sedikit pengertian tentang ASA/ISO,Shutter speed,dan Diafragma
ASA/ISO (Kepekaan media terhadap cahaya)
Media yang dipakai dalam fotografi konvensional adalah suatu lapisan tipis (film) yang peka terhadap cahaya berupa butiran-butiran halus. Kepekaan terhadap cahaya ini dikategorikan dengan satuan ASA/ISO. Dalam fotografi digital media penerima cahaya ini berwujud sensor. Bedanya, kepekaan (ISO) pada sensor bisa diatur sewaktu-waktu tanpa perlu mengganti sensor.
Angka untuk ASA/ISO yang umum digunakan adalah 25, 50, 100, 200, 400 dan seterusnya yang merupakan kelipatan dari angka sebelumnya. Semakin besar angka ASA/ISO maka semakin peka terhadap cahaya dan memiliki butiran yang semakin kasar. Pada kamera digital, data ISO bisa lebih banyak variasi.
Penggunaan ASA/ISO dengan angka yang besar memungkinkan pemotretan dengan hanya sedikit cahaya seperti dalam ruangan, sore hari/mendung tetapi mempunyai efek hasil gambar yang kasar terutama dalam pencetakan gambar yang besar. Sedangkan ASA/ISO yang kecil membutuhkan banyak cahaya tetapi menghasilkan gambar yang halus dalam pembesaranny.
Kecepatan/Shutter speed.
Kecepatan/shutter speed adalah suatu mekanisme di dalam kamera yang mengatur lamanya cahaya yang masuk ke dalam kamera dalam satuan detik. Angka yang tertera di kamera adalah B, 1, 2, 4, 8, 15, 30, 60, 125, 250, 500 dan seterusnya yang merupakan kelipatan angka sebelumnya. Angka maksimal untuk Kecepatan/Shutter speed tergantung pada kemampuan dari kamera tersebut.
Angka-angka tersebut bukanlah angka yang sebenarnya dalam detik tetapi merupakan penyebut dari pecahan satu per ( 1/x) sehingga dengan angka yang tertera sebesar 60 maka cahaya yang masuk adalah satu per enam puluh detik (1/60 detik).
Efek yang ditimbulkan pada perubahan Kecepatan terutama pada benda bergerak. Benda bergerak yang di ambil dengan kecepatan tinggi akan terlihat diam dan yang diambil dengan Kecepatan rendah akan terlihat garis memanjang.
khusus untuk penggunaan kamera analog atau digital jika menggunakan di dalam ruangan/indoor dengan di bantu lampu flash jangan menggunakan antara 1/250 keatas. sebaiknya dipake aja 1/30 sd – 1/125 saja . berdasarkan pengalamn saya kalo digunakan speed 1/250 keatas effeknya gambar yang dihasilkan akan seporo saja sedang separonya lagi gelap/tidak mendapatkan cahaya yang utuh. tapi jika kita berada di outdoor terutama untuk obyek yang bergerak cepat misal balapan dll sebaiknya menggunakan speed yang tinggi.
Diafragma
Diafragma adalah suatu mekanisme dalam kamera (lensa) yang mengatur jumlah cahaya yang masuk ke jendela kamera. Bagian ini terdapat dalam susunan lensa berupa lembaran membentuk lubang/lingkaran yang bisa berubah ukuran. Semakin besar pembukaan diafragma maka semakin banyak cahaya yang masuk dan sebaliknya semakin kecil bukaan diafragma maka semakin sedikit cahaya yang masuk.
Angka yang biasanya tertera untuk diafragma adalah 1,4 – 2,8 – 4 – 5,6 – 8 – 11 – 16 dan 22. Angka yang besar menunjukkan bukaan diafragma yang kecil dan angka semakin kecil maka bukaan diafragma menjadi besar.
Banyaknya angka diafragma dalam suatu lensa tergantung juga pada kemampuan lensa untuk meneruskan cahaya. Misalnya lensa Sudut Lebar/Wide angle dengan susunan lensa sedikit dan pendek akan lebih banyak memasukkan cahaya, biasanya angka diafragma bisa mencapai 1,4 sedangkan pada lensa tele yang susunan lensanya lebih banyak dan panjang biasanya diafragma terendah sekitar 4 atau 5,6. Untuk keperluan khusus ada juga lensa tele dengan diafragma hingga angka 1,4 yang biasanya memiliki lensa yang sangat besar.
Diafragma mempunyai efek pada gambar yang disebut Depth of Field atau Ruang Ketajaman. Misalnya dengan menggunakan diafragma 1,4 atau dengan bukaan lebar maka semua benda sebelum dan sesudah obyek akan terlihat buram. Sedangkan pada penggunaan diafragma 22 atau bukaan kecil benda di depan obyek focus dan di belakangnya akan terlihat jelas.
Semakin sempit diafragma maka nilainya semakin besar . untuk diafragma paling lebar misal 1,4 sedang kalo paling kecil 22 .. untuk penggunaan outdoor terutama obyek yang sangat terang . dipantai dalam keaadaan trik sebaiknya digunakan diafragma lebih kecil antara 11-paling menyempit.kecil.
Selasa, 26 Juni 2012
Selasa, 19 Juni 2012
Jenis-Jenis Lensa Canon Terbaik & Fungsi Penggunaannya
Lensa merupakan salah satu aset penting untuk fotografer, baik untuk fotografer profesional atau fotografer amatir. Tanpa lensa yang bagus, boleh dikatakan fotografer jadi tidak ada apa-apanya.
Untuk itulah kenapa lensa sangat penting dimiliki oleh para fotografer untuk menyesuaikan dengan kebutuhan berbagai cara dan kali ini WM akan coba membahas lensa yang dimiliki Canon beserta kemampuannya untuk mendapatkan gambar yang baik.
Canon Lensa untuk Fotografi Pernikahan:
Canon EF 200mm f/2L IS USM Telephoto Lens – memiliki kinerja yang kuat dan auto-focus cepat, serta dua tombol stabilizer untuk menghasilkan gambar tajam dan jernih setiap saat.
Canon TS-E 45 mm Lens – Sebuah lensa tilt-shift unik yang memungkinkan Sobat untuk memotret secara bebas untuk acara pernikahan yang indah dengan cara yang kreatif dan tidak konvensional, dengan gambar super tajam dan dapat disesuaikan.
Lensa Canon Terbaik untuk Pemotretan Olahraga atau Action:
Pemotretan high-action memerlukan konfigurasi on-the-spot dan autofocus super cepat untuk menangkap nuansa subyek yang bergerak.
Canon EF 70-200mm f/4 L IS USM Lens – Lensa ringan menawarkan kinerja yang unggul dengan Image Stabilization (IS) dan aperture rendah cocok untuk menangkap subjek yang bergerak cepat.
Canon EF 400mm f/4 DO IS USM Super Telephoto Lens – Super Image Stabilization (IS) dan optik diffractive digabungkan dengan auto-focus yang cepat dan handal untuk menangkap gambar yang tajam dalam Action dan fotografi olahraga.
Lensa Canon Terbaik untuk Potret:
Potret adalah jendela jiwa untuk subjek fotografer dan menyajikan media yang menantang dan indah untuk menerjemahkan dunia yang sering tak terlihat
Canon EF 85mm f/1.2L II USM – Lensa serbaguna yang menawarkan penampilan warna yang indah dan kedalaman lapangan (depth of field); sempurna untuk bekerja potret atau pempelajaran semi-stasioner.
