Label

Senin, 27 Juni 2011

Manfaat Daun Salam

Daun salam yang selama ini dikenal sebagai campuran penyedap masakan ternyata memilikikandugan obat yang bisa menyembuhkan penyakit maag, Kudis/gatal-gatal, obat asam urat, Kencing manis (diabetes), Diare, Mabuk Alkohol, penurun darah tinggi, kolesterol, radang pada lambung, dll

Daun salam nama latinya adalah Syzygium polyanthum atau Eugenia polyantha, atau E. lucidula. Sedangkan secara umum orang indonesia sudah mengetahui dan menyebutnya sebagai Daun Salam.

Pohon Salam tumbuh secara liar baik dihutan atau dipegunungan dengan tinggi pohon bisa mencapai 25 meter berakar tunggang, batang bulat. Pohon salam juga bisa tumbuh di dataran rendah maupun pegunungan dengan ketinggian 1800 meter diatas permukaan laut.

Kandungan kimia yang terdapat pada daun salam, Minyak atsiri (0,05 %) mengandung sitral dan eugenol, tanin dan flavonoida.

Kegunaan :
Daun Salam sebagai Pengobatan untuk penyakit:

  • Diare
  • Penderita Kencing manis (Diabetes mellitus)
  • Kolesterol tinggi
  • Radang lambung/maag (gastritis)
  • Tekanan darah tinggi (Hipertensi)
  • Gatal-gatal
  • Maag

Cara Penggunakan Daun Salam sebagai Obat

1. Kencing manis:
7 lembar daun salam dicuci bersih lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampal tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 2 kali minum.

2. Sakit maag:
Untuk mengobati sakit maag ambil daun salam segar sebanyak 15-20 lembar dicuci bersih. Rebus dengan 1/2 liter air sampai mendidih selama 15 menit. Tambahkan gula enau secukupnya. Setelah dingin, minum airnya sebagai teh. Lakukan setiap hari sampai rasa perih dan penuh dilambung hilang.

3. Diare:
untuk obat diare ambil 15 gram daun salam lalu dicuci bersih kemudian direbus dengan 1 gelas air bersih selama 15 menit. Tambahkan sedikit garam. Setelah dingin disaring lalu diminum.

4. Kudis, gatal:
Daun atau kulit batang atau akar salam kemudian dicuci bersih lalu digiling halus sampai menjadi adonan seperti bubur. Balurkan ketempat yang sakit.

5. Obat Asam urat

Ambil 10 lembar daun salam segar, rebus dengan 4 gelas air hingga bersisa 2 gelas. Kemudian saring. Minum selagi hangat.

6. Menurunkan kadar kolesterol

Cuci 10-15 gram daun salam segar sampai bersih, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sekaligus di malam hari. Lakukan pengobatan ini setiap hari.

7. Obat radang lambung :

30 gram salam segar + 30g daun sambiloto kering direbus dgn 600cc air hingga tersisa 300cc air, saring, tambahkan gula batu, minum selagi hangat masing2 150cc, minum pagi dan sore.

8. Menurunkan tekanan darah tinggi

Bagi penderita hipertensi, Cuci 7-10 lembar daun salam sampai bersih, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Daun salam juga bisa untuk Obat Mabuk alkohol, ambil dan cuci 1 genggam buah salam yang sudah masak kemudian sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus, kemudian peras minum air yang terkumpul.


sumber:

http://www.glatica.com/manfaat-daun-salam-untuk-penyakit-maag-dan-kencing-manis.html

Daun Sirsak vs Kemoterapi (Ribuan Kali Lebih Kuat)

Mengobati Kanker Serviks

sumber: Trubus Online

‘Selamat ya, sudah hamil.’ Yanti Sumiati bertubi-tubi menerima ucapan itu dari rekan kerja, tetangga, dan saudara pada Mei 2010. Perutnya membesar. Banyak orang menerka ia hamil 5 bulan. Hati Yanti justru remuk‑redam. Sebab, bukan janin dalam kandungan, tetapi kanker serviks yang merenggut nyawa seorang perempuan setiap 4 menit.

Yanti Sumiati mengetahui kanker serviks itu ketika ia memeriksakan diri di sebuah klinik di Warungbuncit, Kotamadya Jakarta Selatan. Bagian bawah perut sakit, ‘Seperti ditusuk-tusuk, nyeri sekali,’ kata perempuan kelahiran Bogor, Jawa Barat, 20 Agustus 1978 itu. Rasa sakit menjalar ke kaki kiri. Kondisi itulah yang mendorong Yanti bergegas ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan, dr Slamet Zaeny SpOG, pada 6 Mei 2010.

