ada yang menyingkatnya dengan istilah BDBB, ada juga yang menyebut BBB, terserah saja tentunya―. BDBB ini dimiliki juga secara Bersama. Lalu apa bedanya “Benda” dan “Bagian” ?

            Yang dimaksud Benda Bersama adalah semua bagian gedung yang “copotable” ―maksudnya bisa dicopot, ga nempel satu kesatuan dengan gedung―. Contohnya: genset gedung, asbak di depan lift, sofa dan meja di lobi, dll. Sedangkan Bagian Bersama adalah semua bagian komponen gedung yang melekat yang membuat gedung tersebut berdiri dan berfungsi. Contohnya: Pondasi gedung, lantai, dinding utama gedung, struktur gedung, koridor, dll. Sepertinya cukup jelas ya, bedanya Benda dan Bagian Bersama.

            Tanah Bersama, Benda dan Bagian Bersama adalah milik bersama yang diamanahkan oleh seluruh Pemilik Unit Strata Title kepada Perhimpunan Penghuni untuk dijaga, dirawat dan dikelola.


            SIAPAKAH YANG MENJADI PENGURUS PERHIMPUNAN PENGHUNI ?

            Perhimni dibentuk berdasarkan rapat umum seluruh Pemilik Unit Strata Title dimana prosesnya diatur dalam AD/ART Perhimpunan Penghuni yang format standarnya sudah siap digunakan karena ditetapkan dalam Keputusan Menteri Peumahan No. sekian sekian ―pembaca tidak usah pikirin hal-hal hukum seperti ini, pusing!, biar author menjelaskan secara simple saja―. Didalam AD/ART tersebut disebutkan bahwa Pemilihan Pengurus dilakukan dengan cara Voting.

            Lalu bagaimana menetapkan Hak Suara dalam Voting tersebut?

            Hak suara para Pemilik Unit Strata Title ini tergantung dari besarnya luasan strata title yang meraka miliki. Makin banyak unit strata title yang dimiliki, maka makin besar pula hak suaranya. Adil bukan? Untuk menghitung Hak Suara tersebut ada istilah Nilai Perbandingan Proporsional atau sering disingkat NPP. NPP Pemilik Unit Strata Title ini dihitung dengan formula; Total luas strata title yang dimiliki dibagi dengan Total luas seluruh luas strata title di gedung strata title itu sendiri. Mudah bukan?

            Nah NPP ini secara permanen melekat dan tertulis dalam Sertifikat H. Sarusun ―masih ingat ya H. Sarusun itu siapa J ?― (Hak Satuan Rumah Susun) atau sertifikat Hak Strata Title.


            MITOS: JANGAN MEMBELI APARTEMEN KARENA ANDA PUNYA RUMAH TAPI TIDAK PUNYA TANAH!

            Mitos ini berkembang cukup lama. Namun seiring dengan berjalannya waktu mitos ini sudah mulai ditinggalkan masyarakat. Ada kontribusi rekan-rekan tim marketing properti yang berhasil mensosialisasikan strata title dengan penuh kesabaran.

            Sebenarnya memiliki unit apartemen strata title bukan bukan tidak punya tanah. Tanahnya tentu saja tetap ada dan dimiliki oleh Para Pemilik Unit Strata Title. Namun kepemilikannya sudah diatur melekat dalam NPP dan pengelolaanya disepekati bersama kepada Perhimpunan Penghuni yang pengurusnya dipilih sendiri oleh para Pemilik Unit Strata Title.

            Lalu sebenarnya apa sih yang dikuatirkan jika tidak punya tanah?

            Jika yang dikuatirkan tidak ada tempat untuk memelihara ayam, bebek, kucing, burung, dan binatang-binatang peliharaan lain yaaaa tentu saja anda perlu kuatir. Karena demi ketertiban hidup bertetangga tentu saja binatang-binatang peliharaan tersebut dilarang berada di gedung bertingkat.

            Lain soal jika kekuatirannya adalah takut kalau-kalau terjadi musibah gempa, kebakaran atau apapun yang membuat gedung tersebut runtuh maka muncul dikepala bahwa akhirnya H. Sarusun yang dimiliki menjadi hanya selembar kertas saja tanpa Unit!