Canon EF-S 17-55mm f/2.8 IS USM Lens – Memenuhi tuntutan pekerjaan profesional dan amatir, lensa ini sangat serbaguna cocok untuk berbagai pengaturan termasuk potret yang bekerja dengan rentang zoom lebar dan teknologi IS.
Lensa Canon Terbaik untuk Low Light:
Situasi cahaya rendah menyajikan serangkaian tantangan yang unik serta peluang yang menakjubkan untuk menciptakan dan menangkap sesuatu yang langka dan indah yang biasanya tersembunyi di bawah selubung bayangan atau kekurangan cahaya (low-light).
Canon TS-E 24mm f/3.5L II Ultra Wide Tilt-Shift Lens – Penyempitan dan keunggulan merupakan elemen kunci dalam lensa yang unik dengan kemiringan 8,5 derajat dan 12 mm untuk menangkap pergeseran terbaik dalam pekerjaan perspektif.
Canon EF 16-35mm f/2.8L II USM Ultra Angle Zoom Lens Lebar – Lensa pilihan lain yang sangat baik menampilkan gambar yang tajam dan bersih dengan fitur autofocus cepat.
Lensa Canon Terbaik untuk Pemula:
Untuk Sobat yang baru berkecimpung di bidang fotografi, penting untuk menyeimbangkan kinerja profesional dengan aplikasi yang mudah beradaptasi dan praktis. Mungkin pilian lensa dibawah ini dapat sobat jadikan referensi.
Canon EF 50mm f/1.2 L USM Lens – Sebuah lensa yang sangat serbaguna dan sempurna untuk pemula mencari output kinerja tinggi dengan kemudahan penggunaan.
Canon EF 70-300mm f/4-5.6L IS USM UD Telephoto Zoom Lens – Sebuah investasi yang sangat baik dan fleksibel untuk amatir yang serius dengan berbagai media fotografi.
Lensa Canon Terbaik untuk Fotografi Landscape:
Landscape adalah pendapat artistik mengenai alam dan dunia buatan manusia, membutuhkan keanggunan dan pendekatan canggih dari lensa yang cocok.
Canon 14mm f/2.8L II USM Ultra-Wide Angle Lens – Dengan aperture six blade dan lapisan lensa yang dapat mengurangi pantulan, lensa khusus ini memungkinkan Sobat untuk memotret panorama unik tanpa fisheye atau distorsi linear.
Canon TS-E 90mm Tilt Shift Lens – Lensa kreatif baru dengan kemiringan dan pergeseran sumbu 90 derajat dan fokus yang dapat beradabtasi.
Ulasan diatas disadur dari situs photo-help.com, jika ada istilah yang kurang difahami, Sobat bisa cari di Beberapa Istilah dan Singkatan Dalam Fotografi.
Semoga bemanfaat.
Sumber:http://weddingkumagazine.wordpress.com/2012/04/14/jenis-jenis-lensa-canon-terbaik-fungsi-penggunaannya/
Kamis, 14 Juni 2012
Lensa merupakan salah satu aset penting untuk fotografer, baik untuk fotografer profesional atau fotografer amatir. Tanpa lensa yang bagus, boleh dikatakan fotografer jadi tidak ada apa-apanya.
Untuk itulah kenapa lensa sangat penting dimiliki oleh para fotografer untuk menyesuaikan dengan kebutuhan berbagai cara dan kali ini WM akan coba membahas lensa yang dimiliki Canon beserta kemampuannya untuk mendapatkan gambar yang baik.
Canon Lensa untuk Fotografi Pernikahan:
Canon EF 200mm f/2L IS USM Telephoto Lens – memiliki kinerja yang kuat dan auto-focus cepat, serta dua tombol stabilizer untuk menghasilkan gambar tajam dan jernih setiap saat.
Canon TS-E 45 mm Lens – Sebuah lensa tilt-shift unik yang memungkinkan Sobat untuk memotret secara bebas untuk acara pernikahan yang indah dengan cara yang kreatif dan tidak konvensional, dengan gambar super tajam dan dapat disesuaikan.
Lensa Canon Terbaik untuk Pemotretan Olahraga atau Action:
Pemotretan high-action memerlukan konfigurasi on-the-spot dan autofocus super cepat untuk menangkap nuansa subyek yang bergerak.
Canon EF 70-200mm f/4 L IS USM Lens – Lensa ringan menawarkan kinerja yang unggul dengan Image Stabilization (IS) dan aperture rendah cocok untuk menangkap subjek yang bergerak cepat.
Canon EF 400mm f/4 DO IS USM Super Telephoto Lens – Super Image Stabilization (IS) dan optik diffractive digabungkan dengan auto-focus yang cepat dan handal untuk menangkap gambar yang tajam dalam Action dan fotografi olahraga.
Lensa Canon Terbaik untuk Potret:
Potret adalah jendela jiwa untuk subjek fotografer dan menyajikan media yang menantang dan indah untuk menerjemahkan dunia yang sering tak terlihat
Canon EF 85mm f/1.2L II USM – Lensa serbaguna yang menawarkan penampilan warna yang indah dan kedalaman lapangan (depth of field); sempurna untuk bekerja potret atau pempelajaran semi-stasioner.
Canon EF-S 17-55mm f/2.8 IS USM Lens – Memenuhi tuntutan pekerjaan profesional dan amatir, lensa ini sangat serbaguna cocok untuk berbagai pengaturan termasuk potret yang bekerja dengan rentang zoom lebar dan teknologi IS.
Lensa Canon Terbaik untuk Low Light:
Situasi cahaya rendah menyajikan serangkaian tantangan yang unik serta peluang yang menakjubkan untuk menciptakan dan menangkap sesuatu yang langka dan indah yang biasanya tersembunyi di bawah selubung bayangan atau kekurangan cahaya (low-light).
Canon TS-E 24mm f/3.5L II Ultra Wide Tilt-Shift Lens – Penyempitan dan keunggulan merupakan elemen kunci dalam lensa yang unik dengan kemiringan 8,5 derajat dan 12 mm untuk menangkap pergeseran terbaik dalam pekerjaan perspektif.
Canon EF 16-35mm f/2.8L II USM Ultra Angle Zoom Lens Lebar – Lensa pilihan lain yang sangat baik menampilkan gambar yang tajam dan bersih dengan fitur autofocus cepat.
Lensa Canon Terbaik untuk Pemula:
Untuk Sobat yang baru berkecimpung di bidang fotografi, penting untuk menyeimbangkan kinerja profesional dengan aplikasi yang mudah beradaptasi dan praktis. Mungkin pilian lensa dibawah ini dapat sobat jadikan referensi.
Canon EF 50mm f/1.2 L USM Lens – Sebuah lensa yang sangat serbaguna dan sempurna untuk pemula mencari output kinerja tinggi dengan kemudahan penggunaan.
Canon EF 70-300mm f/4-5.6L IS USM UD Telephoto Zoom Lens – Sebuah investasi yang sangat baik dan fleksibel untuk amatir yang serius dengan berbagai media fotografi.
Lensa Canon Terbaik untuk Fotografi Landscape:
Landscape adalah pendapat artistik mengenai alam dan dunia buatan manusia, membutuhkan keanggunan dan pendekatan canggih dari lensa yang cocok.
Canon 14mm f/2.8L II USM Ultra-Wide Angle Lens – Dengan aperture six blade dan lapisan lensa yang dapat mengurangi pantulan, lensa khusus ini memungkinkan Sobat untuk memotret panorama unik tanpa fisheye atau distorsi linear.
