Kebiasaan-kebiasaan Tak Sehat Orang Indonesia di Bulan PuasaSaat bulan Ramadan tiba, seluruh umat Muslim di dunia diwajibkan menunaikan ibadah puasa. Tak hanya untuk mendapatkan pahala, berpuasa juga banyak memberikan manfaat kesehatan. Sayangnya, ada beberapa kebiasaan orang Indonesia yang dinilai tidak sehat dan justru membuat puasa terasa semakin berat.
Jika dilakukan dengan benar, puasa memberikan banyak manfaat untuk kesehatan, antara lain detoksifikasi (membersihkan tubuh), memicu proses penyembuhan dan penurunan berat badan.
Namun beberapa kebiasaan berikut dapat membuat ibadah puasa terasa berat dan juga tak sehat untuk tubuh
1. Banyak makan manis saat sahur
Menurut Dr Tati, makanan yang terlalu manis dan karbohidrat sederhana akan meningkatkan gula darah secara cepat namun kemudian akan menurunkannya secara drastis, yang akhirnya akan menyebabkan tubuh kekurangan zat gula sebagai zat tenaga sehingga tubuh cepat lemas, cepat lapar dan mengantuk.
2. Langsung tidur sehabis sahur
“Setelah makan, makanan akan disimpan di dalam lambung. Nah, ketika Anda langsung tidur sehabis sahur, maka makanan itu akan berbalik arah lagi ke atas. Setidaknya beri jedah 1-2 jam,” ujar Dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, dari FKUI-RSCM.
Kondisi ini disebut refluks esofagus. Bila ini terjadi, makanan yang baru saja mencapai lambung akan berbalik arah ke kerongkongan dan membawa asam lambung. Akibatnya, kerongkongan akan terasa kering, panas, membuat mual, mulas dan ingin muntah. Ini akan semakin parah pada penderita maag.
3. Buka puasa pakai gorengan
Gorengan membawa efek yang tidak baik untuk saluran tenggorokan dan pencernaan, terutama bagi orang yang seharian mengosongkan perut. Makanan yang tinggi lemak seperti gorengan akan membuat orang rentan terserang batuk dan memperlambat pengosongan lambung.
Hal ini tidak baik untuk orang yang baru berbuka puasa. Karena setelah 14 jam lambung kosong, tubuh butuh nutrisi yang cukup, tapi dengan adanya lemak tubuh akan merasa sudah kenyang dan akhirnya penyerapan nutrisi pun terhambat.
4. ‘Balas dendam’ saat buka puasa bikin kolesterol naik
“Puasa sebenarnya bagus sekali untuk kesehatan tubuh, sepanjang orang mau membatasi pola makannya. Dan tidak ada itu kata balas dendam,” ujar dr Arieska Ann Soenarta, Sp.JP (K), spesialis penyakit jantung dan pembuluh darah RS Harapan Kita.
Menurut dr Ann, banyak sekali kecenderungan orang makan tidak terkontrol pada bulan puasa, terutama pada saat buka puasa. Hal ini dapat diamati dengan penuhnya restoran-restoran mahal yang menyajikan berbagai makanan termasuk makanan berkolesterol tinggi, di saat buka puasa.
5. Puasa malah makin gemuk karena makan berlebihan
“Pada prinsipnya, orang menjadi gemuk karena makanan yang dikonsumsi lebih banyak dari makanan yang diolah menjadi tenaga. Hal ini banyak terjadi di bulan puasa,” ungkap Dr Samuel Oetoro, SpG.K., ahli gizi klinik FKUI-RSCM.
Biasanya orang yang berpuasa akan makan berlebihan ketika sahur karena takut lemas atau makan balas dendam saat buka. Sedangkan di pagi dan siang harinya, aktivitas fisik yang dilakukan berkurang, banyak tidur dan jarang sekali bergerak. Alhasil, lemak menumpuk dan akhirnya berat badan meningkat.
semoga bermanfaat…
Minggu, 29 Juli 2012
Senin, 09 Juli 2012
Bonny : In memoriam
BONNY: In Memoriam
"Jadi kalau dr tol buah batu keluar arah buah batu nanti setelah lewat pasar kordon ada putar balik dan di pasar kordon belok kiri lurus aja kurang lebih 1km diselah kiri agak masuk kedalam ada mesjidnya biruu besar dan bertingkat jam berapa loe jalan nanti gw gambarin gw kirim BB"
Begitulah sms terakhir yg sy terima, ktk menanyakannya dimana masjid terdekat dr Polda Jabar...
Krn hari jum'at pagi saya mendapat panggilan dari Polda jabar utk BAP, sehubungan kasus tanah di Wilayah kerja Polda Jabar.
Saya hanya menanyakan dg sepotong kalimat ringan saja, tp almarhum menjawab dg. Antusias dan semangat utk membantu sahabatnya menemukan masjid terdekat, agar bisa sholat jum'at dg khusyu'. Bahkan masih ditambah dg coretan gambar peta yg dibuatnya dan difoto serta dikirim lewat bbm...
Tidak pernah terlintas dipikiran saya, itulah komunikasi terakhir saya dengan almarhum. Lebih saya sesalkan lagi, saya belum sempat bersyukur dan berterimakasih secara tulisan atas bantuan almarhum tersebut...
Puncaknya dini hari tadi saat sempat tahajud dan berdo'a, tak henti2nya ....
...Air mata ini mengalir... Serasa ada yg hilang dr tubuh saya ini... Pagi yg dingin dan sejuk ini tdk ada "Ping" dr BB yg membangunkan saya utk sholat malam...utk berdo'a dan bermujat dg Sang Pencipta..ILLahi Robb... sy terbangun dg sendirinya dan menengok bb yg diam, dan tdk ada ucapan "pagi masSet"....
Baru sadar, sahabat yg biasa menyapa saat tahajud, sdh "berpulang" menghadap Dzat yg Paling DiCintainya..Tuhan Semesta Alam..
Hingga subuh menjelang, spt biasa, sy bangunkan istri dan anak2 utk sholat subuh berjama'ah...
Ketika pada raka'at kedua, saya membaca surat Az-Zalzalah..tiba pada ayat ke 7-8, tenggorokan in tak sanggup mengeluarkan suara..
فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ
وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ
"Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya." (az-Zalzalah: 7-8)
Sebab turunnya ayat
Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Said bin Jabir yang berkata, "Tatkala turun ayat, 'Dan mereka.memberikan mak anan yang disukai- nya...' kaum muslimin berpikiran bahwa mereka tidak akan diberi pahala jika melakukan kebaikan yang kecil, sementara yang lain berpandangan bahwa mereka tidak akan mendapat siksaan jika melakukan dosa-dosa kecil, seperti berbohong, melihat kepada yang haram, menggunjing, dan hal-hal sejenis. Mereka antara lain berkata, 'Sesungguhnya Allah hanya menyiksa orang-orang yang melakukan dosa besar' Allah lalu menurunkan ayat, 'Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrahr niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya'.
Kenapa saya tak kuat membaca ayat itu?
Sebab saya teringat sentuhan bantuan almarhum, walaupun kecil kecil, tapi besar artinya bagi saya..
Seperti mengantarkaan titipan/amanah teman yg lain, antar jus bawang putih, sampai membawakan saya ayam goreng Al Baik waktu almarhum umroh....
Secara hitungan duniawi, nilainya tdk seberapa, tapi secara bathin saya, itu bantuan dan sentuhan amalan yg luar biasa yg bisa diberikan seorang sahabat...
Ayat tadi mengingatkan saya, agar jangan anggap remeh bantuan sekecil apapun, sb Alloh akan membalasnya dg pahala disisiiNYA. Dan sebaliknya jangan anggap remeh perbuatan tercela, berapapun kecilnya, Alloh pun akan mengganjarnya dg catatan buruk disisiNYA (na'udzubillahi min dzalik)
Sekarang rekan Bonny sdh berpulang dan terlelap dlm istirahat terpanjangnya. Menunggu panggilan berikutnya untuk menuju rumah abadi, rumah yg dibangun, ditata dan diwarnai dengan kebaikan amal ibadahnya di dunia...