            Dalam Undang-Undang No. 16 tahun 1985 pasal sekian sekian dan Peraturan Pemerintah No. 4/1988 pasal sekian sekian―pembaca tidak usah pikirin hal-hal hukum seperti ini, pusing!, biar author menjelaskan secara simple saja― Perhimni wajib membeli asuransi gedung yang dananya diambil dari iuran para Pemilik Unit Strata Title. Asuransi itu mahal? Ya memang mahal tapi jika total luasan gedung 50.000 m2, maka iuran Rp. 2000,- per m2 per bulan PP akan mempunyai uang Rp. 100.000.000,- per bulan atau dalam setahun menjadi Rp. 1.2000.000,-. Padahal harga asuransi gedung hanya sekitar Rp. 500.000.000,- untuk setahun….. menarik bukan?

            Apa lagi jika para Pemilik Unit Strata Title membeli premi asuransi Business Interuption ―Asuransi yang mengcover kehilangan pendapatan sewa selama masa pembangunan kembali gedung yang runtuh―… Problem solved bukan?

            Nah, lupakanlah mitos ! pikirkan yang logis-logis saja.


            BERITA BOHONG TENTANG H. SARUSUN YANG TINGKAT KEKUATAN HUKUMNYA LEBIH RENDAH DARI SHM

            Ini adalah hal yang memang perlu diluruskan. Tanpa harus menyinggung-nyinggung aspek-aspek hukum yang sarat dengan kening berkerut, mungkin penjelasan sebagai berikut menjadi lebih simple:

            Sisi lain dari keuntungan memiliki tanah dengan surat SHM adalah tanah tersebut bisa diagunkan ke Bank demi mendapatkan pinjaman uang untuk modal usaha. Apakah H. Sarusun juga bisa? Jawabnya 100% bisa!

            Jika Bank sudah mengakui ―secara hukum― H. Sarusun, maka sejatinya H. Sarusun ini tidak bisa dikatakan lebih rendah statusnya dari SHM.

            Sumber:http://lywafauzie.weebly.com/11/post/2011/08/bagaimana-orang-awam-memahami-strata-title.html


            - Posted using BlogPress from my iPad

            Location:Pesanggrahan,Indonesia

            Catat... Aturan Luas Areal Tanah untuk Perusahaan!

            KOMPAS.com - Peraturan Menteri Agraria Nomor 2 Tahun 1999 tentang Izin Lokasi, jangka waktu pemberian Izin Lokasi untuk perusahaan dibatasi sesuai luas tanah yang akan dibebaskan. Untuk luas tanah sampai dengan 25 hektar jangka waktu yang diberikan adalah 1 tahun, sementara untuk luas tanah 25-50 hektar jangka waktunya 2 tahun, dan jangka waktu 3 tahun diberikan untuk luas tanah lebih dari 50 hektar.

            Perolehan tanah harus diselesaikan oleh pemegang Izin Lokasi dalam jangka waktu tersebut (Baca: Syarat Meraih Izin Lokasi untuk Tanah Perusahaan). Apabila perusahaan tidak dapat menyelesaikannya dalam jangka waktu yang diberikan, maka perolehan tanah tidak dapat lagi dilakukan.

            Bidang-bidang tanah yang sudah terlanjur diperoleh dapat digunakan untuk melaksanakan rencana usahanya dengan penyesuaian berdasarkan luas, atau dilepaskan kepada perusahaan lain jika memenuhi persyaratan.

            Peraturan Menteri tersebut juga membatasi jumlah luasan tanah yang haknya dapat dimiliki oleh perusahaan. Luas areal tanah yang diizinkan untuk dibebaskan oleh perusahaan dan perusahaan-perusahaan lain yang satu grup dengannya ditentukan sebagai berikut:

            - Untuk usaha pengembangan perumahan dan permukiman dalam satu provinsi seluas 400 hektar, atau 4.000 hektar untuk seluruh Indonesia. Sementara untuk kawasan resor perhotelan dalam satu provinsi yang dizinkan seluas 200 hektar atau 4.000 hektar untuk seluruh Indonesia.

            - Untuk usaha kawasan industri dalam satu provinsi seluas 400 hektar atau 4.000 hektar untuk seluruh Indonesia.

            - Untuk perkebunan besar komoditas tebu dalam satu provinsi seluas 60.000 hektar atau 150.000 hektar untuk seluruh Indonesia.