Canon TS-E 90mm Tilt Shift Lens – Lensa kreatif baru dengan kemiringan dan pergeseran sumbu 90 derajat dan fokus yang dapat beradabtasi.
Ulasan diatas disadur dari situs photo-help.com, jika ada istilah yang kurang difahami, Sobat bisa cari di Beberapa Istilah dan Singkatan Dalam Fotografi.
Semoga bemanfaat, selamat berfoto ria .
Untuk itulah kenapa lensa sangat penting dimiliki oleh para fotografer untuk menyesuaikan dengan kebutuhan berbagai cara dan kali ini WM akan coba membahas lensa yang dimiliki Canon beserta kemampuannya untuk mendapatkan gambar yang baik.
Canon Lensa untuk Fotografi Pernikahan:
Canon EF 200mm f/2L IS USM Telephoto Lens – memiliki kinerja yang kuat dan auto-focus cepat, serta dua tombol stabilizer untuk menghasilkan gambar tajam dan jernih setiap saat.
Canon TS-E 45 mm Lens – Sebuah lensa tilt-shift unik yang memungkinkan Sobat untuk memotret secara bebas untuk acara pernikahan yang indah dengan cara yang kreatif dan tidak konvensional, dengan gambar super tajam dan dapat disesuaikan.
Lensa Canon Terbaik untuk Pemotretan Olahraga atau Action:
Pemotretan high-action memerlukan konfigurasi on-the-spot dan autofocus super cepat untuk menangkap nuansa subyek yang bergerak.
Canon EF 70-200mm f/4 L IS USM Lens – Lensa ringan menawarkan kinerja yang unggul dengan Image Stabilization (IS) dan aperture rendah cocok untuk menangkap subjek yang bergerak cepat.
Canon EF 400mm f/4 DO IS USM Super Telephoto Lens – Super Image Stabilization (IS) dan optik diffractive digabungkan dengan auto-focus yang cepat dan handal untuk menangkap gambar yang tajam dalam Action dan fotografi olahraga.
Lensa Canon Terbaik untuk Potret:
Potret adalah jendela jiwa untuk subjek fotografer dan menyajikan media yang menantang dan indah untuk menerjemahkan dunia yang sering tak terlihat
Canon EF 85mm f/1.2L II USM – Lensa serbaguna yang menawarkan penampilan warna yang indah dan kedalaman lapangan (depth of field); sempurna untuk bekerja potret atau pempelajaran semi-stasioner.
Canon EF-S 17-55mm f/2.8 IS USM Lens – Memenuhi tuntutan pekerjaan profesional dan amatir, lensa ini sangat serbaguna cocok untuk berbagai pengaturan termasuk potret yang bekerja dengan rentang zoom lebar dan teknologi IS.
Lensa Canon Terbaik untuk Low Light:
Situasi cahaya rendah menyajikan serangkaian tantangan yang unik serta peluang yang menakjubkan untuk menciptakan dan menangkap sesuatu yang langka dan indah yang biasanya tersembunyi di bawah selubung bayangan atau kekurangan cahaya (low-light).
Canon TS-E 24mm f/3.5L II Ultra Wide Tilt-Shift Lens – Penyempitan dan keunggulan merupakan elemen kunci dalam lensa yang unik dengan kemiringan 8,5 derajat dan 12 mm untuk menangkap pergeseran terbaik dalam pekerjaan perspektif.
Canon EF 16-35mm f/2.8L II USM Ultra Angle Zoom Lens Lebar – Lensa pilihan lain yang sangat baik menampilkan gambar yang tajam dan bersih dengan fitur autofocus cepat.
Lensa Canon Terbaik untuk Pemula:
Untuk Sobat yang baru berkecimpung di bidang fotografi, penting untuk menyeimbangkan kinerja profesional dengan aplikasi yang mudah beradaptasi dan praktis. Mungkin pilian lensa dibawah ini dapat sobat jadikan referensi.
Canon EF 50mm f/1.2 L USM Lens – Sebuah lensa yang sangat serbaguna dan sempurna untuk pemula mencari output kinerja tinggi dengan kemudahan penggunaan.
Canon EF 70-300mm f/4-5.6L IS USM UD Telephoto Zoom Lens – Sebuah investasi yang sangat baik dan fleksibel untuk amatir yang serius dengan berbagai media fotografi.
Lensa Canon Terbaik untuk Fotografi Landscape:
Landscape adalah pendapat artistik mengenai alam dan dunia buatan manusia, membutuhkan keanggunan dan pendekatan canggih dari lensa yang cocok.
Canon 14mm f/2.8L II USM Ultra-Wide Angle Lens – Dengan aperture six blade dan lapisan lensa yang dapat mengurangi pantulan, lensa khusus ini memungkinkan Sobat untuk memotret panorama unik tanpa fisheye atau distorsi linear.
Canon TS-E 90mm Tilt Shift Lens – Lensa kreatif baru dengan kemiringan dan pergeseran sumbu 90 derajat dan fokus yang dapat beradabtasi.
Ulasan diatas disadur dari situs photo-help.com, jika ada istilah yang kurang difahami, Sobat bisa cari di Beberapa Istilah dan Singkatan Dalam Fotografi.
Semoga bemanfaat, selamat berfoto ria .
Jenis-jenis Lensa Canon Terbaik dan Fungsi Penggunaannya
Lensa merupakan salah satu aset penting untuk fotografer, baik untuk fotografer profesional atau fotografer amatir. Tanpa lensa yang bagus, boleh dikatakan fotografer jadi tidak ada apa-apanya.
Untuk itulah kenapa lensa sangat penting dimiliki oleh para fotografer untuk menyesuaikan dengan kebutuhan berbagai cara dan kali ini WM akan coba membahas lensa yang dimiliki Canon beserta kemampuannya untuk mendapatkan gambar yang baik.
Canon Lensa untuk Fotografi Pernikahan:
Canon EF 200mm f/2L IS USM Telephoto Lens – memiliki kinerja yang kuat dan auto-focus cepat, serta dua tombol stabilizer untuk menghasilkan gambar tajam dan jernih setiap saat.
Canon TS-E 45 mm Lens – Sebuah lensa tilt-shift unik yang memungkinkan Sobat untuk memotret secara bebas untuk acara pernikahan yang indah dengan cara yang kreatif dan tidak konvensional, dengan gambar super tajam dan dapat disesuaikan.
Lensa Canon Terbaik untuk Pemotretan Olahraga atau Action:
Pemotretan high-action memerlukan konfigurasi on-the-spot dan autofocus super cepat untuk menangkap nuansa subyek yang bergerak.
Canon EF 70-200mm f/4 L IS USM Lens – Lensa ringan menawarkan kinerja yang unggul dengan Image Stabilization (IS) dan aperture rendah cocok untuk menangkap subjek yang bergerak cepat.
Canon EF 400mm f/4 DO IS USM Super Telephoto Lens – Super Image Stabilization (IS) dan optik diffractive digabungkan dengan auto-focus yang cepat dan handal untuk menangkap gambar yang tajam dalam Action dan fotografi olahraga.
Lensa Canon Terbaik untuk Potret:
Potret adalah jendela jiwa untuk subjek fotografer dan menyajikan media yang menantang dan indah untuk menerjemahkan dunia yang sering tak terlihat
Canon EF 85mm f/1.2L II USM – Lensa serbaguna yang menawarkan penampilan warna yang indah dan kedalaman lapangan (depth of field); sempurna untuk bekerja potret atau pempelajaran semi-stasioner.