Selamat beristirahat "Kak Bon" Kamu tlah banyak mengajarkan kami bagaimana ber sahabat dg ikhlash, bagaimana beramal secara sederhana, bagaimana beribadah tanpa riya', bagaimana perbuatan kecil tapi bermanfaat utk orang banyak...
Saya cuma bisa berdo'a agar rumah indahmu sdh selesai dan menunggu penghuni dan pemiliknya untuk ditempati..dan berkumpul dengan ayah bunda yg sdh lbh dulu pulang...dan putra kebanggaanmu kelak bisa menggantikan ayahnya, menjadi putra yg sholih, pelindung bundanya, pejuang agama yg tangguh serta menjadi putra yg kelak menjadi penggerak generasinya menjadi generasi yg lbh baik dari kami semua...
Trumakasih dan jazakallohu khoyron atas bantuaan Kak Bon selama hidupmu. Kami hanya bisa membalas dengan do'a yg mungkin bisa menambah ketenangan istirahat panjangmu...
Wassalam
Setiawan
"Jadi kalau dr tol buah batu keluar arah buah batu nanti setelah lewat pasar kordon ada putar balik dan di pasar kordon belok kiri lurus aja kurang lebih 1km diselah kiri agak masuk kedalam ada mesjidnya biruu besar dan bertingkat jam berapa loe jalan nanti gw gambarin gw kirim BB"
Begitulah sms terakhir yg sy terima, ktk menanyakannya dimana masjid terdekat dr Polda Jabar...
Krn hari jum'at pagi saya mendapat panggilan dari Polda jabar utk BAP, sehubungan kasus tanah di Wilayah kerja Polda Jabar.
Saya hanya menanyakan dg sepotong kalimat ringan saja, tp almarhum menjawab dg. Antusias dan semangat utk membantu sahabatnya menemukan masjid terdekat, agar bisa sholat jum'at dg khusyu'. Bahkan masih ditambah dg coretan gambar peta yg dibuatnya dan difoto serta dikirim lewat bbm...
Tidak pernah terlintas dipikiran saya, itulah komunikasi terakhir saya dengan almarhum. Lebih saya sesalkan lagi, saya belum sempat bersyukur dan berterimakasih secara tulisan atas bantuan almarhum tersebut...
Puncaknya dini hari tadi saat sempat tahajud dan berdo'a, tak henti2nya ....
...Air mata ini mengalir... Serasa ada yg hilang dr tubuh saya ini... Pagi yg dingin dan sejuk ini tdk ada "Ping" dr BB yg membangunkan saya utk sholat malam...utk berdo'a dan bermujat dg Sang Pencipta..ILLahi Robb... sy terbangun dg sendirinya dan menengok bb yg diam, dan tdk ada ucapan "pagi masSet"....
Baru sadar, sahabat yg biasa menyapa saat tahajud, sdh "berpulang" menghadap Dzat yg Paling DiCintainya..Tuhan Semesta Alam..
Hingga subuh menjelang, spt biasa, sy bangunkan istri dan anak2 utk sholat subuh berjama'ah...
Ketika pada raka'at kedua, saya membaca surat Az-Zalzalah..tiba pada ayat ke 7-8, tenggorokan in tak sanggup mengeluarkan suara..
فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ
وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ
"Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya." (az-Zalzalah: 7-8)
Sebab turunnya ayat
Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Said bin Jabir yang berkata, "Tatkala turun ayat, 'Dan mereka.memberikan mak anan yang disukai- nya...' kaum muslimin berpikiran bahwa mereka tidak akan diberi pahala jika melakukan kebaikan yang kecil, sementara yang lain berpandangan bahwa mereka tidak akan mendapat siksaan jika melakukan dosa-dosa kecil, seperti berbohong, melihat kepada yang haram, menggunjing, dan hal-hal sejenis. Mereka antara lain berkata, 'Sesungguhnya Allah hanya menyiksa orang-orang yang melakukan dosa besar' Allah lalu menurunkan ayat, 'Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrahr niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya'.
Kenapa saya tak kuat membaca ayat itu?
Sebab saya teringat sentuhan bantuan almarhum, walaupun kecil kecil, tapi besar artinya bagi saya..
Seperti mengantarkaan titipan/amanah teman yg lain, antar jus bawang putih, sampai membawakan saya ayam goreng Al Baik waktu almarhum umroh....
Secara hitungan duniawi, nilainya tdk seberapa, tapi secara bathin saya, itu bantuan dan sentuhan amalan yg luar biasa yg bisa diberikan seorang sahabat...
Ayat tadi mengingatkan saya, agar jangan anggap remeh bantuan sekecil apapun, sb Alloh akan membalasnya dg pahala disisiiNYA. Dan sebaliknya jangan anggap remeh perbuatan tercela, berapapun kecilnya, Alloh pun akan mengganjarnya dg catatan buruk disisiNYA (na'udzubillahi min dzalik)
Sekarang rekan Bonny sdh berpulang dan terlelap dlm istirahat terpanjangnya. Menunggu panggilan berikutnya untuk menuju rumah abadi, rumah yg dibangun, ditata dan diwarnai dengan kebaikan amal ibadahnya di dunia...
Selamat beristirahat "Kak Bon" Kamu tlah banyak mengajarkan kami bagaimana ber sahabat dg ikhlash, bagaimana beramal secara sederhana, bagaimana beribadah tanpa riya', bagaimana perbuatan kecil tapi bermanfaat utk orang banyak...
Saya cuma bisa berdo'a agar rumah indahmu sdh selesai dan menunggu penghuni dan pemiliknya untuk ditempati..dan berkumpul dengan ayah bunda yg sdh lbh dulu pulang...dan putra kebanggaanmu kelak bisa menggantikan ayahnya, menjadi putra yg sholih, pelindung bundanya, pejuang agama yg tangguh serta menjadi putra yg kelak menjadi penggerak generasinya menjadi generasi yg lbh baik dari kami semua...
Trumakasih dan jazakallohu khoyron atas bantuaan Kak Bon selama hidupmu. Kami hanya bisa membalas dengan do'a yg mungkin bisa menambah ketenangan istirahat panjangmu...
Wassalam
Setiawan
Mengapa Mati Mendadak?
Mengapa Mati Mendadak?
11 Agustus 2009 pada 4:22 am | Ditulis dalam Kesehatan | 1 Komentar
Oleh Dr Handrawan Nadesul, Dokter Umum
(http://id.wikipedia.org/wiki/Handrawan_Nadesul)
Sumber: Kompas Cyber Media
Kasus mati mendadak sering kita dengar dalam hidup keseharian kita. Apa sesungguhnya di balik kematian mendadak itu? Apakah betul tidak hujan tidak ada angin sekonyong-konyong orang bisa mati ?
Bisa !
Di luar kasus penganiayaan berat, orang bisa sekonyong-konyong mati mendadak kendati sebelumnya tampak sehat-sehat saja. Namun, makna sehat di sini belum tentu berarti betul secara medis terbilang sehat.
Mungkin kelihatannya saja sehat, tapi sesungguhnya mengidap penyakit yang tak dirasakan atau tidak pula menunjukkan gejala maupun tanda-tanda. Penyakit jantung khususnya. Mengapa?
Pertama, karena penyakit jantung penyebab paling sering berujung kematian mendadak. Tidak semua orang terbiasa memeriksakan diri, paling kurang untuk check up. Perlahan tapi pasti, tanpa disadari, proses penyakit jantung yang mungkin sudah lama diidap terus saja berkembang.
Gangguan Jantung
Adapun penyakit jantung meliputi kasus-kasus (1) koroner, (2) pembengkakan jantung (akibat darah tinggi lama), (3) kelainan jantung bawaan (kebocoran jantung), dan bisa juga akibat serangan (4) infeksi jantung baik yang baru didapat maupun yang dulu (sehingga merusak otot
jantung, katup, atau pembuluh darahnya).
Apa pun jenis kasus penyakit jantungnya, ujungnya bisa berisiko kematian mendadak.
Kedua, tidak semua kasus penyakit jantung sudah memperlihatkan gejala atau menimbulkan keluhan pada awalnya. Tergantung jenis penyakit jantungnya, seberapa parah derajat penyakitnya, dan hal-hal lain apa saja yang memperberat penyakit jantungnya, sehingga pada suatu saat, sekadar sekali sontekan kecil saja mendadak penyakitnya sudah langsung berat, lalu mematikan.