Dokter yang memindai Yanti menggeleng-gelengkan kepala. ‘Lihat di monitor, kankernya sebesar kepala bayi,’ kata dr Slamet Zaeny SpOG seperti diulangi oleh Yanti. Kadar CA – indikator adanya sel kanker – 113,39 U/ml; normal, kurang dari 35 U/ml. Sambil berbaring, ia memandangi layar pemindai. Dokter menyarankan Yanti menjalani operasi. Namun, anak ke-3 dari 6 bersaudara itu memilih jalan lain. Sebab, sebelum pemeriksaan itu pada April 2008 ia menjalani operasi untuk mengatasi kista.

Namun, 2 tahun berselang ia terserang kanker serviks. Gejala munculnya kista sama persis dengan kanker serviks itu. Perempuan 32 tahun itu memilih pengobatan herbal. Ia mendatangi herbalis dan diberi 3 jenis herba dalam kapsul untuk sebulan. Sayang, Yanti yang membayar Rp9-juta tak mengetahui jenis tanaman obat yang ia konsumsi.

Batal operasi

Yanti disiplin mengonsumsi 3 kapsul herba itu 3 kali sehari. Namun, tanda-tanda kesembuhan tak kunjung muncul. Malahan perut kian membesar dan nafsu makan hilang. Warga Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasarminggu, Jakarta Selatan, itu juga mengalami insomnia dan merasa serbasalah: miring ke kiri sel kanker yang membesar ikut ke kiri, ke kanan, turut ke kanan. Keadaan itu menyebabkan Yanti memutuskan untuk menjalani operasi pada 10 Agustus 2010.

Sehari sebelumnya, ia menemui kedua orangtuanya di Ciampea, Kabupaten Bogor. Ketika itulah Yanti berjumpa dengan tetangganya, pendiri Pusat Studi Biofarmaka Institut Pertanian Bogor, Prof Dr Ervizal AM Zuhud MS. Zuhud mempunyai informasi tentang khasiat daun sirsak dari beberapa hasil penelitian di mancanegara. Guru besar Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor itu menyarankan agar Yanti mengonsumsi daun sirsak. Keesokan harinya, Yanti membatalkan operasi dan merebus 10 lembar daun sirsak segar dalam 3 gelas air hingga mendidih.

Setelah rebusan dingin, ia meminumnya. Frekuensi 3 kali sehari masing-masing segelas. Istri Fery Firmansyah itu juga menyantap daging buah sirsak sekali sehari. Ia memotong 4 bagian buah berukuran sedang, bobot 6 – 7 ons. Sepotong buah Annona muricatacukup untuk sehari. Pada 24 Agustus 2010, ia kaget bukan kepalang ketika mudah menarik risleting dan mengancingkan celana. Semula bukan hal gampang untuk mengenakan celana akibat perut yang kian membesar. Ia benar-benar baru sadar bahwa perut mengempis.

Pagi itu ia mencoba tidur, tetapi perutnya tanpa gelambir seperti sebelumnya. Ia miring ke kiri dan ke kanan beberapa kali, tetapi tak ada gumpalan dalam perut yang mengikuti gerakan seperti sebelumnya. ‘Saya menangis karena saking senangnya,’ kata perempuan yang menikah pada 2007 itu. Sembuh? Begitulah dugaan Yanti. Sebulan berselang ia menemui dokter spesialis kandungan dan kebidanan. Hasil pemindaian menunjukkan tak ada lagi berjalan di serviks.

Menurut dokter sekaligus herbalis di Jakarta Timur, dr Willie Japaries MARS, hilangnya sel kanker dari serviks Yanti dapat melalui berbagai jalan seperti luruh bersama urine atau feses. Namun, menurut Yanti selama 14 hari konsumsi daun dan buah sirsak hingga perut mengempis, tak ada perubahan warna atau bentuk feses dan urine. Japaries mengatakan cara lain detoksifikasi adalah melalui keringat.

‘Pikiran saya lepas. Saya senang banget,’ katanya dengan wajah berbinar. Setelah perutnya mengempis, Yanti lahap setiap kali makan sehingga tubuh kian segar. Insomnia juga sirna sehingga kini ia bisa tidur nyenyak. Meski begitu hingga kini ia tetap mengonsumsi segelas rebusan daun sirsak sekali sehari.

10.000 kali

Perubahan kondisi perut yang semula seperti perempuan hamil lalu mengempis hanya dalam 2 pekan itu sangat cepat. Semula Zuhud memprediksi, perubahan itu baru tercapai setelah 3 bulan Yanti rutin mengonsumsi daun kerabat srikaya itu. Prediksi 90 hari itu berdasarkan informasi yang ia peroleh di internet.

Yanti Sumiati bukan satu-satunya yang merasakan khasiat daun anggota famili Annonaceae. Contoh lain, Sri Haryanto di Yogyakarta yang mengidap kanker prostat dan Yulisnawati (kanker payudara di Palembang, Sumatera Selatan).