Canon EF-S 17-55mm f/2.8 IS USM Lens – Memenuhi tuntutan pekerjaan profesional dan amatir, lensa ini sangat serbaguna cocok untuk berbagai pengaturan termasuk potret yang bekerja dengan rentang zoom lebar dan teknologi IS.
Lensa Canon Terbaik untuk Low Light:
Situasi cahaya rendah menyajikan serangkaian tantangan yang unik serta peluang yang menakjubkan untuk menciptakan dan menangkap sesuatu yang langka dan indah yang biasanya tersembunyi di bawah selubung bayangan atau kekurangan cahaya (low-light).
Canon TS-E 24mm f/3.5L II Ultra Wide Tilt-Shift Lens – Penyempitan dan keunggulan merupakan elemen kunci dalam lensa yang unik dengan kemiringan 8,5 derajat dan 12 mm untuk menangkap pergeseran terbaik dalam pekerjaan perspektif.
Canon EF 16-35mm f/2.8L II USM Ultra Angle Zoom Lens Lebar – Lensa pilihan lain yang sangat baik menampilkan gambar yang tajam dan bersih dengan fitur autofocus cepat.
Lensa Canon Terbaik untuk Pemula:
Untuk Sobat yang baru berkecimpung di bidang fotografi, penting untuk menyeimbangkan kinerja profesional dengan aplikasi yang mudah beradaptasi dan praktis. Mungkin pilian lensa dibawah ini dapat sobat jadikan referensi.
Canon EF 50mm f/1.2 L USM Lens – Sebuah lensa yang sangat serbaguna dan sempurna untuk pemula mencari output kinerja tinggi dengan kemudahan penggunaan.
Canon EF 70-300mm f/4-5.6L IS USM UD Telephoto Zoom Lens – Sebuah investasi yang sangat baik dan fleksibel untuk amatir yang serius dengan berbagai media fotografi.
Lensa Canon Terbaik untuk Fotografi Landscape:
Landscape adalah pendapat artistik mengenai alam dan dunia buatan manusia, membutuhkan keanggunan dan pendekatan canggih dari lensa yang cocok.
Canon 14mm f/2.8L II USM Ultra-Wide Angle Lens – Dengan aperture six blade dan lapisan lensa yang dapat mengurangi pantulan, lensa khusus ini memungkinkan Sobat untuk memotret panorama unik tanpa fisheye atau distorsi linear.
Canon TS-E 90mm Tilt Shift Lens – Lensa kreatif baru dengan kemiringan dan pergeseran sumbu 90 derajat dan fokus yang dapat beradabtasi.
Ulasan diatas disadur dari situs photo-help.com, jika ada istilah yang kurang difahami, Sobat bisa cari di Beberapa Istilah dan Singkatan Dalam Fotografi.
Untuk itulah kenapa lensa sangat penting dimiliki oleh para fotografer untuk menyesuaikan dengan kebutuhan berbagai cara dan kali ini WM akan coba membahas lensa yang dimiliki Canon beserta kemampuannya untuk mendapatkan gambar yang baik.
Canon Lensa untuk Fotografi Pernikahan:
Canon EF 200mm f/2L IS USM Telephoto Lens – memiliki kinerja yang kuat dan auto-focus cepat, serta dua tombol stabilizer untuk menghasilkan gambar tajam dan jernih setiap saat.
Canon TS-E 45 mm Lens – Sebuah lensa tilt-shift unik yang memungkinkan Sobat untuk memotret secara bebas untuk acara pernikahan yang indah dengan cara yang kreatif dan tidak konvensional, dengan gambar super tajam dan dapat disesuaikan.
Lensa Canon Terbaik untuk Pemotretan Olahraga atau Action:
Pemotretan high-action memerlukan konfigurasi on-the-spot dan autofocus super cepat untuk menangkap nuansa subyek yang bergerak.
Canon EF 70-200mm f/4 L IS USM Lens – Lensa ringan menawarkan kinerja yang unggul dengan Image Stabilization (IS) dan aperture rendah cocok untuk menangkap subjek yang bergerak cepat.
Canon EF 400mm f/4 DO IS USM Super Telephoto Lens – Super Image Stabilization (IS) dan optik diffractive digabungkan dengan auto-focus yang cepat dan handal untuk menangkap gambar yang tajam dalam Action dan fotografi olahraga.
Lensa Canon Terbaik untuk Potret:
Potret adalah jendela jiwa untuk subjek fotografer dan menyajikan media yang menantang dan indah untuk menerjemahkan dunia yang sering tak terlihat
Canon EF 85mm f/1.2L II USM – Lensa serbaguna yang menawarkan penampilan warna yang indah dan kedalaman lapangan (depth of field); sempurna untuk bekerja potret atau pempelajaran semi-stasioner.
Canon EF-S 17-55mm f/2.8 IS USM Lens – Memenuhi tuntutan pekerjaan profesional dan amatir, lensa ini sangat serbaguna cocok untuk berbagai pengaturan termasuk potret yang bekerja dengan rentang zoom lebar dan teknologi IS.
Lensa Canon Terbaik untuk Low Light:
Situasi cahaya rendah menyajikan serangkaian tantangan yang unik serta peluang yang menakjubkan untuk menciptakan dan menangkap sesuatu yang langka dan indah yang biasanya tersembunyi di bawah selubung bayangan atau kekurangan cahaya (low-light).
Canon TS-E 24mm f/3.5L II Ultra Wide Tilt-Shift Lens – Penyempitan dan keunggulan merupakan elemen kunci dalam lensa yang unik dengan kemiringan 8,5 derajat dan 12 mm untuk menangkap pergeseran terbaik dalam pekerjaan perspektif.
Canon EF 16-35mm f/2.8L II USM Ultra Angle Zoom Lens Lebar – Lensa pilihan lain yang sangat baik menampilkan gambar yang tajam dan bersih dengan fitur autofocus cepat.
Lensa Canon Terbaik untuk Pemula:
Untuk Sobat yang baru berkecimpung di bidang fotografi, penting untuk menyeimbangkan kinerja profesional dengan aplikasi yang mudah beradaptasi dan praktis. Mungkin pilian lensa dibawah ini dapat sobat jadikan referensi.
Canon EF 50mm f/1.2 L USM Lens – Sebuah lensa yang sangat serbaguna dan sempurna untuk pemula mencari output kinerja tinggi dengan kemudahan penggunaan.
Canon EF 70-300mm f/4-5.6L IS USM UD Telephoto Zoom Lens – Sebuah investasi yang sangat baik dan fleksibel untuk amatir yang serius dengan berbagai media fotografi.
Lensa Canon Terbaik untuk Fotografi Landscape:
Landscape adalah pendapat artistik mengenai alam dan dunia buatan manusia, membutuhkan keanggunan dan pendekatan canggih dari lensa yang cocok.
Canon 14mm f/2.8L II USM Ultra-Wide Angle Lens – Dengan aperture six blade dan lapisan lensa yang dapat mengurangi pantulan, lensa khusus ini memungkinkan Sobat untuk memotret panorama unik tanpa fisheye atau distorsi linear.
Canon TS-E 90mm Tilt Shift Lens – Lensa kreatif baru dengan kemiringan dan pergeseran sumbu 90 derajat dan fokus yang dapat beradabtasi.