Pengidap diabetes lama yang sudah berkomplikasi ke koroner jantung, sering tak merasakan keluhan nyeri dada (angina pectoris), si gejala jantung koroner paling khas. Itu sebab angka kematian mendadak karena serangan jantung lebih banyak dialami pengidap diabetes lama yang tak pernah memeriksakan kondisi jantungnya.
Itu alasan dalam ramalan medis tak mustahil kalau orang yang kelihatan sehat bisa saja mati mendadak. Namun, tentu tidak semua kasus serangan jantung yang berisiko merenggut nyawa pasti berakhir dengan kematian. Sekiranya saja ada kemudahan mendapatkan pertolongan pertama dan pasien tidak sedang berada seorang diri, ancaman kematian oleh serangan jantung mestinya bisa digagalkan.
Kalau saja tersedia pertolongan gawat darurat di tempat kejadian atau lekas-lekas mendapat pertolongan dalam hitungan golden hour (hitungan jam) dengan �resusitasi jantung-paru-paru� (CPR, Cardiopulmonary resuscitation), keadaan jantung mendadak berhenti berdenyut atau cardiac arrest, bisa dibuat batal merenggut nyawa.
Penyebab Gangguan
Jantung dapat terganggu fungsinya oleh sejumlah penyebab. Paling sering penyebabnya adalah sumbatan koroner.
Kita tahu penyakit jantung koroner urusan puluhan tahun. Jika lemak darah (kolesterol, trigliserida) dibiarkan tinggi untuk waktu lama, lambat laun akan terbentuk �karat lemak� pada dinding koroner, selain pada pembuluh darah mata, ginjal, dan otak.
�Karat lemak� pada pembuluh darah orang modern sudah mulai terbentuk sejak usia remaja. Tanpa mengontrol lemak darah dengan obat dan diet, diperkirakan cuma perlu waktu sepuluhan tahun untuk menjadikan pipa pembuluh koroner menjadi tersumbat total.
Namun, jauh hari sebelum pembuluh koroner tersumbat total akibat kekurangan jatah makanan (aliran darah pemasok oksigen), jantung seharusnya sudah lama menjerit. Jeritan jantung ini yang muncul sebagai gejala nyeri dada spesifik. Nyeri seperti tertiban, tertindih, tertekan barang berat di atas dada. Nyerinya bersifat menjalar ke lengan, leher, pundak, dan punggung.
Awalnya nyeri hanya berlangsung beberapa detik. Namun, jika lemak darah tidak dikontrol, dan pola gaya hidup tetap berisiko memperburuk koroner, serangan gejala nyeri dada semakin hari semakin berlangsung lama. Nyeri dada yang semakin hari semakin lama mencerminkan sumbatan koroner sudah semakin menebal, dan sumbatan koroner sudah semakin menutup penampang pipa pembuluh, yang berarti pasokan oksigen buat otot jantung yang dilayaninya semakin tipis saja.
Proses penyumbatan �karat lemak� bisa dihentikan bila lemak darah dan semua faktor risiko koroner ditiadakan. Sayangnya lebih banyak pengidap koroner yang abai, sehingga bukan jarang mati mendadak acap berlangsung di kamar hotel (kematian di atas pelana kuda) bersama pasangan seks yang bukan istri sendiri (sebab seks bukan dengan istri umumnya jauh lebih hot), atau saat tengah di meja makan (kelewat kenyang), atau di kamar mandi (mendadak paparan hawa dingin), atau di perjalanan (keletihan, stres, perubahan jadwal harian).
Meniadakan Faktor Risiko
Kita tidak mungkin bisa meramalkan kapan saatnya seseorang akan mengalami serangan koroner, kecuali hanya menduga saja bahwa akan datang harinya entah kapan kalau saja seseorang membiarkan hidupnya tetap di bawah ancaman berisiko koroner.
Antara lain membiarkan lemak darah tinggi, mengidap darah tinggi, kencing manis, perokok, gemuk. pola dan gaya hidup sedentary).
Yang sebetulnya dapat dilakukan oleh mereka yang berisiko koroner atau pengidap kelainan jantung lain, seberapa bisa meniadakan semua faktor risiko itu dan mengubahnya dengan pola dan gaya hidup yang berlawanan dengan kebiasaan sebelumnya, seperti dengan kembali makan teratur, tidur teratur, ada waktu jeda, kendurkan stres, cukup bergerak badan.
Yang perlu diperhatikan, pengidap jantung koroner berupaya membangun kebiasaan hidup teratur. Bagi pengidap jantung, setiap perubahan jadwal harian berisiko mengganggu kerja faali jantung yang sudah diset. Maka waspada kalau harus begadang, terlambat makan, tidak tidur siang, atau kelebihan beban kerja fisik, serta kebanjiran stres. Serangan jantung sering terjadi pada kondisi yang berubah dari kebiasaan sehari-hari seperti itu.
Jangan mandi dingin, terpapar hawa atau angin kencang sewaktu berjalan kaki, tidak mengedan kuat sewaktu buang air besar, makan kelewat kenyang, kurang waktu jeda, minum obat tidak sesuai jadwal atau dengan dosis memadai. Termasuk mewaspadai pola kegiatan seksual yang kelewat hot, serta menjauhkan olahraga statis (angkat beban, menggotong barang berat, misalnya).
Jangan abaikan pula keluhan perut jika tahu mengidap penyakit jantung karena gangguan perut bisa merupakan bagian dari gejala penyakit jantung juga. Jika pernapasan kurang lapang, mendadak sesak napas, mudah letih, dan tiba-tiba jantung berdebar tanpa sebab, bagian yang perlu mendapat perhatian mereka yang berisiko jantung koroner, atau sudah mengidap penyakit jantung lain sebelumnya (jantung bawaan, pembengkakan jantung, atau kelainan otot jantung oleh serangan koroner sebelumnya, atau kerusakan otot jantung oleh infeksi, efek samping obat, atau penyakit lain).
Ingat, ada jenis obat penurun lemak darah yang efek sampingnya merusak otot jantung (cardiomyopathia). Kerusakan otot jantung memperburuk penyakit jantung yang sudah ada.
11 Agustus 2009 pada 4:22 am | Ditulis dalam Kesehatan | 1 Komentar
Oleh Dr Handrawan Nadesul, Dokter Umum
(http://id.wikipedia.org/wiki/Handrawan_Nadesul)
Sumber: Kompas Cyber Media
Kasus mati mendadak sering kita dengar dalam hidup keseharian kita. Apa sesungguhnya di balik kematian mendadak itu? Apakah betul tidak hujan tidak ada angin sekonyong-konyong orang bisa mati ?
Bisa !
Di luar kasus penganiayaan berat, orang bisa sekonyong-konyong mati mendadak kendati sebelumnya tampak sehat-sehat saja. Namun, makna sehat di sini belum tentu berarti betul secara medis terbilang sehat.
Mungkin kelihatannya saja sehat, tapi sesungguhnya mengidap penyakit yang tak dirasakan atau tidak pula menunjukkan gejala maupun tanda-tanda. Penyakit jantung khususnya. Mengapa?
Pertama, karena penyakit jantung penyebab paling sering berujung kematian mendadak. Tidak semua orang terbiasa memeriksakan diri, paling kurang untuk check up. Perlahan tapi pasti, tanpa disadari, proses penyakit jantung yang mungkin sudah lama diidap terus saja berkembang.
Gangguan Jantung
Adapun penyakit jantung meliputi kasus-kasus (1) koroner, (2) pembengkakan jantung (akibat darah tinggi lama), (3) kelainan jantung bawaan (kebocoran jantung), dan bisa juga akibat serangan (4) infeksi jantung baik yang baru didapat maupun yang dulu (sehingga merusak otot
jantung, katup, atau pembuluh darahnya).
Apa pun jenis kasus penyakit jantungnya, ujungnya bisa berisiko kematian mendadak.
Kedua, tidak semua kasus penyakit jantung sudah memperlihatkan gejala atau menimbulkan keluhan pada awalnya. Tergantung jenis penyakit jantungnya, seberapa parah derajat penyakitnya, dan hal-hal lain apa saja yang memperberat penyakit jantungnya, sehingga pada suatu saat, sekadar sekali sontekan kecil saja mendadak penyakitnya sudah langsung berat, lalu mematikan.