            - Untuk perkebunan besar komoditas lainnya dalam satu provinsi seluas 20.000 hektar atau 100.000 hektar untuk seluruh Indonesia.

            - Untuk usaha tambak, jika dilaksanakan di Pulau Jawa, maka luas yang diperbolehkan dalam satu provinsi adalah 100 hektar atau 1.000 hektar untuk seluruh Indonesia. Untuk luar pulau Jawa, dalam satu provinsi yang diperbolehkan adalah seluas 200 hektar atau 2.000 hektar untuk seluruh Indonesia.

            - Khusus untuk Provinsi Daerah Tingkat 1 Irian Jaya, maksimum luas penguasaan tanah adalah dua kali maksimum luas penguasaan tanah untuk satu provinsi di luar Jawa.

            (Sumber: www.legalakses.com)



            - Posted using BlogPress from my iPad

            Location:Jalan Bazoka Raya,Pesanggrahan,Indonesia

            Jumat, 05 Juli 2013

            Rabu, 18 April 2012
            Ada 6 karakter pembalap disiplin Balap Sepeda berdasarkan "Strenghts And Weakness" nya
            Terdengar beberapa kalimat yg keluar dari salah satu pembalap sepeda (penggemar) "Waduh, gua nggak kuat tanjakan nih atau saat disuruh tarikin pelaton, wah nggak kuat, anginnya kencang sekali " dari beberapa kalimat yg singkat ini, penulis ingin mendiskripsikan kekuatan dan kelemahan masing masing individu terutama bagi pembalap sepeda kategori penggemar.




            Di dalam disiplin Balap sepeda, ada 6 tipe karakter pembalap berdasarkan "strengths and weaknesses"nya :

            1. Spesialisasi Tanjakan (Climber)
            2. Puncheur, Climber dengan spesialisasi tanjakan pendek tapi curam
            3. Time Trialist (ITT / TTT)
            4. Sprinter
            5. Domestique alias "Tukang Tarik" pembalap sepeda yang bekerja untuk
            kepentingan dari tim dan pemimpin.
            6. All rounder, pembalap yg unggul di tanjakan dan ITT


            1. Pembalap sepeda Specialis Tanjakan (climber)



            adalah pembalap sepeda yang sangat dominan atau menguasai tipe jalanan yang cenderung berbukit-bukit atau pegunungan, mereka rata rata memiliki endurance yg sangat baik dan juga cenderung memiliki fisik ramping, mereka juga mampu dan bertahan di tanjakan panjang yang kadang kadang diselingi dengan attact atau serangan tiba tiba saat di grade paling tinggi, kemampuan untuk melakukan serangan tiba tiba saat di grade paling tinggi adalah salah satu cara meninggalkan pelaton atau "breakaway" dari pelaton dan ini akan menghasilkan bonus point yg dikenal dengan istilah point KOM (King Of Mountain) dalam suatu event balapan.
            Spesialis Tanjakan dengan fisik kecil seperti Leonardo Piepoli (52kg), Roberto Heras (60 kg), Alberto Contador (61 kg) dan Gilberto Simoni (58 kg) di mana berat badan rendah membuat mereka lebih efisien dan mampu melakukan serangan / attact saat tanjakan.
            Marco Pantani, juara 1998 Tour de France, mampu membuat serangan cepat dan tiba tiba yg membuat lengah lawan.

            Beberapa contoh Cyclist dari komunitas penggemar yg kuat tanjakan memliki tubuh ramping cenderung kurus seperti (yg saat ini dikenal penulis) : Ali Aldrian (SCT), Tjandra Kisnata (SCT), Andre (TSCC), David Tunglay (Kemayoran).

            Secara Anatomi tubuh, paru-paru dan pembuluh darah merupakan faktor utama dalam menentukan kekuatan aerobik. Dengan demikian, seorang cyclist yang memiliki 50% lebih tubuh massa (yaitu adalah 50% lebih berat) akan menghasilkan sekitar 30% lebih banyak kekuatan aerobik.
            Pada tanjakan curam cyclist akan mengangkat berat badan sendiri plus beban sepeda sehingga ini merupakan suatu kerugian yang kompetitif.
            Untuk grade 5%, masing-masing meter dari jalan memerlukan mengangkat berat badan 5cm atau terjemahan bahasa Inggris: For a 5% grade, each meter of road requires lifting the body weight by 5cm, Kekuatan (watt) sama dengan perubahan energi potensial gravitasi (joule) per unit waktu(detik), Bagi pengendara 60 kilogram (130), daya tambahan yang dibutuhkan adalah sekitar 30 watt per meter/second dari kecepatan jalan (sekitar 8 watt per km/jam), untuk mengukur watt anda memerlukan peralatan power meter yg dipasang di sepeda anda seperti SRAM power meter (SRM) atau keluaran dari Garmin .....Vector...