Dokter juga menyarankan operasi pada Yulisnawati. Namun, ia lebih memilih mengonsumsi rebusan segelas daun sirsak 3 kali sehari. Dua bulan berselang, kondisi kesehatannya kian membaik. Yulisnawati belum mengecek ulang kondisi kanker. Pada kasus Haryanto, dokter tak menyarankan operasi karena usia pasien lanjut, 70 tahun. Haryanto yang juga herbalis itu mengonsumsi jus buah sirsak (baca: Sirsak Stop Kanker Prostat, halaman 18)

Selain ke-3 jenis kanker – serviks, payudara, dan prostat, daun sirsak juga terbukti secara ilmiah mengatasi antara lain kanker paru-paru, ginjal, pankreas, dan usus besar. Begitulah hasil riset peneliti di Sekolah Farmasi Purdue University, Indiana, Amerika Serikat, Jerry L McLaughlin. Peneliti yang memperoleh daun sirsak dari Garut, Jawa Barat, itu membuktikan bahwa daun Annona muricatamanjur mengatasi 7 sel kanker. Daun sirsak yang selama ini terabaikan itu ternyata mujarab mengganyang sel kanker.

Ada apa di balik itu? Peneliti di Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung, Prof Soelaksono Sastrodihardjo PhD yang meriset daun sirsak bersama Jerry L McLaughlin menemukan senyawa aktif acetogenins. Mereka melakukan uji praklinis dengan memanfaatkan beragam sel kanker seperti sel kanker paru-paru dan pankreas. ‘Tujuan penelitian, mengembangkan ilmu pengobatan untuk mengatasi kanker,’ kata doktor Biologi alumnus Champaign Urbane University, Amerika Serikat, itu.

Acetogenins menghambat ATP kanker

‘Acetogenins menghambat ATP (adenosina trifosfat, red). ATP sumber energi di dalam tubuh. Sel kanker membutuhkan banyak energi sehingga membutuhkan banyak ATP,’ kata Sastrodihardjo. Acetogenins masuk dan menempel di reseptor dinding sel dan merusak ATP di dinding mitokondria. Dampaknya produksi energi di dalam sel kanker pun berhenti dan akhirnya sel kanker mati. Hebatnya acetogenins sangat selektif, hanya menyerang sel kanker yang memiliki kelebihan ATP. Senyawa itu tak menyerang sel-sel lain yang normal di dalam tubuh. ‘Acetogenins mengganggu peredaran sel kanker dengan cara mengurangi jumlah ATP.Hal ini yang membuat senyawa dalam daun sirsak dianggap selektif dan hanya memilih sel kanker untuk diserang,’ kata Sastrodihardjo.

Bukan hanya selektif, acetogenins juga dahsyat! The Journal of Natural Product membeberkan riset Rieser MJ, Fang XP, dan McLaughlin, peneliti di AgrEvo Research Center, Carolina Utara, Amerika Serikat, bahwa daun sirsak membunuh sel-sel kanker usus besar hingga 10.000 kali lebih kuat dibanding adriamycin dan kemoterapi.

Adriamycin yang mempunyai nama generik doxorubicin merupakan obat untuk mengatasi berbagai jenis kanker seperti leukemia, kanker prostat, kanker paru-paru, dan kanker pankreas. Sedangkan kemoterapi merupakan cara pengobatan kanker dengan jalan memasukkan zat atau obat yang mempunyai khasiat membunuh sel kanker.

Menurut peneliti di Cancer Chemoprevention Research Center Universitas Gadjah Mada (CCRC–UGM), Nur Qumara Fitriyah, riset McLaughlin menunjukkan dengan dosis kecil saja, daun sirsak efektif memberangus sel kanker. Berdasarkan riset McLaughlin ED50ekstrak kasar daun sirsak < 20 µg/ml, sedangkan ED50 senyawa murni cuma < 4 µg/ml. Artinya dengan dosis rebusan 10 – 15 daun sirsak masih aman dikonsumsi.

Tren sirsak

Menurut Ervizal AM Zuhud penelitian sirsak sempat ditutupi-tutupi selama 10 tahun karena ‘mengancam’ kelangsungan hidup kemoterapi dan industri kimia. Apalagi harga sirsak murah. Hasil penelitian itu, ‘Baru tersebar setelah keluarga dari seorang peneliti mengidap kanker dan mempublikasikan di dunia maya,’ kata kepala Bagian Konservasi dan Keanekaragaman Tanaman, Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, itu.

Berbagai lembaga riset di tanahair juga mulai menguak rahasia daun sirsak dan kerabatnya. Sekadar menyebut contoh, periset di Pusat Studi Biofarmaka IPB, Prof Dr Latifah K Darusman, hingga kini meriset komponen kimia yang dominan di daun sirsak. Sedangkan peneliti di Universitas Gadjah Mada, Prof Dr Sismindari, meriset khasiat biji dan daun srikaya yang kaya ribosome inactivating protein(RIP). ‘RIP mampu merusak sintesis protein pada sel yang sedang tumbuh sehingga mati,’ kata Sismindari.