Pengidap diabetes lama yang sudah berkomplikasi ke koroner jantung, sering tak merasakan keluhan nyeri dada (angina pectoris), si gejala jantung koroner paling khas. Itu sebab angka kematian mendadak karena serangan jantung lebih banyak dialami pengidap diabetes lama yang tak pernah memeriksakan kondisi jantungnya.
Itu alasan dalam ramalan medis tak mustahil kalau orang yang kelihatan sehat bisa saja mati mendadak. Namun, tentu tidak semua kasus serangan jantung yang berisiko merenggut nyawa pasti berakhir dengan kematian. Sekiranya saja ada kemudahan mendapatkan pertolongan pertama dan pasien tidak sedang berada seorang diri, ancaman kematian oleh serangan jantung mestinya bisa digagalkan.
Kalau saja tersedia pertolongan gawat darurat di tempat kejadian atau lekas-lekas mendapat pertolongan dalam hitungan golden hour (hitungan jam) dengan �resusitasi jantung-paru-paru� (CPR, Cardiopulmonary resuscitation), keadaan jantung mendadak berhenti berdenyut atau cardiac arrest, bisa dibuat batal merenggut nyawa.
Penyebab Gangguan
Jantung dapat terganggu fungsinya oleh sejumlah penyebab. Paling sering penyebabnya adalah sumbatan koroner.
Kita tahu penyakit jantung koroner urusan puluhan tahun. Jika lemak darah (kolesterol, trigliserida) dibiarkan tinggi untuk waktu lama, lambat laun akan terbentuk �karat lemak� pada dinding koroner, selain pada pembuluh darah mata, ginjal, dan otak.
�Karat lemak� pada pembuluh darah orang modern sudah mulai terbentuk sejak usia remaja. Tanpa mengontrol lemak darah dengan obat dan diet, diperkirakan cuma perlu waktu sepuluhan tahun untuk menjadikan pipa pembuluh koroner menjadi tersumbat total.
Namun, jauh hari sebelum pembuluh koroner tersumbat total akibat kekurangan jatah makanan (aliran darah pemasok oksigen), jantung seharusnya sudah lama menjerit. Jeritan jantung ini yang muncul sebagai gejala nyeri dada spesifik. Nyeri seperti tertiban, tertindih, tertekan barang berat di atas dada. Nyerinya bersifat menjalar ke lengan, leher, pundak, dan punggung.
Awalnya nyeri hanya berlangsung beberapa detik. Namun, jika lemak darah tidak dikontrol, dan pola gaya hidup tetap berisiko memperburuk koroner, serangan gejala nyeri dada semakin hari semakin berlangsung lama. Nyeri dada yang semakin hari semakin lama mencerminkan sumbatan koroner sudah semakin menebal, dan sumbatan koroner sudah semakin menutup penampang pipa pembuluh, yang berarti pasokan oksigen buat otot jantung yang dilayaninya semakin tipis saja.
Proses penyumbatan �karat lemak� bisa dihentikan bila lemak darah dan semua faktor risiko koroner ditiadakan. Sayangnya lebih banyak pengidap koroner yang abai, sehingga bukan jarang mati mendadak acap berlangsung di kamar hotel (kematian di atas pelana kuda) bersama pasangan seks yang bukan istri sendiri (sebab seks bukan dengan istri umumnya jauh lebih hot), atau saat tengah di meja makan (kelewat kenyang), atau di kamar mandi (mendadak paparan hawa dingin), atau di perjalanan (keletihan, stres, perubahan jadwal harian).
Meniadakan Faktor Risiko
Kita tidak mungkin bisa meramalkan kapan saatnya seseorang akan mengalami serangan koroner, kecuali hanya menduga saja bahwa akan datang harinya entah kapan kalau saja seseorang membiarkan hidupnya tetap di bawah ancaman berisiko koroner.
Antara lain membiarkan lemak darah tinggi, mengidap darah tinggi, kencing manis, perokok, gemuk. pola dan gaya hidup sedentary).
Yang sebetulnya dapat dilakukan oleh mereka yang berisiko koroner atau pengidap kelainan jantung lain, seberapa bisa meniadakan semua faktor risiko itu dan mengubahnya dengan pola dan gaya hidup yang berlawanan dengan kebiasaan sebelumnya, seperti dengan kembali makan teratur, tidur teratur, ada waktu jeda, kendurkan stres, cukup bergerak badan.
Yang perlu diperhatikan, pengidap jantung koroner berupaya membangun kebiasaan hidup teratur. Bagi pengidap jantung, setiap perubahan jadwal harian berisiko mengganggu kerja faali jantung yang sudah diset. Maka waspada kalau harus begadang, terlambat makan, tidak tidur siang, atau kelebihan beban kerja fisik, serta kebanjiran stres. Serangan jantung sering terjadi pada kondisi yang berubah dari kebiasaan sehari-hari seperti itu.
Jangan mandi dingin, terpapar hawa atau angin kencang sewaktu berjalan kaki, tidak mengedan kuat sewaktu buang air besar, makan kelewat kenyang, kurang waktu jeda, minum obat tidak sesuai jadwal atau dengan dosis memadai. Termasuk mewaspadai pola kegiatan seksual yang kelewat hot, serta menjauhkan olahraga statis (angkat beban, menggotong barang berat, misalnya).
Jangan abaikan pula keluhan perut jika tahu mengidap penyakit jantung karena gangguan perut bisa merupakan bagian dari gejala penyakit jantung juga. Jika pernapasan kurang lapang, mendadak sesak napas, mudah letih, dan tiba-tiba jantung berdebar tanpa sebab, bagian yang perlu mendapat perhatian mereka yang berisiko jantung koroner, atau sudah mengidap penyakit jantung lain sebelumnya (jantung bawaan, pembengkakan jantung, atau kelainan otot jantung oleh serangan koroner sebelumnya, atau kerusakan otot jantung oleh infeksi, efek samping obat, atau penyakit lain).
Ingat, ada jenis obat penurun lemak darah yang efek sampingnya merusak otot jantung (cardiomyopathia). Kerusakan otot jantung memperburuk penyakit jantung yang sudah ada.
Selasa, 26 Juni 2012
sedikit pengertian tentang ASA/ISO,Shutter speed,dan Diafragma
sedikit pengertian tentang ASA/ISO,Shutter speed,dan Diafragma
ASA/ISO (Kepekaan media terhadap cahaya)
Media yang dipakai dalam fotografi konvensional adalah suatu lapisan tipis (film) yang peka terhadap cahaya berupa butiran-butiran halus. Kepekaan terhadap cahaya ini dikategorikan dengan satuan ASA/ISO. Dalam fotografi digital media penerima cahaya ini berwujud sensor. Bedanya, kepekaan (ISO) pada sensor bisa diatur sewaktu-waktu tanpa perlu mengganti sensor.
Angka untuk ASA/ISO yang umum digunakan adalah 25, 50, 100, 200, 400 dan seterusnya yang merupakan kelipatan dari angka sebelumnya. Semakin besar angka ASA/ISO maka semakin peka terhadap cahaya dan memiliki butiran yang semakin kasar. Pada kamera digital, data ISO bisa lebih banyak variasi.
Penggunaan ASA/ISO dengan angka yang besar memungkinkan pemotretan dengan hanya sedikit cahaya seperti dalam ruangan, sore hari/mendung tetapi mempunyai efek hasil gambar yang kasar terutama dalam pencetakan gambar yang besar. Sedangkan ASA/ISO yang kecil membutuhkan banyak cahaya tetapi menghasilkan gambar yang halus dalam pembesaranny.
Kecepatan/Shutter speed.
Kecepatan/shutter speed adalah suatu mekanisme di dalam kamera yang mengatur lamanya cahaya yang masuk ke dalam kamera dalam satuan detik. Angka yang tertera di kamera adalah B, 1, 2, 4, 8, 15, 30, 60, 125, 250, 500 dan seterusnya yang merupakan kelipatan angka sebelumnya. Angka maksimal untuk Kecepatan/Shutter speed tergantung pada kemampuan dari kamera tersebut.