            2. Puncheur




            adalah tipe pembalap sepeda yang mengkhususkan diri di medan tanjakan curam tapi jarak pendek. Event lomba yang ideal untuk pembalap jenis ini adalah satu hari klasik contoh : Tour of Roubaix, Tour of Flander, dsb . Level grade tanjakan sekitar 10-20% dan dengan jarak 1-2 km, contohnya di luar negri pegunungan Liege-Bastogne-Liege, Mur de Huy Flèche Wallonne atau di dalam negri seperti tanjakan di daerah Semarang atau daerah Lombok. Tipe rider jenis ini memungkinkan mereka untuk breakaway dari peleton melalui ledakan cepat biasanya dengan bantuan sebuah tim. Pembalap seperti contohnya Philippe Gilbert, Paolo Bettini dan Danilo Di Luca, mereka akan melakukan breakaway saat memasuki tanjakan curam, kekuatan mereka akan dimaksimalkan untuk memenangkan lomba sehari, kelemahan mereka adalah di endurance saat tanjakan mencapai jarak 5-20 km, meskipun di bawah gradien 5-10%

            3. Time Trialist (ITT/TTT)









            Sebelum masuk lebih detail, saya ingin sedikit sharing...beberapa minggu yang lalu saya bersama teman teman komunitas berlatih tanjakan di daerah sentul, salah satu teman saya mempunyai postur tubuh agak besar, tinggi (+/-76kg) dan dia mencoba mengikuti speed pelaton saat di tanjakan....kira kira 5km sebelum finish saya sempat gowes bareng dengan dia...dengan nafas terengah engah dia menyapaku...Allen..gua mau berhenti main sepeda aja..nggak kuat tanjakan...gua udah latihan maximal tetap aja belum bisa nguber pelaton (he..he..gimana bisa nguber? yg diuber jago tanjakan semua dengan postur tubuh ramping, jam terbang tinggi, sedangkan anda...postur badan "so Big" walaupun pola latihan teman saya ini juga termasuk jam terbang tinggi...), dengan tampang putus asa dia berkata: gua gabung dengan komunitas Fun Bikers aja deh...main santai aja..setelah dia berkeluh kesah, akhirnya saya membantu menjawab pertanyaan dia....Bro, kenapa loe nggak coba "ber prestasi di ITT (Individual Time Trial)?", dengan postur badan dan power besar, ini adalah modal awal menjadi seorang Time Trialist....setelah itu, teman saya mecoba ide saya dan hasilnya luar biasa, di etape datar inilah yg menjadikan dia seorang jagoan ITT level penggemar, disini penulis ingin menjelaskan kepada pembalap penggemar, jika anda ingin berprestasi di cabang balap sepeda (kategori penggemar), jangan cepat putus asa, cobalah menguji kemampuan sendiri, anda bisa spesialisasi di tanjakan, ITT, sprinter atau spesialisasi riding long distance dan cobalah seleksi terlebih dahulu event lomba mana yg layak diikuti, pililah event lomba yg sesuai dengan karakter kita, pemilihan event lomba sangat penting, contoh, anda spesialisasi di jalan datar dan anda selalu mengikuti event balapan tanjakan...sudah pasti anda akan terpuruk di Tanjakan, efek yg timbul adalah Mental bakal drop, kehilangan kepercayaan diri dan ini akan berefek ke spesialisasi anda di jalan datar...sekali kali boleh, hanya sebatas melatih power...

            Apa itu Time Trialist?