Konsumsi daun sirsak bukan hanya untuk para pasien, tetapi juga baik bagi orang sehat. Menurut Ervizal AM Zuhud, kasiat daun sirsak bagi orang sehat, ‘Menambah kekebalan tubuh dan mencegah asam urat. Bagi pria, daun sirsak menambah jumlah dan memperkuat sperma.’ Di Indonesia kini para dokter dan herbalis meresepkan daun sirsak kepada para pasien. Ada yang meresepkan secara tunggal – hanya daun sirsak, tetapi ada pula yang meracik kombinasi daun sirsak dengan herbal lain seperti rimpang temuputih dan sambiloto. Mereka meresepkan daun sirsak antara lain untuk mengatasi beragam kanker.

Herbalis di Yogyakarta, Lina Mardiana meresepkan daun atau buah sirsak terutama sebagai pengganti kemoterapi pada pasien kanker. ‘Khasiat daun atau buah sirsak itu untuk mengeliminasi radikal bebas, mengeringkan sel kanker, menyembuhkan peradangan di dalam tubuh, dan terutama meningkatkan stamina pasien agar tubuh tidak lemah,’ kata Lina Mardiana. Para dokter dan herbalis seperti Valentina Indrajati di Bogor, Jawa Barat, memilih daun yang sedang – tak terlalu tua dan tak terlampau muda. Dari pucuk, kira-kira daun di baris ke-4 hingga ke-6.

Dari pucuk, kira-kira daun di baris ke-4 hingga ke-6.

Para herbalis meresepkan daun sirsak bukan melulu untuk mengatasi sel kanker. Herbalis di Gegerkalong, Kotamadya Bandung, Jawa Barat, H Sarah Kriswanty, misalnya, meresepkan daun sirsak untuk mengatasi bronkhitis dan kejang. Sedangkan Lina Mardiana meresepkan daun sirsak untuk pasien yang menderita peradangan, misalnya radang tenggorokan, usus, pencernaan, ambeien (baca:Sentosa Karena Graviola halaman 24).

Menurut dr Willie Japaries MARS yang juga meresepkan daun sirsak, daun Annona muricata bersifat netral sehingga sesuai untuk mengatasi beragam jenis kanker. Herbalis lain yang juga meresepkan daun sirsak antara lain dr Prapti Utami di Jakarta Selatan dan Maria Andjarwati (Kelapagading, Jakarta Utara. Para herbalis dan dokter itu sebagian besar meresepkan daun sirsak baru pada 2 – 4 tahun silam. Pada umumnya mereka tak meracik, tetapi pasien yang menyiapkan sendiri sejak pencarian daun hingga merebus.

Harap mafhum hingga saat ini di pasaran belum tersedia ekstraksi daun sirsak dalam kapsul seperti kapsul bermerek Graviola yang beredar di mancanegara. Oleh karena itu, mereka mempersiapkan sendiri. Pasien yang belum memiliki pohon biasanya membeli bibit sirsak. Dampaknya permintaan bibit juga meningkat. Produsen bibit buah-buahan di Pontianak, Kalimantan Barat, Simbul Haryadi mengatakan permintaan bibit sirsak pada September 2010 mencapai 400 bibit. Padahal, biasanya hanya 10 bibit per bulan. ‘Stok bibit di kebun sampai habis, sekarang saya sedang memperbanyak lagi,’ kata Haryadi.

Begitu juga permintaan di nurseri Tebuwulung milik Eddy Soesanto di Cijantung, Jakarta Timur, yang mencapai 600 – 700 bibit per bulan. Lonjakan permintaan signifikan itu terjadi dalam 4 bulan terakhir. Produsen bibit buah di Bogor, Jawa Barat, Syahril sama juga. Permintaan bibit durian belanda itu fantastis, sejak Agustus 2010 mencapai 3.000 – 5.000 tanaman per bulan; sebelumnya, 500 bibit per bulan. Harga bibit setinggi 40 – 50 cm di berbagai penangkar Rp20.000 – Rp30.000. Menurut para penangkar tingginya permintaan bibit sirsak berkaitan dengan pemanfaatan daun atau buah sebagai obat tradisional. Benar kata Yeni Sumarni yang juga mengonsumsi daun sirsak, ‘Obat kanker itu ternyata murah meriah, kita tak perlu mengeluarkan uang jutaan rupiah.’ (Sardi Duryatmo/Peliput: Endah Kurnia Wirawati, Lastioro Anmi Tambunan, & Tri Susanti)

Penawar Agar-agar

Agar-agar sebagai penawar

Pada hari pertama konsumsi rebusan daun sirsak, Yanti Sumiati tak merasakan perubahan berarti. Baru pada hari ke-2, ia berkeringat dingin. Bagian punggung panas sekali. Ia menggigil. Selain itu perut juga perih. ‘Rasanya saya ingin menyilet perut sendiri dan melihat bagian dalam ada apa sih?’ kata perempuan 32 tahun itu mengenang. Pada hari ke-3 konsumsi, kejadian itu terulang lagi. Punggungnya malah kian panas sehingga Yanti berendam diri di bak mandi untuk meredakannya.