Angka-angka tersebut bukanlah angka yang sebenarnya dalam detik tetapi merupakan penyebut dari pecahan satu per ( 1/x) sehingga dengan angka yang tertera sebesar 60 maka cahaya yang masuk adalah satu per enam puluh detik (1/60 detik).
Efek yang ditimbulkan pada perubahan Kecepatan terutama pada benda bergerak. Benda bergerak yang di ambil dengan kecepatan tinggi akan terlihat diam dan yang diambil dengan Kecepatan rendah akan terlihat garis memanjang.
khusus untuk penggunaan kamera analog atau digital jika menggunakan di dalam ruangan/indoor dengan di bantu lampu flash jangan menggunakan antara 1/250 keatas. sebaiknya dipake aja 1/30 sd – 1/125 saja . berdasarkan pengalamn saya kalo digunakan speed 1/250 keatas effeknya gambar yang dihasilkan akan seporo saja sedang separonya lagi gelap/tidak mendapatkan cahaya yang utuh. tapi jika kita berada di outdoor terutama untuk obyek yang bergerak cepat misal balapan dll sebaiknya menggunakan speed yang tinggi.
Diafragma
Diafragma adalah suatu mekanisme dalam kamera (lensa) yang mengatur jumlah cahaya yang masuk ke jendela kamera. Bagian ini terdapat dalam susunan lensa berupa lembaran membentuk lubang/lingkaran yang bisa berubah ukuran. Semakin besar pembukaan diafragma maka semakin banyak cahaya yang masuk dan sebaliknya semakin kecil bukaan diafragma maka semakin sedikit cahaya yang masuk.
Angka yang biasanya tertera untuk diafragma adalah 1,4 – 2,8 – 4 – 5,6 – 8 – 11 – 16 dan 22. Angka yang besar menunjukkan bukaan diafragma yang kecil dan angka semakin kecil maka bukaan diafragma menjadi besar.
Banyaknya angka diafragma dalam suatu lensa tergantung juga pada kemampuan lensa untuk meneruskan cahaya. Misalnya lensa Sudut Lebar/Wide angle dengan susunan lensa sedikit dan pendek akan lebih banyak memasukkan cahaya, biasanya angka diafragma bisa mencapai 1,4 sedangkan pada lensa tele yang susunan lensanya lebih banyak dan panjang biasanya diafragma terendah sekitar 4 atau 5,6. Untuk keperluan khusus ada juga lensa tele dengan diafragma hingga angka 1,4 yang biasanya memiliki lensa yang sangat besar.
Diafragma mempunyai efek pada gambar yang disebut Depth of Field atau Ruang Ketajaman. Misalnya dengan menggunakan diafragma 1,4 atau dengan bukaan lebar maka semua benda sebelum dan sesudah obyek akan terlihat buram. Sedangkan pada penggunaan diafragma 22 atau bukaan kecil benda di depan obyek focus dan di belakangnya akan terlihat jelas.
Semakin sempit diafragma maka nilainya semakin besar . untuk diafragma paling lebar misal 1,4 sedang kalo paling kecil 22 .. untuk penggunaan outdoor terutama obyek yang sangat terang . dipantai dalam keaadaan trik sebaiknya digunakan diafragma lebih kecil antara 11-paling menyempit.kecil.
ASA/ISO (Kepekaan media terhadap cahaya)
Media yang dipakai dalam fotografi konvensional adalah suatu lapisan tipis (film) yang peka terhadap cahaya berupa butiran-butiran halus. Kepekaan terhadap cahaya ini dikategorikan dengan satuan ASA/ISO. Dalam fotografi digital media penerima cahaya ini berwujud sensor. Bedanya, kepekaan (ISO) pada sensor bisa diatur sewaktu-waktu tanpa perlu mengganti sensor.
Angka untuk ASA/ISO yang umum digunakan adalah 25, 50, 100, 200, 400 dan seterusnya yang merupakan kelipatan dari angka sebelumnya. Semakin besar angka ASA/ISO maka semakin peka terhadap cahaya dan memiliki butiran yang semakin kasar. Pada kamera digital, data ISO bisa lebih banyak variasi.
Penggunaan ASA/ISO dengan angka yang besar memungkinkan pemotretan dengan hanya sedikit cahaya seperti dalam ruangan, sore hari/mendung tetapi mempunyai efek hasil gambar yang kasar terutama dalam pencetakan gambar yang besar. Sedangkan ASA/ISO yang kecil membutuhkan banyak cahaya tetapi menghasilkan gambar yang halus dalam pembesaranny.
Kecepatan/Shutter speed.
Kecepatan/shutter speed adalah suatu mekanisme di dalam kamera yang mengatur lamanya cahaya yang masuk ke dalam kamera dalam satuan detik. Angka yang tertera di kamera adalah B, 1, 2, 4, 8, 15, 30, 60, 125, 250, 500 dan seterusnya yang merupakan kelipatan angka sebelumnya. Angka maksimal untuk Kecepatan/Shutter speed tergantung pada kemampuan dari kamera tersebut.
Angka-angka tersebut bukanlah angka yang sebenarnya dalam detik tetapi merupakan penyebut dari pecahan satu per ( 1/x) sehingga dengan angka yang tertera sebesar 60 maka cahaya yang masuk adalah satu per enam puluh detik (1/60 detik).
Efek yang ditimbulkan pada perubahan Kecepatan terutama pada benda bergerak. Benda bergerak yang di ambil dengan kecepatan tinggi akan terlihat diam dan yang diambil dengan Kecepatan rendah akan terlihat garis memanjang.
khusus untuk penggunaan kamera analog atau digital jika menggunakan di dalam ruangan/indoor dengan di bantu lampu flash jangan menggunakan antara 1/250 keatas. sebaiknya dipake aja 1/30 sd – 1/125 saja . berdasarkan pengalamn saya kalo digunakan speed 1/250 keatas effeknya gambar yang dihasilkan akan seporo saja sedang separonya lagi gelap/tidak mendapatkan cahaya yang utuh. tapi jika kita berada di outdoor terutama untuk obyek yang bergerak cepat misal balapan dll sebaiknya menggunakan speed yang tinggi.
Diafragma
Diafragma adalah suatu mekanisme dalam kamera (lensa) yang mengatur jumlah cahaya yang masuk ke jendela kamera. Bagian ini terdapat dalam susunan lensa berupa lembaran membentuk lubang/lingkaran yang bisa berubah ukuran. Semakin besar pembukaan diafragma maka semakin banyak cahaya yang masuk dan sebaliknya semakin kecil bukaan diafragma maka semakin sedikit cahaya yang masuk.
Angka yang biasanya tertera untuk diafragma adalah 1,4 – 2,8 – 4 – 5,6 – 8 – 11 – 16 dan 22. Angka yang besar menunjukkan bukaan diafragma yang kecil dan angka semakin kecil maka bukaan diafragma menjadi besar.
Banyaknya angka diafragma dalam suatu lensa tergantung juga pada kemampuan lensa untuk meneruskan cahaya. Misalnya lensa Sudut Lebar/Wide angle dengan susunan lensa sedikit dan pendek akan lebih banyak memasukkan cahaya, biasanya angka diafragma bisa mencapai 1,4 sedangkan pada lensa tele yang susunan lensanya lebih banyak dan panjang biasanya diafragma terendah sekitar 4 atau 5,6. Untuk keperluan khusus ada juga lensa tele dengan diafragma hingga angka 1,4 yang biasanya memiliki lensa yang sangat besar.
Diafragma mempunyai efek pada gambar yang disebut Depth of Field atau Ruang Ketajaman. Misalnya dengan menggunakan diafragma 1,4 atau dengan bukaan lebar maka semua benda sebelum dan sesudah obyek akan terlihat buram. Sedangkan pada penggunaan diafragma 22 atau bukaan kecil benda di depan obyek focus dan di belakangnya akan terlihat jelas.
Semakin sempit diafragma maka nilainya semakin besar . untuk diafragma paling lebar misal 1,4 sedang kalo paling kecil 22 .. untuk penggunaan outdoor terutama obyek yang sangat terang . dipantai dalam keaadaan trik sebaiknya digunakan diafragma lebih kecil antara 11-paling menyempit.kecil.