            Time Trialist adalah seorang pembalap sepeda yang dapat mempertahankan kecepatan tinggi secara konsisten untuk jangka waktu yg ditentukan, baik secara Individual ataupun secara Team. Istilah Cronoman, atau Chronoman, juga digunakan untuk merujuk pada Time Trialist; Istilah ini sering digunakan oleh Davide Cassani dalam beberapa komentarnya.
            Dalam tradisional Individual Time Trials (ITT), sang riders melakukan riding sendirian , tidak dalam kelompok atau peleton, jarak tempuh di event balapan internasional sekitar 31.2 mile atau 50km dengan rute jalan datar dan sedikit tanjakan. Trialist harus mampu mempertahankan speed sampai finish, kekuatan mereka terletak pada kemampuan mempertahankan ambang Lactate Threshold (LT) atau Aerobik Threshold (AT).
            Jagoan seperti Miguel Indurain, David Millar, Fabian Cancellara dan Tony Martin diyakini memiliki output daya sangat tinggi di Lactate Threshold.

            Noted : pernahkah ada gowes di tanjakan dengan speed tinggi atau saat sprint dengan RPM tinggi di jalan datar? setelah itu tiba tiba kaki jadi lemes dan pegal ? disitulah terbentuknya asam laktat, asam laktat adalah zat kimiawi yg terhasil karena adanya aktivitas anaerobik (LT),laktat diproduksi lebih cepat daripada yang dapat dihapus (dimetabolisme) itulah Aerobik Threshold (AT)....jelas sampai disini?
            Kemampuan seorang Triallist untuk bisa mempertahankan atau menyeimbangkan LT/AT itulah yg akan memenangkan lomba...bagaimana cara menyeimbangkannya? LATIHAN...dan LATIHAN...pola latihan yg intensif akan membuat otot kaki cepat beradaptasi. Beberapa suplement diyakini bisa membantu mempertahankan batas LT/AT, misal Creatine, kalsium, whey protein

            Beberapa faktor yg mempengaruhi kemampuan ITT seseorang:

            1. Optimal Anatomy
            Riders dengan anatomi postur besar lebih baik, lebih dari 90% dari output daya digunakan untuk memecah angin. Hambatan angin merupakan musuh nomor satu di ITT. Obesitas/ kegemukan berbeda ya dengan anatomi postur besar, Berat sekitar 80 kg adalah ambang maximal untuk ITT dan disesuaikan dengan tinggi badan

            2. Posisi tubuh yang sempurna.
            Posisi tubuh optimal meminimalkan drag aerodinamis, dengan demikian, memerlukan lebih sedikit output watt untuk lebih cepat. Sebenarnya, posisi tubuh yg benar dapat membuat perbaikan terbesar pada aerodinamika anda secara keseluruhan. Jadi, jika Anda tidak memiliki anggaran untuk membeli sepeda aerodinamis mahal, harap diingat bahwa posisi tubuh yang baik jauh lebih penting daripada perlengkapan sepeda misalnya Wheelset, dll.

            3. Kekuatan mental.
            menurut saya ini adalah unsur terpenting ke 2 selain power, disaat anda di ambang maximal, bagaimana secara mental anda membangun kembali kekuatan bawah sadar anda...saat speed menurun dan tenaga mulai habis, bagaimana memanfaatkan pikiran bawah sadar untuk men generate power tambahan, ini pernah dialami penulis saat test ITT, dan sangat terbukti kekuatan tambahan itu muncul pada saat terdesak dan dibutuhkan, tanamkan di dalam pikiran sadar anda bahwa saya sanggup dan bisa menyelesaikan ini semua, niscaya kekuatan itu muncul dengan sendirinya.

            4. Peralatan aerodinamis.
            Dioptimalkan aerodinamika termasuk bahan-bahan yang tepat dan disesuaikan untuk ukuran tubuh. Saya tidak yakin apakah pembalap profesional (atlet lokal)mempunyai peralatan lebih baik daripada pembalap penggemar, beda dengan pembalap Pro di luar negri, satu hal yang pasti penting adalah bahwa mereka (Pro) terus-menerus mengoptimalkan peralatan aerodinamis.Untuk menjadi sukses di ITT, rider harus luar biasa aerodinamis, baik secara teknik riding atau memanfaatkan perlengkapan external seperti jersey aero, sepatu yg dilapis dengan bahan aero dan Helm ITT.
            Salah satu komponen penting adalah Frame Sepeda, sepeda dengan teknologi tinggi sangat penting dalam ITT, dengan menggunakan komponen aerodinamis, sepeda dapat dirancang untuk meminimalkan Drag Coefficient, memungkinkan pengendara untuk mempersingkat menit selama race yang panjang.