Ulasan diatas disadur dari situs photo-help.com, jika ada istilah yang kurang difahami, Sobat bisa cari di Beberapa Istilah dan Singkatan Dalam Fotografi.
Rabu, 11 April 2012
Bau Mulut Indikator Ginjal Terganggu
Untuk mencari tanda-tanda fungsi ginjal mulai terganggu, ternyata tidak sulit. Selain proteinuria atau berlebihnya protein dalam urin, bau mulut akibat terganggunya sistem pencernaan juga bisa dijadikan indikator.
Jika menyebut bau mulut, sebagian orang mungkin akan lebih melihatnya sebagai persoalan kosmetik, berhubungan dengan urusan penampilan, atau adanya masalah pada gigi. Kebanyakan kasus bau mulut memang berhubungan dengan gigi berlubang atau adanya infeksi pada mulut.
Namun, dalam kondisi tertentu, bau mulut yang berlebih dapat dijadikan ukuran fungsi ginjal seseorang mulai bermasalah. Apalagi jika tidak ada masalah pada gigi dan mulut.
Dr. Djoko Hardiman, Sp.PD, menilai bahwa adanya gangguan pada sistem pencernaan dapat dijadikan indikator fungsi ginjal mulai bermasalah. Tidak adanya nafsu makan, mual, hingga muntah-muntah adalah sebagian reaksinya.
Hal ini terjadi karena ginjal terganggu. Metabolisme protein di usus juga terganggu dan terbentuk zat-zat seperti amoniak dan lainnya yang membuat usus menjadi sembab.
Munculnya bau khas yang keluar dari mulut atau fetoruremik, disebabkan ureum yang berlebih pada air liur. Oleh bakteri dimulut (yang biasanya memang ada), ureum diubah menjadi amoniak, sehingga saat bernapas dan berbicara baunya amoniak. Selain itu, bisa timbul luka-luka kecil pada bibir.
Gangguan Pencernaan
Selain bau mulut, menurut Dr. Djoko, kurang darah merupakan tanda lain bila ginjal mulai tergang gu. Hal ini terjadi karena kurangnya produksi eritropoetin, sehingga rangsangan pada sumsum tulang untuk membentuk sel darah menjadi berkurang. Perhatikan apakah Anda sering mengalami cegukan (di luar kewajaran). Penyebabnya kenapa, memang belum diketahui hingga saat ini, tetapi bisa menjadi pertanda gangguan pada fungsi ginjal. Menderita sakit maag dan peradangan pada usus juga dapat dijadikan tanda.
Gangguan fungsi hormonal jika terjadi terus menerus juga dapat menjadi pertanda ada yang tidak beres pada ginjal. Diantaranya terjadi penurunan libido, fertilitas, dan akibat seksual lainnya. Pada wanita bisa terjadi gangguan menstruasi hingga tidak mengalami menstruasi lagi.
Terjadi pula gangguan metabolisme glukosa, resistensi insulin, hingga gangguan produksi insulin yang menyebabkan penyakit kencing manis atau diabetes. Begitu juga gangguan metabolisme lemak yang ditandai oleh meningkatnya kadar trigliserida, kolesterol, dan lainnya dalam darah.
Telapak Kaki Kesemutan
Pada taraf yang lebib parah, yaitu menderita gagal ginjai, tanda-tandanya lebih jelas lagi. Seperti timbulnya gangguan pada sistem saraf dan otot. Kaki sering terasa pegal atau restless leg syndrome, akibatnya sering menggerak-gerakkan kaki. Timbul rasa seperti terbakar atau kesemutan, terutama pada telapak kaki (burning feet syndrome).
Pada kasus gagal ginjal juga terjadi ensefalopati metabolik, yang mengakibatkan perasaan lemah, tidak bisa tidur, gangguan konsentrasi, tremor, hingga dapat menyebabkan kejang. Satu lagi adalah otot menjadi lemah dan mengecil, terutama pada tungkai.
Jangan lupa perhatikan juga adakah gangguan pada sistem jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular). Biasanya ditandai dengan terjadinya peningkatan tekanan darah (hipertensi).
Penderita sering juga mengalami nyeri dada dan sesak napas. Hal ini disebabkan selaput pembungkus jantung mengalami peradangan. Karena itu, orang yang memiliki masalah jantung agar lebih berhati-hati karena berisiko besar mengalami gangguan ginjal.
Kelebihan Protein
Langkah yang hingga kini cukup efektif untuk mengetahui apakah fungsi ginjal mulai atau sudah terganggu adalah tes proteinuria. Tes ini untuk mengetahui apakah di dalam urin terkandung protein dalam jumlah melebihi nilai normal (150 mg/urin per 24 jam).
Protein bagi tubuh berfungsi sebagai pembangun sistem pertahanan tubuh agar bisa menghadapi serangan penyakit infeksi, membantu sistem pembekuan darah, dan menjaga agar cairan yang beredar dalam tubuh berada dalam jumlah dan komposisi yang tepat.
Beberapa organisasi kesehatan merekomenasikan agar setiap orang harus secara teratur mengecek apakah mengalami proteinuria atau tidak. Dengan demikian, penyakit ginjal dapat dideteksi segera dan diobati sebelum berada dalam kondisi parah atau kronis.
Sebuah penelitian yang disponsori National Institutes of Health di AS pada tahun 1996 mengungkapkan, proteinuria adalah peramal yang paling baik dari gagal ginjal progresif pada mereka yang menyandang penyakit diabetes melitus tipe 2. The National Kidney Foundation maupun Yayasan Ginjal Indonesia juga merekomendasikan check up rutin, termasuk mengetes protein yang terbuang melalui air seni.
Hal ini perlu dilakukan siapa pun, terutama mereka yang termasuk kelompok risiko. Mereka yang termasuk kelompok risiko adalah penderita diabetes melitus, hipertensi, atau mempunyai riwayat keluarga penderita proteinuria.
Air Seni Berbusa
Jika protein sudah sedemikian banyak terbuang melalul air seni, ditandai dengan air seni yang berbusa. Tubuh kekurangan protein yang menyebabkan komposisi darah tidak bisa lagi mempertahankan keseimbangan cairan. Sebagai hasilnya terjadi pembengkakan pada tangan, kaki, dan perut. Meski demikian, tidak semua penderita proteinuria mengalami hal seperti itu. Ada juga yang tanpa gejala dan baru diketahui pada saat tanda-tanda payah ginjal muncul. Karena itu, satu-satunya cara mendeteksi proteinuria adalah dengan melakukan pemeriksaan laboratorium secara berkala (enam atau setahun sekali atau jika perlu lebih sering).
Seperti dianjurkan oleh Perhimpunan Nefrologi Indonesia (ahli ginjal), untuk mengetahui adanya proteinuria, air seni yang baik buat diperiksa adalah pada saat pagi hari karena telah mengalami pemekatan pada malam harinya.
Biasanya dengan dipsticks, berupa kertas tipis yang akan berubah warna jika urin mengandung protein, dan terlihat berapa kadarnya. Warna yang keluar bisa dicocokkan dengan list warna yang disertakan dalam wadah dipsticks.
Namun, pemeriksaan jenis ini masih terlalu sederhana dan hanya bisa mendeteksi protein jenis albumin saja. Lebih baik lakukan pemeriksaan di laboratorium yang teruji untuk hasil maksimal.
Apakah Anda memiliki beragam tanda-tanda di atas? Jika ya, segeralah perbaiki pola hidup Anda dan konsultasikan ke dokter ahli untuk pengobatan lebih lanjut.