Yulisnawati di Palembang, Sumatera Selatan, yang mengidap kanker payudara dan mengonsumsi daun sirsak mengalami hal sama. Ia merasakan panas dan nyeri di bagian payudara. Herbalis di Bogor, Jawa Barat, Valentina Indrajati (46 tahun), menemukan fakta serupa. Banyak pasiennya yang menghubungi Valentina pada hari ke-2 atau ke-3 pascakonsumsi daun sirsak. Mereka mengeluhkan panas dingin seperti keluhan Yanti. ‘Tapi tak semua pasien begitu, pada umumnya pasien-pasien kanker,’ kata herbalis yang meresepkan daun sirsak sejak 2006 itu. Pasien nonkanker tak menghadapi keluhan seperti itu.

Menurut pendiri Pusat Studi Biofarmaka Institut Pertanian Bogor, Prof Dr Ervizal AM Zuhud MS, tubuh panas dingin merupakan indikasi obat sedang bereaksi. Oleh karena itu ia menyarankan agar pasien meneruskan konsumsi daun sirsak. Pada hari ke-3 hingga kini, gejala seperti itu tak pernah muncul. Herbalis lain, Lina Mardiana juga mendapat laporan serupa dari para pasien. Untuk mengatasi hal itu, Mardiana menyarankan agar mereka merebus agar-agar hingga mendidih dan meminumnya ketika dingin. Panas dingin itu hanya berlangsung 2 hari. Pada hari-hari berikutnya pasien akan merasa nyaman. (Sardi Duryatmo)

sumber: Majalah Trubus Online

http://maramissetiawan.wordpress.com/2011/01/21/khasiat-sirsak-14-daun-sirsak- lebih-kuat-10-000-kali-daripada-kemoterapi/

KENALI PEMICU NYERI LUTUT

Kerja lutut Anda tidak ringan, karena setiap hari digunakan untuk menyangga tubuh. Tekanan juga dialami lutut setiap hari, jadi tidak heran kalau nyeri lutut seringkali timbul. Beberapa kebiasaan buruk, bisa memicu nyeri lutut atau bahkan yang lebih parah, merusak fungsinya sehingga tidak bisa digunakan lagi. Cara berdiri, berjalan dan bergerak memiliki dampak besar pada kesehatan sendi lutut Anda. Sebagai langkah pencegahan, ketahui apa saja empat pemicu nyeri dan gangguan lutut agar Anda bisa menghindarinya.

1. Bobot tubuh berlebihan
Lutut berfungsi menyangga keseluruhan bobot tubuh. Jadi sangat penting untuk menjaga berat badan agar tetap dalam keadaan normal. Faktanya, orang obesitas memiliki risiko besar mengalami osteoarthritis karena, berat badan berlebih mempercepat rusaknya tulang rawan. Menurunkan atau selalu menjaga bobot tubuh dalam keadaan normal adalah salah satu cara agar terhindar dari nyeri lutut.

2. Kurang olahraga
Olahraga teratur penting untuk menjaga kekuatan lutut. Tanpa olahraga, otot akan melemah, tulang, tendon, ligamen, dan sendi juga rentan terhadap pergeseran yang memicu rasa sakit. Anda bisa melakukan olahraga ringan seperti berlari atau berjalan untuk menjaga kesehatan lutut. Sebagai alternatif, lakukan juga olahraga air seperti berenang secara teratur.

3. Aktivitas fisik berlebihan
Meskipun olahraga sangat penting bagi kesehatan lutut, tapi jangan melakukannya secara berlebihan. Lakukan secukupnya saja. Jika mengalami nyeri setelah berolahraga, sebaiknya hentikan dulu untuk sementara. Untuk menghindari nyeri setelah olahraga, selalu lakukan pemanasan dan pendinginan selama sekitar 5 hingga 10 menit.

4. Sepatu yang tidak nyaman
Pastikan sepatu Anda nyaman dipakai dan mampu menyangga kaki dengan baik. Hal ini sangat penting karena jika sepatu tidak mampu menyangga dengan baik, akan menimbulkan rasa nyeri pada kaki dan juga lutut. (pet)

Sumber: http://www.ilunifk83.com/t228p345-kesehatan-tulang-dan-otot

Riya'

Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa". Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya".

(S. AlKahfi ayat 110)

Ayat diatas, adalah perintah Alloh Subhana wa Ta'ala agar kita beribadah padaNYA dengan mukhlish, murni dan jauh dari hal-hal yang syirik. Termasuk didalamnya syirik yang samar seperti syirik khof. Dan yang paling sering dan sulit terditeksinya adalah Riya'. Sebab seringkali kita tidak merasa, bahkan perubahan niat pun tidak dirasakan. Semula niatnya adalah bangun malam(qiyamul layl), ingin berdo'a, bermunajat kepada Ilahi Robbi. Ditengah sholat, tiba-tiba ada orang yang melihat dan memperhatikan kita, langsung saja kita ingin terlihat lebih khusyuk dan membagusi gerakan sholat kita.