            Saya ingin sedikit memperdetail konsep Aerodinamika :
            Beberapa info yg berguna yg saya dapat dari buku dan internet:
            Percentase of total power consumption:
            Aerodynamics Total (combination of rider aerodynamics and bike aerodynamics) – 65%
            Bicycle Aerodynamics ≈15% of total power use. (≈25% of total aerodynamics)
            Wheels – 7-11% of total aerodynamics
            Fork – 6-9% of total aerodynamics
            Frame – 4%-9% of total aerodynamics
            Other – 2-4% of total aerodynamics

            *Air temperature matters too, with air resistance reducing by about 1 percent for every increase of 3 degrees Celsius

            Apakah prinsip-prinsip penting dan istilah dalam aerodinamika sepeda?
            Drag aerodinamis terdiri dari tiga aspek:
            Permukaan karakter,
            Frontal area permukaan, dan
            Bentuk.
            Karakter permukaan:Ini adalah tekstur dan pola permukaan. Sebagai contoh, rambut di bola tenis atau lesung pada bola golf. Perusahaan mulai untuk bereksperimen lebih dengan cara menggunakan permukaan untuk meningkatkan aerodinamika, terutama pada kecepatan rendah. Zipp, misalnya, telah mulai menambahkan pola dimple ke roda disk mereka.
            Frontal luas permukaan: Seperti kendaraan didorong ke depan, profil depan kendaraan itu adalah apa menerobos angin pertama. Oleh karena itu, jumlah massa atau permukaan daerah yang hits angin pertama sangat shields dan efek yang terletak di balik itu. Untuk alasan ini, meminimalkan frontal luas permukaan adalah langkah yang sangat baik menuju meminimalkan gaya hambat keseluruhannya.
            Bentuk: Bentuk keseluruhan kendaraan secara drastis efek efisiensi aerodinamis. Bentuk ini tidak sama dengan massa, bahkan tidak dekat. Anda dapat memiliki bentuk bulat kecil dan dapat jauh lebih
            aerodinamis daripada bentuk elips yang jauh lebih besar. Ini adalah alasan besar mengapa bola dapat dilemparkan lebih lanjut dan dengan kontrol yang lebih besar daripada bola voli.
            Kesimpulan: Drag aerodinamis = karakter permukaan + Frontal luas permukaan dan bentuk. Karena penggunaan terbatas permukaan karakter dalam industri bersepeda, kami akan berfokus pada bagaimana bentuk dan permukaan yang bekerja untuk mempengaruhi aliran udara.
            Noted: saat anda melakukan formasi TTT, posisi orang ke 2 dan ke 3 adalah posisi paling nyaman, karena anda mendapatkan umpan balik dari daya Turbulance orang pertama, kondisi angin yg menghantam orang pertama akan berputar balik (daya dorong) ke orang 2 dan 3, anda akan merasakan sensasi "light", manfaatkanlah buat "recovery ringan" dan dampak hempasan angin paling berat adalah di orang pertama dan orang yg berada di posisi akhir....

            4. Sprinter, sumber informasi ini diambil dari Dr Garry Palmer, Cycling Plus




            Bagi pembalap profesional terutama pembalap spesialis sprint (sprinter) adalah mutlak finish terdepan di garis finish,sedangkan para hobbies ataupun penggemar olah raga sepeda terutama yang menggeluti olahraga balap sepeda, pasti bertanya-tanya bagaimanakah dapat memacu roadbike mereka hingga mencapai kecepatan 40mph (64.37km/h) bahkan lebih.

            Hingga saat ini tidak dapat dipungkiri bahwa the fastest sprinter pro tour adalah pembalap Inggris dari Columbia HTC “The Mankman” Mark Cavendish. Sedangkan untuk raja velodrome adalah pembalap Inggris Chris Hoy, para sprinter tersebut mampu memacu sepeda mereka hingga 60mph.
            Chris Hoy dan Mark Cavendish, mereka berdua adalah sprinter. Mereka mampu menjadi yang tercepat dilintasan akan tetapi Hoy dan cavendish mempunyai disiplin ilmu yang berbeda dalam hal Sprint.
            Chris Hoy berlaga di velodrome yang membutuhkan akselerasi yang mendadak dan sesaat. Chris Hoy ketika start dengan berdiri, sedang Cavendish adalah pembalap Pro Tour roadrace yang memerlukan endurance (daya tahan) yang lebih dibandingkan pembalap sprint velodrome (track).
            Cavendish memiliki ketahanan (endurance) yang baik. Tidak hanya endurance, Mark Cavendish juga memiliki tim yang sempurna, SKY Team mengantarkan dan melindungi Cavendish untuk mendapatkan posisi bagus ketika sprint.