Source: www.kompas.com
Jika menyebut bau mulut, sebagian orang mungkin akan lebih melihatnya sebagai persoalan kosmetik, berhubungan dengan urusan penampilan, atau adanya masalah pada gigi. Kebanyakan kasus bau mulut memang berhubungan dengan gigi berlubang atau adanya infeksi pada mulut.
Namun, dalam kondisi tertentu, bau mulut yang berlebih dapat dijadikan ukuran fungsi ginjal seseorang mulai bermasalah. Apalagi jika tidak ada masalah pada gigi dan mulut.
Dr. Djoko Hardiman, Sp.PD, menilai bahwa adanya gangguan pada sistem pencernaan dapat dijadikan indikator fungsi ginjal mulai bermasalah. Tidak adanya nafsu makan, mual, hingga muntah-muntah adalah sebagian reaksinya.
Hal ini terjadi karena ginjal terganggu. Metabolisme protein di usus juga terganggu dan terbentuk zat-zat seperti amoniak dan lainnya yang membuat usus menjadi sembab.
Munculnya bau khas yang keluar dari mulut atau fetoruremik, disebabkan ureum yang berlebih pada air liur. Oleh bakteri dimulut (yang biasanya memang ada), ureum diubah menjadi amoniak, sehingga saat bernapas dan berbicara baunya amoniak. Selain itu, bisa timbul luka-luka kecil pada bibir.
Gangguan Pencernaan
Selain bau mulut, menurut Dr. Djoko, kurang darah merupakan tanda lain bila ginjal mulai tergang gu. Hal ini terjadi karena kurangnya produksi eritropoetin, sehingga rangsangan pada sumsum tulang untuk membentuk sel darah menjadi berkurang. Perhatikan apakah Anda sering mengalami cegukan (di luar kewajaran). Penyebabnya kenapa, memang belum diketahui hingga saat ini, tetapi bisa menjadi pertanda gangguan pada fungsi ginjal. Menderita sakit maag dan peradangan pada usus juga dapat dijadikan tanda.
Gangguan fungsi hormonal jika terjadi terus menerus juga dapat menjadi pertanda ada yang tidak beres pada ginjal. Diantaranya terjadi penurunan libido, fertilitas, dan akibat seksual lainnya. Pada wanita bisa terjadi gangguan menstruasi hingga tidak mengalami menstruasi lagi.
Terjadi pula gangguan metabolisme glukosa, resistensi insulin, hingga gangguan produksi insulin yang menyebabkan penyakit kencing manis atau diabetes. Begitu juga gangguan metabolisme lemak yang ditandai oleh meningkatnya kadar trigliserida, kolesterol, dan lainnya dalam darah.
Telapak Kaki Kesemutan
Pada taraf yang lebib parah, yaitu menderita gagal ginjai, tanda-tandanya lebih jelas lagi. Seperti timbulnya gangguan pada sistem saraf dan otot. Kaki sering terasa pegal atau restless leg syndrome, akibatnya sering menggerak-gerakkan kaki. Timbul rasa seperti terbakar atau kesemutan, terutama pada telapak kaki (burning feet syndrome).
Pada kasus gagal ginjal juga terjadi ensefalopati metabolik, yang mengakibatkan perasaan lemah, tidak bisa tidur, gangguan konsentrasi, tremor, hingga dapat menyebabkan kejang. Satu lagi adalah otot menjadi lemah dan mengecil, terutama pada tungkai.
Jangan lupa perhatikan juga adakah gangguan pada sistem jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular). Biasanya ditandai dengan terjadinya peningkatan tekanan darah (hipertensi).
Penderita sering juga mengalami nyeri dada dan sesak napas. Hal ini disebabkan selaput pembungkus jantung mengalami peradangan. Karena itu, orang yang memiliki masalah jantung agar lebih berhati-hati karena berisiko besar mengalami gangguan ginjal.
Kelebihan Protein
Langkah yang hingga kini cukup efektif untuk mengetahui apakah fungsi ginjal mulai atau sudah terganggu adalah tes proteinuria. Tes ini untuk mengetahui apakah di dalam urin terkandung protein dalam jumlah melebihi nilai normal (150 mg/urin per 24 jam).
Protein bagi tubuh berfungsi sebagai pembangun sistem pertahanan tubuh agar bisa menghadapi serangan penyakit infeksi, membantu sistem pembekuan darah, dan menjaga agar cairan yang beredar dalam tubuh berada dalam jumlah dan komposisi yang tepat.
Beberapa organisasi kesehatan merekomenasikan agar setiap orang harus secara teratur mengecek apakah mengalami proteinuria atau tidak. Dengan demikian, penyakit ginjal dapat dideteksi segera dan diobati sebelum berada dalam kondisi parah atau kronis.
Sebuah penelitian yang disponsori National Institutes of Health di AS pada tahun 1996 mengungkapkan, proteinuria adalah peramal yang paling baik dari gagal ginjal progresif pada mereka yang menyandang penyakit diabetes melitus tipe 2. The National Kidney Foundation maupun Yayasan Ginjal Indonesia juga merekomendasikan check up rutin, termasuk mengetes protein yang terbuang melalui air seni.
Hal ini perlu dilakukan siapa pun, terutama mereka yang termasuk kelompok risiko. Mereka yang termasuk kelompok risiko adalah penderita diabetes melitus, hipertensi, atau mempunyai riwayat keluarga penderita proteinuria.
Air Seni Berbusa
Jika protein sudah sedemikian banyak terbuang melalul air seni, ditandai dengan air seni yang berbusa. Tubuh kekurangan protein yang menyebabkan komposisi darah tidak bisa lagi mempertahankan keseimbangan cairan. Sebagai hasilnya terjadi pembengkakan pada tangan, kaki, dan perut. Meski demikian, tidak semua penderita proteinuria mengalami hal seperti itu. Ada juga yang tanpa gejala dan baru diketahui pada saat tanda-tanda payah ginjal muncul. Karena itu, satu-satunya cara mendeteksi proteinuria adalah dengan melakukan pemeriksaan laboratorium secara berkala (enam atau setahun sekali atau jika perlu lebih sering).
Seperti dianjurkan oleh Perhimpunan Nefrologi Indonesia (ahli ginjal), untuk mengetahui adanya proteinuria, air seni yang baik buat diperiksa adalah pada saat pagi hari karena telah mengalami pemekatan pada malam harinya.
Biasanya dengan dipsticks, berupa kertas tipis yang akan berubah warna jika urin mengandung protein, dan terlihat berapa kadarnya. Warna yang keluar bisa dicocokkan dengan list warna yang disertakan dalam wadah dipsticks.
Namun, pemeriksaan jenis ini masih terlalu sederhana dan hanya bisa mendeteksi protein jenis albumin saja. Lebih baik lakukan pemeriksaan di laboratorium yang teruji untuk hasil maksimal.
Apakah Anda memiliki beragam tanda-tanda di atas? Jika ya, segeralah perbaiki pola hidup Anda dan konsultasikan ke dokter ahli untuk pengobatan lebih lanjut.
Source: www.kompas.com
Selasa, 03 April 2012
Ini yang Bikin Lemak di Perut Perempuan Menumpuk
Lemak yang menumpuk di perut perempuan tidak hanya meningkatkan risiko beberapa penyakit, tapi juga bisa mengganggu penampilan dan menghambatnya berbusana. Sebenarnya apa yang membuat lemak-lemak ini menumpuk di perut?