Di dalam hadits qudsi yang shahih disebutkan, (artinya):

“Allah berfirman. ‘Aku adalah yang paling tidak membutuhkan persekutuan dari sekutu-sekutu yang ada. Barangsiapa mengerjakan suatu amal, yang di dalamnya ia menyekutukan selain-Ku, maka dia menjadi milik yang dia sekutukan, dan Aku terbebas darinya’.” (HR. Muslim)

Walaupun kelihatannya kita khusyuk beribadah, tapi secara tidak sengaja sudah berbuat syirik.
Karena kita meletakkan manusia setaraf dengan Alloh. Sepatutnya sholat kita dan segala ibadah kita hanya kepada Alloh tetapi kita lakukan karena manusia. Kita menempatkan manusia setaraf dengan Alloh dalam beribadah. Sebab itu riya' dianggap sebagai perbuatan syirik.

Riya' ialah satu penyakit hati yang dicela oleh Alloh . Melakukan sesuatu ibadah untuk memamerkan kepada manusia bhawa dia seorang yang rajin beribadah dengan tujuan ingin mendapat pujian manusia, pangkat atau harta daripada segala manfaat keduniaan.

Seperti firman Allah Ta'ala;

فويل للمصلين الذين هم عن صلاتهم ساهون الذين هم يراءون

Maka celakalah (neraka weil) bagi orang yang sholat, (yaitu) orang-orang yang lalai dalam sholatnya, yang berbuat riya'

(S, Al Ma'un ayat 4,5 dan 6)


Kamis, 23 Juni 2011

Perut Kenyang Tapi Tak Bikin Gendut

Jakarta, Untuk menurunkan atau mempertahankan berat badan tidak melulu harus membiarkan perut dalam keadaan lapar. Ada beberapa nutrisi yang membuat Anda tetap kenyang tetapi tidak menaikkan berat badan.

Beberapa nutrisi dapat membuat perut Anda tetap kenyang tapi tidak menambah berat badan karena memiliki lemak yang rendah atau tidak ada sama sekali.

Berikut beberapa makanan yang bisa menurunkan berat badan tanpa harus kelaparan, seperti dilansir Lifemojo, Kamis (31/3/2011), yaitu:

1. Apel
Setiap kali merasa lapar, apel bisa menjadi pilihan snack yang sehat ketimbang pizza atau ayam goreng. Rasa kenyang dari apel berasal dari kandungan air yang tinggi dan serat. Serat pektin larut yang ada di kulit apel bertindak sebagai penekan nafsu makan alami.

2. Gandum utuh
Makanan yang terbuat dari gandum, beras merah dan tepung gandum adalah karbohidrat kompleks yang mengolah gula dengan lambat. Fenomena ini menjaga kadar gula dalam darah tubuh sehingga tak cepat merasa lapar. Kandungan serat yang tinggi dan kehadiran vitamin B kompleks juga berkontribusi untuk mengontrol metabolisme.

3. Lemak ikan
Ikan yang termasuk kategori ini adalah tuna, salmon, makarel, sarden dan herring. Keberadaan asam lemak omega-3 dalam ikan dapat membantu menurunkan kolesterol dan meningkatkan metabolisme.

Asam lemak omega-3 bekerja dengan mengubah kadar hormon leptin yang memberikan pengaruh langsung pada metabolisme. Hormon ini menentukan apakah kalori akan dibakar atau disimpan sebagai lemak. Ikan juga merupakan sumber protein yang baik.

4. Buah jeruk
Buah jeruk merupakan komponen penting dalam menu diet karena adanya vitamin C, yang merupakan antioksidan kuat, serat dan sebagai agen pembersih. Vitamin C membantu dalam mempercepat pengolahan lemak, juga merupakan stimulator dari asam amino yang disebut carnitine yang bertanggung jawab untuk menaikkan kapasitas pembakaran lemak tubuh.

Buah jeruk hanya mengandung sekitar 50 hingga 75 kalori, kadar air yang tinggi membuat Anda merasa kenyang untuk jangka waktu yang lama.

5. Sayuran hijau
Sayuran hijau seperti brokoli, bayam dan asparagus harus dimasukkan dalam menu diet Anda, bukan hanya karena kadar serat dan sifat antioksidan, tetapi juga karena high thermic effect (energi yang dikeluarkan oleh badan untuk mengkonsumsi dan memproses makanan), serta rendah kalori.

Sayuran ini memiliki peluang sangat rendah untuk dapat dikonversi menjadi lemak karena semua kalorinya akan habis selama proses pencernaan. Vitamin dan mineral yang ada di sayuran hijau juga memberikan rasa kenyang.

Sumber:
http://www.detikhealth.com/read/2011/03/31/080359/1605342/766/perut-kenyang-tapi-tak-bikin- gendut?ld991107763

Anakku...berhentilah merokok

Kemarin, 9 Juni 2011 ayah melayat kerumah sahabat yang anak tertuanya meninggal dunia.