Selasa, 19 Juni 2012
Jenis-Jenis Lensa Canon Terbaik & Fungsi Penggunaannya
Lensa merupakan salah satu aset penting untuk fotografer, baik untuk fotografer profesional atau fotografer amatir. Tanpa lensa yang bagus, boleh dikatakan fotografer jadi tidak ada apa-apanya.
Untuk itulah kenapa lensa sangat penting dimiliki oleh para fotografer untuk menyesuaikan dengan kebutuhan berbagai cara dan kali ini WM akan coba membahas lensa yang dimiliki Canon beserta kemampuannya untuk mendapatkan gambar yang baik.
Canon Lensa untuk Fotografi Pernikahan:
Canon EF 200mm f/2L IS USM Telephoto Lens – memiliki kinerja yang kuat dan auto-focus cepat, serta dua tombol stabilizer untuk menghasilkan gambar tajam dan jernih setiap saat.
Canon TS-E 45 mm Lens – Sebuah lensa tilt-shift unik yang memungkinkan Sobat untuk memotret secara bebas untuk acara pernikahan yang indah dengan cara yang kreatif dan tidak konvensional, dengan gambar super tajam dan dapat disesuaikan.
Lensa Canon Terbaik untuk Pemotretan Olahraga atau Action:
Pemotretan high-action memerlukan konfigurasi on-the-spot dan autofocus super cepat untuk menangkap nuansa subyek yang bergerak.
Canon EF 70-200mm f/4 L IS USM Lens – Lensa ringan menawarkan kinerja yang unggul dengan Image Stabilization (IS) dan aperture rendah cocok untuk menangkap subjek yang bergerak cepat.
Canon EF 400mm f/4 DO IS USM Super Telephoto Lens – Super Image Stabilization (IS) dan optik diffractive digabungkan dengan auto-focus yang cepat dan handal untuk menangkap gambar yang tajam dalam Action dan fotografi olahraga.
Lensa Canon Terbaik untuk Potret:
Potret adalah jendela jiwa untuk subjek fotografer dan menyajikan media yang menantang dan indah untuk menerjemahkan dunia yang sering tak terlihat
Canon EF 85mm f/1.2L II USM – Lensa serbaguna yang menawarkan penampilan warna yang indah dan kedalaman lapangan (depth of field); sempurna untuk bekerja potret atau pempelajaran semi-stasioner.
Canon EF-S 17-55mm f/2.8 IS USM Lens – Memenuhi tuntutan pekerjaan profesional dan amatir, lensa ini sangat serbaguna cocok untuk berbagai pengaturan termasuk potret yang bekerja dengan rentang zoom lebar dan teknologi IS.
Lensa Canon Terbaik untuk Low Light:
Situasi cahaya rendah menyajikan serangkaian tantangan yang unik serta peluang yang menakjubkan untuk menciptakan dan menangkap sesuatu yang langka dan indah yang biasanya tersembunyi di bawah selubung bayangan atau kekurangan cahaya (low-light).
Canon TS-E 24mm f/3.5L II Ultra Wide Tilt-Shift Lens – Penyempitan dan keunggulan merupakan elemen kunci dalam lensa yang unik dengan kemiringan 8,5 derajat dan 12 mm untuk menangkap pergeseran terbaik dalam pekerjaan perspektif.
Canon EF 16-35mm f/2.8L II USM Ultra Angle Zoom Lens Lebar – Lensa pilihan lain yang sangat baik menampilkan gambar yang tajam dan bersih dengan fitur autofocus cepat.
Lensa Canon Terbaik untuk Pemula:
Untuk Sobat yang baru berkecimpung di bidang fotografi, penting untuk menyeimbangkan kinerja profesional dengan aplikasi yang mudah beradaptasi dan praktis. Mungkin pilian lensa dibawah ini dapat sobat jadikan referensi.
Canon EF 50mm f/1.2 L USM Lens – Sebuah lensa yang sangat serbaguna dan sempurna untuk pemula mencari output kinerja tinggi dengan kemudahan penggunaan.
Canon EF 70-300mm f/4-5.6L IS USM UD Telephoto Zoom Lens – Sebuah investasi yang sangat baik dan fleksibel untuk amatir yang serius dengan berbagai media fotografi.
Lensa Canon Terbaik untuk Fotografi Landscape:
Landscape adalah pendapat artistik mengenai alam dan dunia buatan manusia, membutuhkan keanggunan dan pendekatan canggih dari lensa yang cocok.
Canon 14mm f/2.8L II USM Ultra-Wide Angle Lens – Dengan aperture six blade dan lapisan lensa yang dapat mengurangi pantulan, lensa khusus ini memungkinkan Sobat untuk memotret panorama unik tanpa fisheye atau distorsi linear.
Canon TS-E 90mm Tilt Shift Lens – Lensa kreatif baru dengan kemiringan dan pergeseran sumbu 90 derajat dan fokus yang dapat beradabtasi.
Ulasan diatas disadur dari situs photo-help.com, jika ada istilah yang kurang difahami, Sobat bisa cari di Beberapa Istilah dan Singkatan Dalam Fotografi.
Semoga bemanfaat.
Sumber:http://weddingkumagazine.wordpress.com/2012/04/14/jenis-jenis-lensa-canon-terbaik-fungsi-penggunaannya/
Kamis, 14 Juni 2012
Lensa merupakan salah satu aset penting untuk fotografer, baik untuk fotografer profesional atau fotografer amatir. Tanpa lensa yang bagus, boleh dikatakan fotografer jadi tidak ada apa-apanya.
Untuk itulah kenapa lensa sangat penting dimiliki oleh para fotografer untuk menyesuaikan dengan kebutuhan berbagai cara dan kali ini WM akan coba membahas lensa yang dimiliki Canon beserta kemampuannya untuk mendapatkan gambar yang baik.
Canon Lensa untuk Fotografi Pernikahan:
Canon EF 200mm f/2L IS USM Telephoto Lens – memiliki kinerja yang kuat dan auto-focus cepat, serta dua tombol stabilizer untuk menghasilkan gambar tajam dan jernih setiap saat.
Canon TS-E 45 mm Lens – Sebuah lensa tilt-shift unik yang memungkinkan Sobat untuk memotret secara bebas untuk acara pernikahan yang indah dengan cara yang kreatif dan tidak konvensional, dengan gambar super tajam dan dapat disesuaikan.
Lensa Canon Terbaik untuk Pemotretan Olahraga atau Action:
Pemotretan high-action memerlukan konfigurasi on-the-spot dan autofocus super cepat untuk menangkap nuansa subyek yang bergerak.
Canon EF 70-200mm f/4 L IS USM Lens – Lensa ringan menawarkan kinerja yang unggul dengan Image Stabilization (IS) dan aperture rendah cocok untuk menangkap subjek yang bergerak cepat.
Canon EF 400mm f/4 DO IS USM Super Telephoto Lens – Super Image Stabilization (IS) dan optik diffractive digabungkan dengan auto-focus yang cepat dan handal untuk menangkap gambar yang tajam dalam Action dan fotografi olahraga.
Lensa Canon Terbaik untuk Potret:
Potret adalah jendela jiwa untuk subjek fotografer dan menyajikan media yang menantang dan indah untuk menerjemahkan dunia yang sering tak terlihat
Canon EF 85mm f/1.2L II USM – Lensa serbaguna yang menawarkan penampilan warna yang indah dan kedalaman lapangan (depth of field); sempurna untuk bekerja potret atau pempelajaran semi-stasioner.
Canon EF-S 17-55mm f/2.8 IS USM Lens – Memenuhi tuntutan pekerjaan profesional dan amatir, lensa ini sangat serbaguna cocok untuk berbagai pengaturan termasuk potret yang bekerja dengan rentang zoom lebar dan teknologi IS.
Lensa Canon Terbaik untuk Low Light:
Situasi cahaya rendah menyajikan serangkaian tantangan yang unik serta peluang yang menakjubkan untuk menciptakan dan menangkap sesuatu yang langka dan indah yang biasanya tersembunyi di bawah selubung bayangan atau kekurangan cahaya (low-light).
Canon TS-E 24mm f/3.5L II Ultra Wide Tilt-Shift Lens – Penyempitan dan keunggulan merupakan elemen kunci dalam lensa yang unik dengan kemiringan 8,5 derajat dan 12 mm untuk menangkap pergeseran terbaik dalam pekerjaan perspektif.