            Gambar kaki Chris Hoy



            Sprint, pada dasarnya ada 3 hal pokok yang menjadi kunci utama untuk meningkatkan skill sprint kita yaitu;

            1. Output Endurance yang besar

            2. Berat Badan proporsional

            3. Toleransi anaerobik yang baik

            Jika Anda ingin meningkatkan kemampuan Sprint, ada beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya adalah teknik yang sempurna, koordinasi yang sempurna (team work) dan tentunya practise make perfect.
            Robbie McEwen, anda tentu ingat dengan nama ini sprinter Austaralia yang pernah bergabung bersama Lotto-Adecco di tahun 2002-2008 ini.
            McEwen adalah sprinter yang sangat cerdas, dia sangat lihai dalam urusan teknik sprint diajang Pro Tour.
            Meskipun tanpa tim tandem, Robbie mampu memanfaatkan tim lain untuk menariknya hingga mendapat posisi bagus menjelang garis finish.
            Terlepas dari segala kontroversinya ketika berlaga, seperti bermain kasar dengan menyikut lawan sprint dan menghalangi lawan dengan Butt Head (menghalangi lawan dengan kepala). Robie adalah sprinter yang briliant pada masanya.
            Prestasi terbaik Robbie adalah meraih Green Jersey TDF (2002, 2004, 2006), mungkin tidak setenar Eric Zabel maupun Mark Cavendish tapiteknik tinggi yang di miliki Robbie membuatnya melegenda.

            Jika Anda ingin unggul dalam bidang ini (sprint), berlatih, berlatih, berlatih adalah kunci utama. Namun, ingat bahwa teknik yang baik dipelajari ketika tubuh pada posisi 100% fit, bukan ketika anda sedang Fatique (kelelahan).

            Berikut beberapa tips untuk meningkatkan kemampuan Sprint :

            Hill sprints :

            Berlatih ditanjakan, bertujuan untuk melatih melawan Gradien. Latihlah kamampuan tersebut 20-40 detik dan terus meningkat. Latihan tersebut ini idealnya dilakukan dalam gigi (Chainring) yang besar.
            Tentukan lokasi trek rolling (turunan-tanjakan) yang cepat, Latih kemampuan Hill Sprint dilokasi tersebut turun dengan cepat dan naik dengan cepat.
            Tingkatkan kemampuan Hill Sprint dengan rolling yang panjang.

            Jumps Sprint:

            Dapat dilakukan sendiri atau dengan patner anda, atur kecepatan tiap 10 detik.Sprint pertama dengan kecepatan normal, lanjutkan dengan recovery (pemulihan),10 detik dilanjutkan sprint kembali dengan
            kecepatan lebih tinggi. Lakukan berulang-dua atau tiga kali dengan total sprint 5 menit dan recovery 5 menit.

            Go long:

            Hampir sama dengan Jumps Sprint, akan tetapi dengan trek lebih panjang dan interval lebih lama. Anda dapat menggunakan Tiang listrik sepanjang jalan sebagai patokan interval sprint dan recovery. Usahakan speed terus meningkat, jika sudah mulai menurun segera hentikan latihan dan coba istirahat sejenak.

            Play racing:

            Practice make perfect, setelah melakukan beberada basic sprint saatnya simulasi pada rute jarak jauh. Selain meningkatkan endurance anda,latihan sprint dengan kecepatan yang sudah diatur dapat terus meningkatkan performa sprint rider. Dapat dimulai dengan 30mph dan terus meningkat. Atur strategi interval recovery (pemulihan) untuk melakukan sprint selanjutnya. Sesi latihan seperti ini juga berguna untuk mengembangkan taktik tim dan menemukan pembalap yang layak menjadi sprinter tim anda.