Sangat menyedihkan memang, ditinggal oleh putra tertua, kebanggaan orang tua, penerus generasi dan teman diskusi sehari-hari, melewatkan hari tua bersama istri tercinta. Anak sahabat ayah itu, ternyata baru berumur 31 tahun, ngganteng tinggi besar, sukses pada usia muda. Yang mengejutkan pada umur 28 tahun almarhum sudah dipasang stent pada pembuluh darah jantungnya sebanyak 3 buah.

Dari banyak buku yang ayah baca, tulisan di internet banyak ditulis para pakar, penyebab utama penyakit jantung itu adalah gaya hidup tidak sehat dan MEROKOK. Coba kita perhatikan, permainan anak sekarang. Dengan kemajuan jaman, banyak beredar permainan canggih seperi Play Station, Internet dan banyak lagi permainan sejenis. Semua permainan itu tidak membutuhkan energi gerak yang banyak. Anak-anak bisa asyik bermain tanpa menggerakkan badan sama sekali. Bandingkan dengan permainan jadul macam gala asin, tak kadal, dampu, petak umpet yang membutuhkan tenaga untuk bergerak, berlari, taktik dan lai-lain. Dari segi makanan, jaman sekarang banyak makanan siap saji yang kuarng bisa dijamin kesehatannya, banyak makanan olahan yang jauh dari kesan makanan sehat. Dan yang lebih mengerikan gaya hidup remaja sekarang yang gemar merokok, yang sebenarnya bisa dihindari. Hanya saja otak mereka sudah begitu banyak dijejali iklan rokok yang terus menerus ditujukan kepada mereka. Bahkan sekarang,sasaran iklan merokok ditujukan juga untuk para remaja putri. Semua itu hampir tidak ada usaha dari Pemerintah untuk membendung pemerkosaan otak para generasi penerus bangsa kita. Maka sudah bisa ditebak hasilnya.

Indonesia adalah negara no. 3 di dunia dengan 65 juta perokok, yang merupakan 28% penduduknya dengan konsumsi 225 milyar batang per tahun. Jadi dari 4 orang Indonesia, salah satunya adalah perokok. Sedangkan Pertumbuhan rokok Indonesia pada periode 2000-2008 adalah 0.9 % per tahun.Tidak kurang Rp 100 triliun rupiah dana masyarakat dikeluarkan hanya untuk membeli sekitar 225 miliar batang rokok.

Luar biasa anakku....

Dibawah ini ayah berikan gambar kandungan racun yang ada didalam rokok yang yah dapatkan dari mbah Gugel dari warung net sebelah.

Sungguh mengerikan, tiap batang rokok yang kau isap, sebegitu banyaknya racun yang kau masukkan dalam tubuh sehatmu. Tuhan Maha Pengasih, kau dilahirkan sehat. Tak kurang suatu apapun. Rasanya tidak sebanding dengan apa yang dikatakan iklan bahwa rokok adalah lambang kejantanan, menimbulkan sensasi kelembutan bagi remaja putri, gaya hidup dan tambahan pesona bagi lawan jenismu. Itu semua dusta dan kebohongan dari produsen rokok.

Tahukah anakku..

Setiap rupiah dari uang jajanmu yang bundamu berikan kala kau berangkat sekolah, kamu ikut menyumbang kepada para milyuner yang masuk 40 orang terkaya Indonesia 2009 seperti Rudy Hartono (Djarum), Putera Sampoerna (Philip Morris <– PT HM Sampoerna) dan Rachman Halim (Gudang Garam). Kau menghisap racun, sedangkan para milyuner itu menghisap uang jajanmu dan kau menjadi bagian dari komunitas penyumbang 100 triliun rupiah yang diperebutkan para milyuner tersebut.

no smoking

Sementara ayahmu, harus berjuang mencari nafkah agar kau dan adik-adikmu kelak bisa sekolah lebih tinggi, agar pesan terakhir alamarhum Eyang Akungmu, agar ayah menjagamu dan didik cucunya agar kelak menjadi generasi yang lebih cerdas, lebih tangguh, lebih beriman dari kedua orang tuanya.

Anakku...

Sudah sering ayah memberi peringatan dan nasehat padamu. Tapi kayaknya, lingkunganmu dan pergaulanmu menyulitkan usahamu untuk berhenti merokok. masih ada kesempatan dan waktu untuk merubah gaya hidupmi Nak...

Tapi ayahmu tidak akan pernah berhenti untuk mengingatkanmu. Dengan perkatan, perbuatan dan yang terakhir dengan do'a kepada Gusti Alloh Subhana wa Ta'ala.Sebagai penutup ayah tuliskan nasehat dari Kanjeng Rosululloh sholallohu 'alayhi wasallam.