Canon EF 16-35mm f/2.8L II USM Ultra Angle Zoom Lens Lebar – Lensa pilihan lain yang sangat baik menampilkan gambar yang tajam dan bersih dengan fitur autofocus cepat.
Lensa Canon Terbaik untuk Pemula:
Untuk Sobat yang baru berkecimpung di bidang fotografi, penting untuk menyeimbangkan kinerja profesional dengan aplikasi yang mudah beradaptasi dan praktis. Mungkin pilian lensa dibawah ini dapat sobat jadikan referensi.
Canon EF 50mm f/1.2 L USM Lens – Sebuah lensa yang sangat serbaguna dan sempurna untuk pemula mencari output kinerja tinggi dengan kemudahan penggunaan.
Canon EF 70-300mm f/4-5.6L IS USM UD Telephoto Zoom Lens – Sebuah investasi yang sangat baik dan fleksibel untuk amatir yang serius dengan berbagai media fotografi.
Lensa Canon Terbaik untuk Fotografi Landscape:
Landscape adalah pendapat artistik mengenai alam dan dunia buatan manusia, membutuhkan keanggunan dan pendekatan canggih dari lensa yang cocok.
Canon 14mm f/2.8L II USM Ultra-Wide Angle Lens – Dengan aperture six blade dan lapisan lensa yang dapat mengurangi pantulan, lensa khusus ini memungkinkan Sobat untuk memotret panorama unik tanpa fisheye atau distorsi linear.
Canon TS-E 90mm Tilt Shift Lens – Lensa kreatif baru dengan kemiringan dan pergeseran sumbu 90 derajat dan fokus yang dapat beradabtasi.
Ulasan diatas disadur dari situs photo-help.com, jika ada istilah yang kurang difahami, Sobat bisa cari di Beberapa Istilah dan Singkatan Dalam Fotografi.
Semoga bemanfaat, selamat berfoto ria .
Untuk itulah kenapa lensa sangat penting dimiliki oleh para fotografer untuk menyesuaikan dengan kebutuhan berbagai cara dan kali ini WM akan coba membahas lensa yang dimiliki Canon beserta kemampuannya untuk mendapatkan gambar yang baik.
Canon Lensa untuk Fotografi Pernikahan:
Canon EF 200mm f/2L IS USM Telephoto Lens – memiliki kinerja yang kuat dan auto-focus cepat, serta dua tombol stabilizer untuk menghasilkan gambar tajam dan jernih setiap saat.
Canon TS-E 45 mm Lens – Sebuah lensa tilt-shift unik yang memungkinkan Sobat untuk memotret secara bebas untuk acara pernikahan yang indah dengan cara yang kreatif dan tidak konvensional, dengan gambar super tajam dan dapat disesuaikan.
Lensa Canon Terbaik untuk Pemotretan Olahraga atau Action:
Pemotretan high-action memerlukan konfigurasi on-the-spot dan autofocus super cepat untuk menangkap nuansa subyek yang bergerak.
Canon EF 70-200mm f/4 L IS USM Lens – Lensa ringan menawarkan kinerja yang unggul dengan Image Stabilization (IS) dan aperture rendah cocok untuk menangkap subjek yang bergerak cepat.
Canon EF 400mm f/4 DO IS USM Super Telephoto Lens – Super Image Stabilization (IS) dan optik diffractive digabungkan dengan auto-focus yang cepat dan handal untuk menangkap gambar yang tajam dalam Action dan fotografi olahraga.
Lensa Canon Terbaik untuk Potret:
Potret adalah jendela jiwa untuk subjek fotografer dan menyajikan media yang menantang dan indah untuk menerjemahkan dunia yang sering tak terlihat
Canon EF 85mm f/1.2L II USM – Lensa serbaguna yang menawarkan penampilan warna yang indah dan kedalaman lapangan (depth of field); sempurna untuk bekerja potret atau pempelajaran semi-stasioner.
Canon EF-S 17-55mm f/2.8 IS USM Lens – Memenuhi tuntutan pekerjaan profesional dan amatir, lensa ini sangat serbaguna cocok untuk berbagai pengaturan termasuk potret yang bekerja dengan rentang zoom lebar dan teknologi IS.
Lensa Canon Terbaik untuk Low Light:
Situasi cahaya rendah menyajikan serangkaian tantangan yang unik serta peluang yang menakjubkan untuk menciptakan dan menangkap sesuatu yang langka dan indah yang biasanya tersembunyi di bawah selubung bayangan atau kekurangan cahaya (low-light).
Canon TS-E 24mm f/3.5L II Ultra Wide Tilt-Shift Lens – Penyempitan dan keunggulan merupakan elemen kunci dalam lensa yang unik dengan kemiringan 8,5 derajat dan 12 mm untuk menangkap pergeseran terbaik dalam pekerjaan perspektif.
Canon EF 16-35mm f/2.8L II USM Ultra Angle Zoom Lens Lebar – Lensa pilihan lain yang sangat baik menampilkan gambar yang tajam dan bersih dengan fitur autofocus cepat.
Lensa Canon Terbaik untuk Pemula:
Untuk Sobat yang baru berkecimpung di bidang fotografi, penting untuk menyeimbangkan kinerja profesional dengan aplikasi yang mudah beradaptasi dan praktis. Mungkin pilian lensa dibawah ini dapat sobat jadikan referensi.
Canon EF 50mm f/1.2 L USM Lens – Sebuah lensa yang sangat serbaguna dan sempurna untuk pemula mencari output kinerja tinggi dengan kemudahan penggunaan.
Canon EF 70-300mm f/4-5.6L IS USM UD Telephoto Zoom Lens – Sebuah investasi yang sangat baik dan fleksibel untuk amatir yang serius dengan berbagai media fotografi.
Lensa Canon Terbaik untuk Fotografi Landscape:
Landscape adalah pendapat artistik mengenai alam dan dunia buatan manusia, membutuhkan keanggunan dan pendekatan canggih dari lensa yang cocok.
Canon 14mm f/2.8L II USM Ultra-Wide Angle Lens – Dengan aperture six blade dan lapisan lensa yang dapat mengurangi pantulan, lensa khusus ini memungkinkan Sobat untuk memotret panorama unik tanpa fisheye atau distorsi linear.
Canon TS-E 90mm Tilt Shift Lens – Lensa kreatif baru dengan kemiringan dan pergeseran sumbu 90 derajat dan fokus yang dapat beradabtasi.
Ulasan diatas disadur dari situs photo-help.com, jika ada istilah yang kurang difahami, Sobat bisa cari di Beberapa Istilah dan Singkatan Dalam Fotografi.
Semoga bemanfaat, selamat berfoto ria .
Jenis-jenis Lensa Canon Terbaik dan Fungsi Penggunaannya
Lensa merupakan salah satu aset penting untuk fotografer, baik untuk fotografer profesional atau fotografer amatir. Tanpa lensa yang bagus, boleh dikatakan fotografer jadi tidak ada apa-apanya.
Untuk itulah kenapa lensa sangat penting dimiliki oleh para fotografer untuk menyesuaikan dengan kebutuhan berbagai cara dan kali ini WM akan coba membahas lensa yang dimiliki Canon beserta kemampuannya untuk mendapatkan gambar yang baik.
Canon Lensa untuk Fotografi Pernikahan:
Canon EF 200mm f/2L IS USM Telephoto Lens – memiliki kinerja yang kuat dan auto-focus cepat, serta dua tombol stabilizer untuk menghasilkan gambar tajam dan jernih setiap saat.
Canon TS-E 45 mm Lens – Sebuah lensa tilt-shift unik yang memungkinkan Sobat untuk memotret secara bebas untuk acara pernikahan yang indah dengan cara yang kreatif dan tidak konvensional, dengan gambar super tajam dan dapat disesuaikan.
Lensa Canon Terbaik untuk Pemotretan Olahraga atau Action:
Pemotretan high-action memerlukan konfigurasi on-the-spot dan autofocus super cepat untuk menangkap nuansa subyek yang bergerak.
Canon EF 70-200mm f/4 L IS USM Lens – Lensa ringan menawarkan kinerja yang unggul dengan Image Stabilization (IS) dan aperture rendah cocok untuk menangkap subjek yang bergerak cepat.