Kelebihan lemak di perut adalah masalah umum yang banyak dijumpai oleh perempuan. Lemak yang menumpuk ini bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular seperti jantung, diabetes dan beberapa jenis kanker.
Walaupun diketahui ada berbagai penyebab yang bisa mengembangkan kelebihan lemak di perut, tapi beberapa faktor diketahui menjadi penyebab paling umum dari kondisi ini, seperti dikutip dari Mayoclinic.com, Rabu (28/3/2012) yaitu:
1. Keturunan
Faktor keturunan dari orangtua memainkan peran dalam mengembangkan berlebih di perut pada beberapa perempuan. Genetik tertentu membuat perempuan lebih mudah menumpuk lemak di perut.
Faktor ini umumnya sulit untuk dihilangkan, meski begitu beberapa hal diketahui bisa membantu mengurangi lemak yaitu melalui latihan aerobik dan olahraga pengencangan otot perut.
2. Penuaan
Seiring bertambahnya usia, produksi hormon dehydroepiandrosterone (DHEA) mulai menurun. Studi dari Harvard Women's Health Watch menemukan hubungan penurunan hormon ini dengan peningkatan akumulasi lemak di perut.
Selain itu, pertambahan usia membuat metabolisme tubuh mulai melambat sehingga bisa menjadi penyebab lain yang berkaitan dengan lemak perut berlebih.
3. Stres
Berdasarkan studi tahun 2000 oleh Elissa S Epel, PhD dan rekan dari Yale University, diketahui perempuan yang lebih rentan terhadap stres cenderung memiliki lemak perut berlebih meskipun ia tidak kelebihan berat badan. Hal ini kemungkinan akibat efek dari hormon stres kortisol yang membuat terjadinya akumulasi lemak di sekitar organ perut.
4. Perubahan hormon
Perubahan hormon yang terkait dengan menopause menjadi penyebab umum lemak berlebih di perut. Menopause menyebabkan penurunan dalam produksi hormon seks estrogen yang mengarah pada peningkatan lemak perut.
Selain itu menopause juga menyebabkan pergeseran lokasi tubuh dalam menyimpan lemak, yaitu menyimpan di kaki, lengan, pinggul dan daerah sekitar perut.
Sumber: http://health.detik.com/read/2012/03/28/074530/1878401/763/ini-yang-bikin-lemak-di-perut-perempuan-menumpuk
Jumat, 16 Maret 2012
Manfaat Jalan Kaki Bagi Kesehatan
oleh:Aribowo Suprayogi
Berjalan kaki secara rutin, banyak manfaatnya bagi kesehatan. Sering diantara kita enggan untuk bangun pagi dan berjalan kaki minimal 30 menit setiap hari. Manfaat bagi kesehatan lebih terasa jika jalan kaki dilakukan secara cepat dan terManfaat Jalan Kaki Bagi Kesehatan
gopoh-gopoh. Studi dalam beberapa tahun terakhir semakin mengukuhkan bahwa berjalan tergopoh-gopoh dan bukan jalan santai memang memberi banyak manfaat bagi kesehatan kita. Berrikut ini beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari aktivitas jalan kaki.
Cegah Serangan Jantung.
Berjalan kaki dapat menekan risiko serangan jantung. Otot jantung membutuhkan aliran darah lebih deras (dari pembuluh koroner yang memberinya makan) agar bugar dan berfungsi normal memompakan darah tanpa henti. Berjalan kaki tergopoh-gopoh memperderas aliran darah ke dalam koroner jantung. Dengan demikian kecukupan oksigen otot jantung terpenuhi dan otot jantung terjaga untuk bisa tetap cukup berdegup. Bukan hanya itu, Kelenturan pembuluh darah arteri tubuh yang terlatih menguncup dan mengembang akan terbantu oleh mengejangnya otot-otot tubuh yang berada di sekitar dinding pembuluh darah sewaktu melakukan kegiatan berjalan kaki tergopoh-gopoh itu. Hasil akhirnya, tekanan darah cenderung menjadi lebih rendah, pelengketan antarsel darah yang bisa berakibat gumpalan bekuan darah penyumbat pembuluh juga akan berkurang.
Selain itu, kolesterol baik (HDL) yang bekerja sebagai spons penyerap kolesterol jahat (LDL) akan meningkat dengan berjalan kaki tergopoh-gopoh. Tidak banyak cara di luar obat yang dapat meningkatkan kadar HDL selain dengan bergerak badan. Berjalan kaki tergopoh-gopoh tercatat mampu menurunkan risiko serangan jantung menjadi tinggal separuhnya.
Mencegah Stroke.
Kendati manfaat berjalan kaki tergopoh-gopoh terhadap stroke pengaruhnya belum senyata terhadap serangan jantung koroner, beberapa studi menunjukkan hasil yang menggembirakan. Tengok saja bukti alami nenek-moyang kita yang lebih banyak melakukan kegiatan berjalan kaki setiap hari, kasus stroke zaman dulu tidak sebanyak sekarang. Salah satu studi terhadap 70 ribu perawat (Harvard School of Public Health) yang dalam bekerja tercatat melakukan kegiatan berjalan kaki sebanyak 20 jam dalam seminggu, risiko mereka terserang stroke menurun duapertiga.
Berat badan stabil.
Ternyata dengan membiasakan berjalan kaki rutin, laju metabolisme tubuh ditingkatkan. Selain sejumlah kalori terbuang oleh aktivitas berjalan kaki, kelebihan kalori yang mungkin ada akan terbakar oleh meningkatnya metabolisme tubuh, sehingga kenaikan berat badan tidak terjadi.
Menurunkan berat badan.
Ya, selain berat badan dipertahankan stabil, mereka yang mulai kelebihan berat badan, bisa diturunkan dengan melakukan kegiatan berjalan kaki tergopoh-gopoh itu secara rutin. Kelebihan gajih di bawah kulit akan dibakar bila rajin melakukan kegiatan berjalan kaki cukup laju paling kurang satu jam.
Mencegah Diabetes.
Membiasakan berjalan kaki melaju sekitar 6 km per jam, waktu tempuh sekitar 50 menit, ternyata dapat menunda atau mencegah berkembangnya diabetes Tipe 2, khususnya pada mereka yang bertubuh gemuk. Ini didasarkan study dari National Institute of Diabetes and Gigesive & Kidney Diseases.
Sebagaimana kita tahu bahwa kasus diabetes yang bisa diatasi tanpa perlu minum obat, bisa dilakukan dengan memilih gerak badan rutin berkala. Selama gula darah bisa terkontrol hanya dengan cara bergerak badan, obat tidak diperlukan. Itu berarti bahwa berjalan kaki tergopoh-gopoh sama manfaatnya dengan obat antidiabetes.
Mencegah osteoporosis.
Gerak badan dan berjalan kaki cepat, bukan saja otot-otot badan yang diperkokoh, melainkan tulang-belulang juga. Untuk metabolisme kalsium, bergerak badan diperlukan juga, selain butuh paparan cahaya matahari pagi. Tak cukup ekstra kalsium dan vitamin D saja untuk mencegah atau memperlambat proses osteoporosis. Tubuh juga membutuhkan gerak badan dan memerlukan waktu paling kurang 15 menit terpapar matahari pagi agar terbebas dari ancaman osteoporosis.
Mereka yang melakukan gerak badan sejak muda, dan cukup mengonsumsi kalsium, sampai usia 70 tahun diperkirakan masih bisa terbebas dari ancaman pengeroposan tulang.