نِعْمَتَانِ مَغْبُوْنٌ فِيْهِمَا َكثِيْرٌ مِنَ النَّاسِ، الصِّحَّةُ وَ الفَرَاغُ

“Dua nikmat yang sering disia-siakan banyak orang: Kesehatan dan kesempatan (waktu luang).” (H.R. Bukhari melalui Ibnu Abbas r.a)

sumber:

http://nusantaranews.wordpress.com/2009/05/31/10-negara-jumlah-perokok-terbesar-di-dunia/

http://investasi.multiply.com/links/item/84/KANDUNGAN_RACUN_DALAM_ROKOK

http://id.lidwa.com/app/

shohih Bukhori

Selasa, 10 Mei 2011

DO'A NABI AYYUB

وَأَيُّوبَ إِذۡ نَادَىٰ رَبَّهُ ۥۤ أَنِّى مَسَّنِىَ ٱلضُّرُّ وَأَنتَ أَرۡحَمُ ٱلرَّٲحِمِينَ (٨٣)
فَٱسۡتَجَبۡنَا لَهُ ۥ فَكَشَفۡنَا مَا بِهِۦ مِن ضُرٍّ۬‌ۖ وَءَاتَيۡنَـٰهُ أَهۡلَهُ ۥ وَمِثۡلَهُم مَّعَهُمۡ رَحۡمَةً۬ مِّنۡ عِندِنَا وَذِڪۡرَىٰ لِلۡعَـٰبِدِينَ (٨٤

dan [ingatlah kisah] Ayyub, ketika ia menyeru Tuhannya: "[Ya Tuhanku], sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang". (83)
Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah. (84)


(S. Al- Anbiya ayat 83 dan 84)

Seperti kita ketahui, kisah Nabi Ayyub alayhissalam, adalah seorang Nabi yang paling banyak ujian dan cobaan dalam hidupnya.
Beliau banyak cobaan dalam harta, anak dan tubuhnya. Beliau banyak memiliki harta, anak dan lalu semua dilenyapkan, bahkan tubuhnyapun diberi penyakit sehingga tak seorangpun mau mendekatinya. Seperti yang disabdakan Rosululloh sholallohu 'alayhi wassalam dibawah ini:

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ النَّاسِ أَشَدُّ بَلاَءً

Wahai Rasulullah, manusia manakah yang paling berat ujiannya?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,

« الأَنْبِيَاءُ ثُمَّ الأَمْثَلُ فَالأَمْثَلُ فَيُبْتَلَى الرَّجُلُ عَلَى حَسَبِ دِينِهِ فَإِنْ كَانَ دِينُهُ صُلْبًا اشْتَدَّ بَلاَؤُهُ وَإِنْ كَانَ فِى دِينِهِ رِقَّةٌ ابْتُلِىَ عَلَى حَسَبِ دِينِهِ فَمَا يَبْرَحُ الْبَلاَءُ بِالْعَبْدِ حَتَّى يَتْرُكَهُ يَمْشِى عَلَى الأَرْضِ مَا عَلَيْهِ خَطِيئَةٌ »

Para Nabi, kemudian yang semisalnya dan semisalnya lagi. Seseorang akan diuji sesuai dengan kondisi agamanya. Apabila agamanya begitu kuat (kokoh), maka semakin berat pula ujiannya. Apabila agamanya lemah, maka ia akan diuji sesuai dengan kualitas agamanya. Seorang hamba senantiasa akan mendapatkan cobaan hingga dia berjalan di muka bumi dalam keadaan bersih dari dosa.

(HR. Tirmidzi no. 2398, Ibnu Majah no. 4024, Ad Darimi no. 2783, Ahmad (1/185).

Ayat 83 surat Al Anbiya tersebut memperlihatkan bagaimana Nabi Ayyub berdo'a ketika musibah ditimpakan padanya. Beliau tidak meminta agar Alloh menghilangkan cobaan yang ditimpakan padanya. Bahkan malah memuji Alloh setinggi mungkin dengan mengatakan: "Dan Engkau adalah Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang"
Dan do'a Nabi Ayyub dijawab Alloh pada ayat berikutnya, dihilangkan penyakitnya, dikembalikan keluarganya dan malah dilipatkan gandakan serta diberi rohmat dari Alloh Subhana wa Ta'ala.
Yang bisa kita ambil pelajaran dari ayat ini, adalah teladan kesabaran Nabi Ayyub dan tidak meminta ataupun berdo'a menurut hawa nafsunya. Seperti yang dicontohkan Rosululloh, dimana do'a2nya yang beliau ajarkan jauh dari nafsu pribadi, minta kedudukan, pangkat dan kekayaan.

Ya Alloh..Perbaikilah untukku agamaku, yang merupakan satu-satunya pelindung persoalanku, dan perbaikilah untukku duniaku, yang merupakan tempat hidupku, dan perbaikilah untukku akhiratku, yang merupakan tempat kembaliku, dan jadikanlah kehidupanku ini pelengkap bagiku dari semua kebaikan dan jadikanlah kematian itu sebagai tempat istirahat bagiku dari semua kejelekan/kejahatan.