            Kinerja tubuh ketika sprint:
            Pada umumnya, sprint hanya dilakukan hanya beberapa detik maksimal adalah 30 detik. Untuk detik pertama atau kedua dari sprint, Anda akan menggunakan energi tinggi dan senyawa-unit dasar energi dalam tubuh-ATP (Adenosin trifosfat). Setelah itu, disimpan ATP habis.
            Energi memuncak pada 10 detik pertama, tubuh anda beralih ke senyawa lain yaitu kreatin fosfat (CP), untuk menghasilkan lebih banyak ATP. Semua ini dilakukan tanpa membutuhkan oksigen (anaerobik).
            Selama 10 detik melakukan sprint, ATP yang dihasilkan memecah karbohidrat – sebuah proses yang disebut glikolisis (proses piruvat).
            Fisiologi sprint tidak serumit meningkatkan kemampuan endurance anda.
            Rider menggunakan energi yang tersimpan dalam tubuh secara keseluruhan dan setelah itu hilang dan cukup banyak yang hilang. Ketika anda melakukan sprint memasuki last kilometer ataupun dalam trek velodrome, tidak mungkin anda minum atau bahkan memakan gel penambah energi.
            Karena makanan dan minuman tersebut tidak diproses seketika oleh tubuh anda. Berlatih dengan giat dan mengasah teknik sprint adalah modal utama meningkatkan kemampuan Sprint Anda.


            5. Domestique




            adalah pembalap sepeda yang bekerja untuk kepentingan dari tim dan pemimpin. Perancis domestique diterjemahkan sebagai "pelayan".
            Pembalap tipe Domestiques sangat mementingkan team, atau sangat memperhatikan pergerakan team lawan. Dengan menempatkan diri mereka dalam breakaway mereka memaksa team lain untuk mengejar. Pada gilirannya, mereka yg mengejar breakaway akan terpancing dan mengancam formasi team Selain itu dukungan dasar sebagai Domestiques adalah membawa air dan makanan dari tim mobil dan sebagai perisai dari serangan lawan. Mereka membantu team jika ada mekanikal problem, seperti ban kempes atau kerusakan sepeda lainnya dan mereka juga mengorbankan sepeda atau wheelset buat team.
            Di Tanjakan, Domestiques membantu para pemimpin mereka dengan pengaturan kecepatan atau menggagalkan serangan dari orang lain.

            Sistem poin UCI mengubah hubungan antara domestiques dan pemimpin.
            Sebelum itu, domestiques tidak peduli dengan masalah finish. Namun, pembalap tipe Domestique sekarang mendapatkan poin untuk posisi mereka saat finish

            Contoh super-domestiques di 2009 Tour de France adalah Andreas Klöden (Astana) dan George Hincapie (Tim BMC).
            Begitu juga dengan Stuart O'Grady, seorang pembalap profesional veteran yang bergabung di team Leopard Trek, menjabat sebagai Domestique yang mendukung Carlos Sastre dalam 2008 Tour de France

            José Luis Arrieta adalah Domestique untuk Miguel Indurain. L'Equipe berkata: "Dia tidak lagi menghitung jam, bertahun-tahun, spent with his nose in the wind, berusaha untuk melindungi para leader untuk selama mungkin".
            Arrieta berkata: Bila Anda memiliki kesempatan untuk memulai karir di tim yang begitu besar dan di sisi juara sama besar seperti Indurain, Anda tumbuh dalam pelayanan pengorbanan. Saya tidak mengeluh. Sebaliknya, saya memiliki kesempatan untuk hidup di saat-saat indah. Ketika Indurain menang, itu kemenangan bagi team kami semua.

            6. All rounder, pembalap yg unggul di tanjakan dan ITT



            Adalah Pembalap sepeda balap yang unggul di tanjakan dan time triallist, dan dia juga bisa berfungsi menjadi sprinter ataupun jagoan turunan. Ia dapat memenangkan dan sangat dominan di event Grand tour ataupun klasik tour sehari, pembalap ini biasanya berada di posisi urutan 10 besar dalam General classification... Eddy Merckx, Miguel Indurain dan Lance Armstrong terkenal all-rounders, begitu juga dengan Ivan Basso, Samuel Sánchez, Cadel Evans, dan Alberto Contador.
            Pembalap All-Rounder biasanya bertindak sebagai leader di teamnya, semua pergerakan sang leader selalu diproteksi oleh teamnya...


            Sumber:http://allengozalicycling.blogspot.com/2012/04/komunitas-penggemar-sepeda-balap-di.html



            - Posted using BlogPress from my iPad