Meredakan encok lutut.
Lebih sepertiga orang usia lanjut di Amerika mengalami encok lutut (osteoarthiris). Dengan membiasakan diri berjalan kaki cepat atau memilih berjalan di dalam kolam renang, keluhan nyeri encok lutut bisa mereda. Untuk mereka yang mengidap encok lutut, kegiatan berjalan kaki perlu dilakukan berselang-seling, tidak setiap hari. Tujuannya untuk memberi kesempatan kepada sendi untuk memulihkan diri.
Mengobati Depresi.
Ternyata bergerak badan dengan berjalan kaki cepat juga membantu pasien dengan status depresi. Berjalan kaki tergopoh-gopoh bisa menggantikan obat antidepresan yang harus diminum rutin. Studi ihwal terbebas dari depresi dengan berjalan kaki sudah dikerjakan lebih 10 tahun.
Jadi jangan ragu, tidak ada salahnya anda untuk memulai hidup sehat dengan berjalan kaki setiap harinya. (Disarikan dari berbagai sumber)
sumber: http://kesehatan.liputan6.com/read/277890/Seribu.Manfaat.Jalan.Kaki.Bagi.Kesehatan
Berjalan kaki secara rutin, banyak manfaatnya bagi kesehatan. Sering diantara kita enggan untuk bangun pagi dan berjalan kaki minimal 30 menit setiap hari. Manfaat bagi kesehatan lebih terasa jika jalan kaki dilakukan secara cepat dan terManfaat Jalan Kaki Bagi Kesehatan
gopoh-gopoh. Studi dalam beberapa tahun terakhir semakin mengukuhkan bahwa berjalan tergopoh-gopoh dan bukan jalan santai memang memberi banyak manfaat bagi kesehatan kita. Berrikut ini beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari aktivitas jalan kaki.
Cegah Serangan Jantung.
Berjalan kaki dapat menekan risiko serangan jantung. Otot jantung membutuhkan aliran darah lebih deras (dari pembuluh koroner yang memberinya makan) agar bugar dan berfungsi normal memompakan darah tanpa henti. Berjalan kaki tergopoh-gopoh memperderas aliran darah ke dalam koroner jantung. Dengan demikian kecukupan oksigen otot jantung terpenuhi dan otot jantung terjaga untuk bisa tetap cukup berdegup. Bukan hanya itu, Kelenturan pembuluh darah arteri tubuh yang terlatih menguncup dan mengembang akan terbantu oleh mengejangnya otot-otot tubuh yang berada di sekitar dinding pembuluh darah sewaktu melakukan kegiatan berjalan kaki tergopoh-gopoh itu. Hasil akhirnya, tekanan darah cenderung menjadi lebih rendah, pelengketan antarsel darah yang bisa berakibat gumpalan bekuan darah penyumbat pembuluh juga akan berkurang.
Selain itu, kolesterol baik (HDL) yang bekerja sebagai spons penyerap kolesterol jahat (LDL) akan meningkat dengan berjalan kaki tergopoh-gopoh. Tidak banyak cara di luar obat yang dapat meningkatkan kadar HDL selain dengan bergerak badan. Berjalan kaki tergopoh-gopoh tercatat mampu menurunkan risiko serangan jantung menjadi tinggal separuhnya.
Mencegah Stroke.
Kendati manfaat berjalan kaki tergopoh-gopoh terhadap stroke pengaruhnya belum senyata terhadap serangan jantung koroner, beberapa studi menunjukkan hasil yang menggembirakan. Tengok saja bukti alami nenek-moyang kita yang lebih banyak melakukan kegiatan berjalan kaki setiap hari, kasus stroke zaman dulu tidak sebanyak sekarang. Salah satu studi terhadap 70 ribu perawat (Harvard School of Public Health) yang dalam bekerja tercatat melakukan kegiatan berjalan kaki sebanyak 20 jam dalam seminggu, risiko mereka terserang stroke menurun duapertiga.
Berat badan stabil.
Ternyata dengan membiasakan berjalan kaki rutin, laju metabolisme tubuh ditingkatkan. Selain sejumlah kalori terbuang oleh aktivitas berjalan kaki, kelebihan kalori yang mungkin ada akan terbakar oleh meningkatnya metabolisme tubuh, sehingga kenaikan berat badan tidak terjadi.
Menurunkan berat badan.
Ya, selain berat badan dipertahankan stabil, mereka yang mulai kelebihan berat badan, bisa diturunkan dengan melakukan kegiatan berjalan kaki tergopoh-gopoh itu secara rutin. Kelebihan gajih di bawah kulit akan dibakar bila rajin melakukan kegiatan berjalan kaki cukup laju paling kurang satu jam.
Mencegah Diabetes.
Membiasakan berjalan kaki melaju sekitar 6 km per jam, waktu tempuh sekitar 50 menit, ternyata dapat menunda atau mencegah berkembangnya diabetes Tipe 2, khususnya pada mereka yang bertubuh gemuk. Ini didasarkan study dari National Institute of Diabetes and Gigesive & Kidney Diseases.
Sebagaimana kita tahu bahwa kasus diabetes yang bisa diatasi tanpa perlu minum obat, bisa dilakukan dengan memilih gerak badan rutin berkala. Selama gula darah bisa terkontrol hanya dengan cara bergerak badan, obat tidak diperlukan. Itu berarti bahwa berjalan kaki tergopoh-gopoh sama manfaatnya dengan obat antidiabetes.
Mencegah osteoporosis.
Gerak badan dan berjalan kaki cepat, bukan saja otot-otot badan yang diperkokoh, melainkan tulang-belulang juga. Untuk metabolisme kalsium, bergerak badan diperlukan juga, selain butuh paparan cahaya matahari pagi. Tak cukup ekstra kalsium dan vitamin D saja untuk mencegah atau memperlambat proses osteoporosis. Tubuh juga membutuhkan gerak badan dan memerlukan waktu paling kurang 15 menit terpapar matahari pagi agar terbebas dari ancaman osteoporosis.
Mereka yang melakukan gerak badan sejak muda, dan cukup mengonsumsi kalsium, sampai usia 70 tahun diperkirakan masih bisa terbebas dari ancaman pengeroposan tulang.
Meredakan encok lutut.
Lebih sepertiga orang usia lanjut di Amerika mengalami encok lutut (osteoarthiris). Dengan membiasakan diri berjalan kaki cepat atau memilih berjalan di dalam kolam renang, keluhan nyeri encok lutut bisa mereda. Untuk mereka yang mengidap encok lutut, kegiatan berjalan kaki perlu dilakukan berselang-seling, tidak setiap hari. Tujuannya untuk memberi kesempatan kepada sendi untuk memulihkan diri.
Mengobati Depresi.
Ternyata bergerak badan dengan berjalan kaki cepat juga membantu pasien dengan status depresi. Berjalan kaki tergopoh-gopoh bisa menggantikan obat antidepresan yang harus diminum rutin. Studi ihwal terbebas dari depresi dengan berjalan kaki sudah dikerjakan lebih 10 tahun.
Jadi jangan ragu, tidak ada salahnya anda untuk memulai hidup sehat dengan berjalan kaki setiap harinya. (Disarikan dari berbagai sumber)
sumber: http://kesehatan.liputan6.com/read/277890/Seribu.Manfaat.Jalan.Kaki.Bagi.Kesehatan
Langganan:
Postingan (Atom)