Canon EF 400mm f/4 DO IS USM Super Telephoto Lens – Super Image Stabilization (IS) dan optik diffractive digabungkan dengan auto-focus yang cepat dan handal untuk menangkap gambar yang tajam dalam Action dan fotografi olahraga.
Lensa Canon Terbaik untuk Potret:
Potret adalah jendela jiwa untuk subjek fotografer dan menyajikan media yang menantang dan indah untuk menerjemahkan dunia yang sering tak terlihat
Canon EF 85mm f/1.2L II USM – Lensa serbaguna yang menawarkan penampilan warna yang indah dan kedalaman lapangan (depth of field); sempurna untuk bekerja potret atau pempelajaran semi-stasioner.
Canon EF-S 17-55mm f/2.8 IS USM Lens – Memenuhi tuntutan pekerjaan profesional dan amatir, lensa ini sangat serbaguna cocok untuk berbagai pengaturan termasuk potret yang bekerja dengan rentang zoom lebar dan teknologi IS.
Lensa Canon Terbaik untuk Low Light:
Situasi cahaya rendah menyajikan serangkaian tantangan yang unik serta peluang yang menakjubkan untuk menciptakan dan menangkap sesuatu yang langka dan indah yang biasanya tersembunyi di bawah selubung bayangan atau kekurangan cahaya (low-light).
Canon TS-E 24mm f/3.5L II Ultra Wide Tilt-Shift Lens – Penyempitan dan keunggulan merupakan elemen kunci dalam lensa yang unik dengan kemiringan 8,5 derajat dan 12 mm untuk menangkap pergeseran terbaik dalam pekerjaan perspektif.
Canon EF 16-35mm f/2.8L II USM Ultra Angle Zoom Lens Lebar – Lensa pilihan lain yang sangat baik menampilkan gambar yang tajam dan bersih dengan fitur autofocus cepat.
Lensa Canon Terbaik untuk Pemula:
Untuk Sobat yang baru berkecimpung di bidang fotografi, penting untuk menyeimbangkan kinerja profesional dengan aplikasi yang mudah beradaptasi dan praktis. Mungkin pilian lensa dibawah ini dapat sobat jadikan referensi.
Canon EF 50mm f/1.2 L USM Lens – Sebuah lensa yang sangat serbaguna dan sempurna untuk pemula mencari output kinerja tinggi dengan kemudahan penggunaan.
Canon EF 70-300mm f/4-5.6L IS USM UD Telephoto Zoom Lens – Sebuah investasi yang sangat baik dan fleksibel untuk amatir yang serius dengan berbagai media fotografi.
Lensa Canon Terbaik untuk Fotografi Landscape:
Landscape adalah pendapat artistik mengenai alam dan dunia buatan manusia, membutuhkan keanggunan dan pendekatan canggih dari lensa yang cocok.
Canon 14mm f/2.8L II USM Ultra-Wide Angle Lens – Dengan aperture six blade dan lapisan lensa yang dapat mengurangi pantulan, lensa khusus ini memungkinkan Sobat untuk memotret panorama unik tanpa fisheye atau distorsi linear.
Canon TS-E 90mm Tilt Shift Lens – Lensa kreatif baru dengan kemiringan dan pergeseran sumbu 90 derajat dan fokus yang dapat beradabtasi.
Ulasan diatas disadur dari situs photo-help.com, jika ada istilah yang kurang difahami, Sobat bisa cari di Beberapa Istilah dan Singkatan Dalam Fotografi.
Untuk itulah kenapa lensa sangat penting dimiliki oleh para fotografer untuk menyesuaikan dengan kebutuhan berbagai cara dan kali ini WM akan coba membahas lensa yang dimiliki Canon beserta kemampuannya untuk mendapatkan gambar yang baik.
Canon Lensa untuk Fotografi Pernikahan:
Canon EF 200mm f/2L IS USM Telephoto Lens – memiliki kinerja yang kuat dan auto-focus cepat, serta dua tombol stabilizer untuk menghasilkan gambar tajam dan jernih setiap saat.
Canon TS-E 45 mm Lens – Sebuah lensa tilt-shift unik yang memungkinkan Sobat untuk memotret secara bebas untuk acara pernikahan yang indah dengan cara yang kreatif dan tidak konvensional, dengan gambar super tajam dan dapat disesuaikan.
Lensa Canon Terbaik untuk Pemotretan Olahraga atau Action:
Pemotretan high-action memerlukan konfigurasi on-the-spot dan autofocus super cepat untuk menangkap nuansa subyek yang bergerak.
Canon EF 70-200mm f/4 L IS USM Lens – Lensa ringan menawarkan kinerja yang unggul dengan Image Stabilization (IS) dan aperture rendah cocok untuk menangkap subjek yang bergerak cepat.
Canon EF 400mm f/4 DO IS USM Super Telephoto Lens – Super Image Stabilization (IS) dan optik diffractive digabungkan dengan auto-focus yang cepat dan handal untuk menangkap gambar yang tajam dalam Action dan fotografi olahraga.
Lensa Canon Terbaik untuk Potret:
Potret adalah jendela jiwa untuk subjek fotografer dan menyajikan media yang menantang dan indah untuk menerjemahkan dunia yang sering tak terlihat
Canon EF 85mm f/1.2L II USM – Lensa serbaguna yang menawarkan penampilan warna yang indah dan kedalaman lapangan (depth of field); sempurna untuk bekerja potret atau pempelajaran semi-stasioner.
Canon EF-S 17-55mm f/2.8 IS USM Lens – Memenuhi tuntutan pekerjaan profesional dan amatir, lensa ini sangat serbaguna cocok untuk berbagai pengaturan termasuk potret yang bekerja dengan rentang zoom lebar dan teknologi IS.
Lensa Canon Terbaik untuk Low Light:
Situasi cahaya rendah menyajikan serangkaian tantangan yang unik serta peluang yang menakjubkan untuk menciptakan dan menangkap sesuatu yang langka dan indah yang biasanya tersembunyi di bawah selubung bayangan atau kekurangan cahaya (low-light).
Canon TS-E 24mm f/3.5L II Ultra Wide Tilt-Shift Lens – Penyempitan dan keunggulan merupakan elemen kunci dalam lensa yang unik dengan kemiringan 8,5 derajat dan 12 mm untuk menangkap pergeseran terbaik dalam pekerjaan perspektif.
Canon EF 16-35mm f/2.8L II USM Ultra Angle Zoom Lens Lebar – Lensa pilihan lain yang sangat baik menampilkan gambar yang tajam dan bersih dengan fitur autofocus cepat.
Lensa Canon Terbaik untuk Pemula:
Untuk Sobat yang baru berkecimpung di bidang fotografi, penting untuk menyeimbangkan kinerja profesional dengan aplikasi yang mudah beradaptasi dan praktis. Mungkin pilian lensa dibawah ini dapat sobat jadikan referensi.
Canon EF 50mm f/1.2 L USM Lens – Sebuah lensa yang sangat serbaguna dan sempurna untuk pemula mencari output kinerja tinggi dengan kemudahan penggunaan.
Canon EF 70-300mm f/4-5.6L IS USM UD Telephoto Zoom Lens – Sebuah investasi yang sangat baik dan fleksibel untuk amatir yang serius dengan berbagai media fotografi.
Lensa Canon Terbaik untuk Fotografi Landscape:
Landscape adalah pendapat artistik mengenai alam dan dunia buatan manusia, membutuhkan keanggunan dan pendekatan canggih dari lensa yang cocok.
Canon 14mm f/2.8L II USM Ultra-Wide Angle Lens – Dengan aperture six blade dan lapisan lensa yang dapat mengurangi pantulan, lensa khusus ini memungkinkan Sobat untuk memotret panorama unik tanpa fisheye atau distorsi linear.
Canon TS-E 90mm Tilt Shift Lens – Lensa kreatif baru dengan kemiringan dan pergeseran sumbu 90 derajat dan fokus yang dapat beradabtasi.
Ulasan diatas disadur dari situs photo-help.com, jika ada istilah yang kurang difahami, Sobat bisa cari di Beberapa Istilah dan Singkatan Dalam Fotografi.
Langganan:
Postingan (Atom)